Home / Berita

Sabtu, 23 Maret 2024 - 09:30 WIT

Ombudsman Papua Barat Minta Klarifikasi dari BWS Terkait Proyek Pipa Air di Bintuni

Tampak jembatan pipa Jaringan proyek BWS , pipa raib dari dudukannya di perbatasan Kampung Idut dan Tuasai Distrik Manimeri. Foto : Haiser Situmorang, Sabtu (23/3/2024)

Tampak jembatan pipa Jaringan proyek BWS , pipa raib dari dudukannya di perbatasan Kampung Idut dan Tuasai Distrik Manimeri. Foto : Haiser Situmorang, Sabtu (23/3/2024)

Bintuni, Mediaprorakyat.com – Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat akan diundang oleh Ombudsman RI Papua Barat untuk memberikan klarifikasi terkait proyek pipa air yang dilaporkan gagal oleh media online di Bintuni.

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik, terutama penyediaan air bersih bagi masyarakat, dengan melibatkan pembangunan pipa air sepanjang puluhan kilometer.

Dr. Yoseph Musa Sombuk, M.Si, Kepala Ombudsman Papua Barat, menyatakan bahwa BWS sering kali dipanggil untuk menjelaskan berbagai masalah terkait proyek tersebut, termasuk ketersediaan sumber air, infrastruktur pipa, tata kelola, dan masalah keuangan di tingkat pelanggan, jelasnya ke Wartawan , Sabtu (23/3/2024) lewat telepon.

Musa Sombuk menekankan pentingnya kolaborasi antara semua pihak terkait, termasuk BWS dan Pemerintah Daerah Teluk Bintuni, untuk menyelesaikan tugas mereka dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat.

Proyek ini menjadi fokus diskusi dalam upaya mencari solusi terbaik guna memastikan bahwa semua sub-sistem air berfungsi dengan baik.

PDAM diidentifikasi sebagai perusahaan yang bertanggung jawab atas pengelolaan air bersih dan juga sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan dana APBD digunakan untuk mendukung proyek tersebut.

Ombudsman Papua Barat siap memfasilitasi pertemuan antara semua pihak terkait untuk mencari solusi bersama dalam mengatasi tantangan ini.

Langkah-langkah yang diambil termasuk mengundang BWS untuk klarifikasi dan menentukan penyelesaian proyek dengan memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses pembangunan.

“Masyarakat menunggu air mengalir, bukan hanya pipa dipasang,” tutup Kepala Ombudsman. [HS]

Share :

Baca Juga

Berita

PPP Fakfak Perkuat Organisasi Lewat Muscab VI, Bidik Kemenangan pada Pemilu 2029
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, Amos Atkana. (Foto: Istimewa)

Berita

Teluk Bintuni Catat 1.350 Kasus HIV/AIDS, Ombudsman Minta Kolaborasi Semua Pihak
Wakil Bupati, Joko Lingara Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Teluk Bintuni dalam Pengendalian Penyakit Menular

Berita

Joko Lingara Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Tekan Kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis R. Manobi.

Berita

Kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni Meningkat, Dari 1.147 Menjadi 1.350 Kasus Hingga Mei 2026
Mantan Ketua KPU Papua Barat, Amos Atkana, yang kini menjabat sebagai Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, mendorong langkah administratif dan penegakan etik terhadap Ketua KPU Teluk Bintuni yang berstatus tersangka. (Foto: Istimewa)

Berita

Amos Atkana Soroti Status Tersangka Ketua KPU Teluk Bintuni
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Dinas Ketahanan Pangan bersama Koordinator Bulog kepada Plt. Kepala Distrik Kurulu, Natalis Surabut, S.IP. Kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang berlangsung di Kantor Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Berita

Bantuan Pangan Meningkat, Pemkab Jayawijaya Salurkan 23 Ton Beras untuk Warga Kurulu
Dr. Henry Bangga! Pelajar Teluk Bintuni Sudah Mampu Pidato Bahasa Inggris, Siap Jadi Pemimpin Masa Depan. Tampak Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, menyerahkan hadiah kepada salah satu peserta Porseni 2026 saat penutupan kegiatan, Minggu (14/6/2026). Foto: Istimewa.

Berita

Dr. Henry Bangga, Pelajar Teluk Bintuni Mahir Pidato Bahasa Inggris

Berita

Wakil Bupati Teluk Bintuni: Harus Berprestasi, Pesannya Saat Tutup Porseni 2026