Manokwari | Mediaprorakyat.com – Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Septinus Sesa. Terkait penyebab kematian, pihak kepolisian menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan akan dilakukan secara profesional serta transparan.
Dalam keterangan resminya, Jumat (29/8), Polda Papua Barat mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, serta menunggu informasi resmi dari pemerintah daerah maupun kepolisian.
Saat ini, kondisi di Kota Manokwari dilaporkan berangsur normal. Aktivitas pemerintahan kembali berjalan seperti biasa, lalu lintas lancar, pasar dan toko tetap buka, serta kegiatan belajar mengajar di sekolah berlangsung normal.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif, aparat kepolisian dari Polresta Manokwari yang didukung Brimob dan Samapta meningkatkan pengamanan di sejumlah titik rawan mobilisasi massa. TNI-Polri juga memperketat penjagaan di objek vital seperti Bandara Rendani, Pelabuhan Laut, Pertamina, perbankan, dan kantor pemerintahan agar pelayanan publik tidak terganggu.
Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, S.I.K., M.T.C.P. turut memantau langsung situasi di lapangan. Kehadiran Kapolda disebut sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberi semangat kepada personel yang bertugas.
Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom., menegaskan masyarakat diminta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya almarhum Septinus Sesa. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan isu yang tidak benar. Percayakan proses penyelidikan kepada pihak kepolisian. Situasi di Manokwari sudah kondusif, aktivitas masyarakat berjalan normal, dan aparat keamanan tetap siaga untuk menjamin ketertiban serta keamanan,” ujar Kombes Benny dalam rilis resminya, Jumat (29/8).
Polda Papua Barat juga mengingatkan agar masyarakat menyampaikan aspirasi dengan cara-cara yang baik tanpa mengganggu ketertiban umum, serta selalu melakukan klarifikasi sebelum mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai latar belakang maupun profil pribadi Septinus Sesa. Nama tersebut muncul dalam konteks kabar duka yang mendapat perhatian dari Polda Papua Barat.
[red/mpr/rls/hs]