Disaksikan Kepolisian dan Bawaslu, KPU Teluk Bintuni Melakukan Pemusnahan Surat Suara

Pada Selasa malam tanggal 13 Februari 2024, terlihat bahwa pihak KPU Teluk Bintuni telah melakukan pemusnahan surat suara yang berlebihan dan rusak.
Pada Selasa malam tanggal 13 Februari 2024, terlihat bahwa pihak KPU Teluk Bintuni telah melakukan pemusnahan surat suara yang berlebihan dan rusak.

Bintuni, Mediaprorakyat.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Teluk Bintuni mengadakan acara pemusnahan surat suara yang berlebihan dalam persiapan Pemilu tahun 2024. Selasa (13/02/2024) malam di halaman Kantor KPU Teluk Bintuni, Jln Raya Bintuni, Tisay, Distrik Bintuni Timur.

Acara ini disaksikan oleh berbagai pihak, termasuk Ketua KPU Teluk Bintuni, Muhammad Makmur Memed Alfajri, dan perwakilan kepolisian.

Pemusnahan surat suara yang telah diatur dan didokumentasikan dalam Berita Acara Nomor 40/PP.08.2-BA/9206/2024 melibatkan jumlah surat suara yang berlebihan.

Hal itu disampaikan Sekretaris KPU Teluk Bintuni, Said Musaad,  ” Surat Suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden: 18 lembar, Surat Suara Pemilu Anggota DPR RI: 71 lembar,.Surat Suara Pemilu Anggota DPD: 70 lembar, Surat Suara Pemilu Anggota DPRD Provinsi Papua Barat: 196 lembar, dan Surat Suara Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Teluk Bintuni: 288 lembar, ” sebutnya sebelum dilakukan pemusnahan.

Pantauan media ini, proses pemusnahan dilakukan dengan cara pembakaran hingga menjadi abu, dengan tujuan memastikan transparansi dan keterbukaan dalam proses pemusnahan, serta sebagai dokumen resmi untuk keperluan selanjutnya.

Acara pemusnahan disaksikan oleh pejabat kepolisian dan perwakilan KPU, antara lain:Karo Log Polda Papua Barat, Kombes Aris Yudha Legawa,  Wadir Reserse Narkoba Polda Papua Barat AKBP Junov Siregar,.Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Chairuddin Wachid,  Kabag Ops Polres Teluk Bintuni,AKP Zakaria Tampo, Anggota Komisioner Divisi SDM Organisasi dan Pendidikan Pelatihan Bawaslu Teluk Bintuni, Ivon Kaderia Nimbafu serta diliput langsung oleh beberapa orang awak media lokal.

Dalam wawancara, Ivon Kaderia Nimbafu menyatakan apresiasi terhadap KPU Teluk Bintuni atas pemusnahan surat suara tersebut.

Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Chairuddin Wachid, menjelaskan bahwa pemusnahan surat suara yang rusak merupakan peraturan yang telah ditetapkan.

” Surat suara yang rusak atau berlebihan dimusnahkan sebelum dilaksanakan pencoblosan pada 14 Februari 2024,” tutur Kapolres.

Kapolres juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Teluk Bintuni untuk menjaga Kamtibmas demi mensukseskan Pemilu serentak yang pertama kali dilaksanakan. [HS] 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

https://mediaprorakyat.com/wp-content/uploads/2023/08/Screenshot_2023-08-21-22-41-08-24_6bcd734b3b4b52977458a65c801426b0.jpg