Bintuni, Mediaprorakyat.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan (TP PKK) Kabupaten Teluk Bintuni bekerjasama dengan Satuan Narkoba Polres Teluk Bintuni telah mengadakan sosialisasi tentang Narkotika dan Zat Adiktif (Napza) serta HIV AIDS bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Atas. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga Indonesia dengan mewujudkan keluarga yang sehat tanpa narkoba dan bebas dari HIV AIDS.
Kegiatan tersebut berlangsung di SMAN 1 Bintuni pada Rabu, 13 September 2023, dan dihadiri oleh Sekretaris Pokja TP PKK Kabupaten Teluk Bintuni, Zulaichah, Bagian Kesehatan Dr. Amelia Rapang, serta Anggota Sat Narkoba Polres Teluk Bintuni, Briptu Muhammad Fachry Buchari.
Briptu Fachry, sebagai narasumber, menjelaskan bahwa TP PKK telah mengajukan permohonan resmi kepada Polres Teluk Bintuni, yang kemudian menunjuk anggota Satuan Reserse Narkoba untuk menyelenggarakan penyuluhan tentang Napza bekerja sama dengan TP PKK dan Dinas Kesehatan.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung hingga Senin, 18 September, dan akan mencakup berbagai sekolah di Kabupaten Teluk Bintuni, terutama di Distrik Bintuni dan Manimeri. Tujuannya adalah mengurangi tingkat penyalahgunaan narkoba di Bintuni, terutama di kalangan siswa-siswi sekolah.
Ketua tim pelaksana dari TP PKK Kabupaten Teluk Bintuni, Zulaichah, menjelaskan bahwa sosialisasi tentang Napza dan HIV AIDS akan diadakan di 14 sekolah di Kabupaten Teluk Bintuni. Kegiatan ini akan dilakukan dalam sehari oleh 2 tim yang akan berkunjung ke 3 sekolah berbeda. Hal ini bertujuan agar generasi penerus bangsa dapat memahami dan mencegah bahaya Napza dan HIV AIDS.
Zulaichah juga menyebut bahwa melihat adanya kasus HIV AIDS yang cukup banyak di kabupaten ini, PKK menginisiasi program “Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba” (KRISNA) dengan cara mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman tentang bahaya Napza dan HIV AIDS kepada siswa-siswi.
Diharapkan, melalui upaya sosialisasi ini, tingkat penyalahgunaan narkoba di Bintuni dapat menurun, sehingga tercipta keluarga Indonesia yang lebih sehat dan bebas dari ancaman Napza serta HIV AIDS, tutup Sekretaris Pokja TP PKK Kabupaten Teluk Bintuni. [Hs]