Demi Sepak Bola, Jalan Rusakpun Ditempuh

Demi Sepak Bola, Jalan Rusakpun Ditempuh

BINTUNI | mediaprorakyat.com – Ketua Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI) Provinsi Papua Barat, Alfred Fonataba rela menempuh perjalanan dengan melintasi jalan yang rusak parah demi rasa cintanya kepada olahraga sepak bola.

Dari Kota Manokwari bersama Menejer KEMBAR JAYA FC ,Kenny Kindiwara dengan menumpang kendaraan roda empat (Hi Lux) bernopol PB 8741 SA berwarna merah tiba di Lapangan GSB Bintuni, sore hari (9/6) untuk melihat kondisi lapangan yang akan di gunakan untuk pertandingan.

Malam harinya, Pria pengagum Klub sepak bola asal Inggris (Chelsea F.C) ini bersama Panitia Turnamen Kembar Jaya CUP melakasanakan rapat untuk menentukan tanggal dan persiapan lainnya termasuk penentuan dua lapangan yang akan di gunakan untuk bertanding yaitu lapangan sp 4 untuk kategori Usia 14 (U-14) dan lapangan gsg untuk kategori usia 12 (U-12).

Besok harinya (10/6) dengan menumpang kendaraan yang sama, Alfred yang biasa dipanggil dengan sebutan “Aron” kembali ke Kota Manokwari untuk mempersiapkan dan menginformasikan kepada pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) yang ada di Papua dan Papua Barat agar turut serta mensukseskan Turnamen untuk usia dini ini di Bintuni.

Dia berharap agar para pemilik SSB segera mendaftarkan klubnya setelah calon pemain melewati proses scraning (pemeriksaan). Syarat yang harus dimiliki calon pemain diantaranya,harus memiliki Akte kelahiran, kartu keluarga (KK), Rapor, Ijazah bagi yang sudah lulus dan NISN (Nomor Induk Sekolah Nasional) ujar Alferd Fonataba saat masih berada di Bintuni.

Setibanya Aaro di Kota Manokwari. Dia mengirimkan foto-foto perjalanannya dari Bintuni-Manokwari dan menceritakan, “Dari Bintuni perjalanan lancar sesampainya di jalan yang kondisi jalannya rusak parah, saya di lansir ke kendaraan lain untuk melanjutkan perjalanan ke Manokwari” tulisnya lewat pesan WAnya kepada mediaprorakyat.com (11/6).

Alfred melanjutkan, Saya berjalan kaki dengan kondisi jalan berlumpur masuk hutan untuk menghindar dari lumpur ,itu semua dia lakukan demi kecintaannya kepada olahraga sepakbola.

“Walaupun Saya balik dengan mobil sistem lansir dan berjalan kaki, demi anak-anak hebat di Papua Barat itu semua harus di lewati. Sangat luar biasa! demi generasi sepak bola usia dini dan usia muda di Tanah Papua”tulisnya.

Dia sangat berharap agar Turnamen KEMBAR JAYA CUP di Bintuni yang akan di selenggarakan pada tanggal 1 Juli sampai dengan 15 Juli nanti harus sukses dan dapat mengharumkan Tanah Papua lewat olahraga Sepak Bola. (HS).

 

2 tanggapan untuk “Demi Sepak Bola, Jalan Rusakpun Ditempuh

  • Agustus 5, 2019 pada 7:26 am
    Permalink

    I love your blog.. very nice colors & theme.
    Did you design this website yourself or did you hire someone to do it for
    you? Plz reply as I’m looking to create my own blog and would like to know where u got this from.
    many thanks

    Balas
  • Agustus 23, 2019 pada 3:44 am
    Permalink

    I blog often and I truly thank you for your content.
    This article has truly peaked my interest. I’m going to take a note of your blog and keep
    checking for new details about once a week. I subscribed to your RSS feed as well.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *