Bintuni, Mediaprorakyat.com — Gangguan jaringan Telkomsel terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, pada Sabtu (29/8/2026). Layanan komunikasi tersebut dilaporkan mengalami gangguan sejak sekitar pukul 11.30 WIT hingga kembali normal pada pukul 17.49 WIT.
Gangguan jaringan tersebut terjadi bersamaan dengan pemadaman listrik yang dilakukan PT PLN (Persero) ULP Bintuni dalam rangka pemeliharaan jaringan dan gardu listrik.
Berdasarkan informasi penghentian aliran listrik dari PT PLN (Persero) ULP Bintuni, pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIT hingga pukul 17.00 WIT di sejumlah wilayah pelayanan.
Wilayah yang terdampak antara lain Kampung Lama, Jetty, Kampung Agas, GOR, Bina Desa, Kali Kodok, GSG, Pasar, Tahiti, Pelabuhan, Masui, Gaya Baru, Kampung Pensiun, Bandara, Kilo 2, Kilo 3, Kilo 4, Kali Tubi, Kampung Nusantara, Awarepi, Taman Bangkit Bintuni, Tisai, SPBU, KPU, Kemenag, POM, Kampung Buton, SP5, UNIMUTU, Rosib, Awaba, Beimess, Polres, Iguriji, Tuasay, SP4, Banjar Ausoy, SP1, Manimeri, Atibo, Kodim, Kejaksaan, Pranoto, 3 Pilar, Muturi, Kampung Horna, Tugu 7 Suku, Kantor Bupati, SP3, Bumi Saniari, SP2, Korano Jaya dan sekitarnya.
Namun, persoalan muncul ketika aliran listrik mulai kembali normal. Sejumlah warga mengeluhkan jaringan Telkomsel belum langsung dapat digunakan meskipun listrik telah menyala.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aliran listrik di sejumlah wilayah Bintuni kembali aktif sekitar pukul 17.45 WIT. Beberapa menit kemudian, tepatnya sekitar pukul 17.49 WIT, jaringan Telkomsel mulai kembali normal.
Kondisi tersebut membuat sejumlah konsumen mempertanyakan penyebab gangguan jaringan Telkomsel yang berlangsung selama beberapa jam. Warga berharap pihak Telkomsel memberikan penjelasan secara terbuka, termasuk apakah gangguan tersebut berkaitan dengan pemadaman listrik yang terjadi sebelumnya.
“Setelah listrik kembali menyala, jaringan Telkomsel belum langsung aktif. Kami berharap ada penjelasan dari pihak Telkomsel terkait gangguan ini,” ujar salah seorang warga.
Gangguan layanan komunikasi tersebut dinilai cukup mengganggu aktivitas masyarakat, terutama warga yang mengandalkan jaringan seluler untuk berkomunikasi, bekerja, melakukan transaksi, maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Masyarakat berharap pihak PLN Bintuni dan Telkomsel dapat memberikan klarifikasi mengenai kejadian tersebut. Penjelasan dari kedua pihak dinilai penting agar konsumen mengetahui penyebab gangguan, sekaligus langkah yang dilakukan untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Telkomsel mengenai penyebab gangguan jaringan tersebut. [hs]








