Bintuni, Mediaprorakyat.com — Dedikasi Bidan Titin dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat mendapat apresiasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni. Penghargaan tersebut diberikan setelah Bidan Titin menunjukkan keberanian mengantar seorang pasien melalui perjalanan laut selama kurang lebih 10 jam hingga tiba dengan selamat di Bintuni.
Apresiasi diberikan oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, dr. Johannes D. Risamasu, M.Kes., Sp.PK., berupa penggantian telepon genggam baru milik Bidan Titin yang rusak setelah terkena air laut dalam perjalanan.
Perjalanan tersebut dilakukan di tengah kondisi ombak yang cukup kencang. Meski menghadapi risiko dan perjalanan panjang, Bidan Titin tetap menjalankan tugasnya untuk memastikan pasien dapat memperoleh pelayanan kesehatan lebih lanjut di Bintuni.
“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bidan Titin. Luar biasa perjuangannya mengantar pasien sampai harus mempertaruhkan nyawa, hingga akhirnya pasien bisa tiba dengan selamat di Bintuni,” ungkap dr. Johannes, sebagaimana dikutip dari akun Facebook Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, Jumat (28/8/2026).
Menurut dr. Johannes, perjuangan Bidan Titin merupakan gambaran pengabdian tenaga kesehatan yang bertugas di berbagai wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses transportasi.
Ia mengatakan masih banyak tenaga kesehatan, baik yang bertugas di Puskesmas Pembantu (Pustu) maupun Puskesmas, menghadapi tantangan serupa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Di seluruh Puskesmas, masih banyak Bidan Titin-Bidan Titin lainnya yang melakukan hal yang sama. Dengan kondisi yang ada saat ini, saya berharap teman-teman tenaga kesehatan, baik di Pustu maupun Puskesmas, tetap memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat dan pasien di Kabupaten Teluk Bintuni,” katanya.
Apresiasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi Bidan Titin maupun tenaga kesehatan lainnya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meskipun harus menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses transportasi.
Perjuangan Bidan Titin juga menjadi gambaran bahwa pengabdian tenaga kesehatan di wilayah kepulauan dan daerah dengan akses terbatas membutuhkan keberanian, ketulusan, serta komitmen yang kuat demi keselamatan pasien.
Sumber: Akun Facebook Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, Jumat (28/8/2026).








