Manokwari, Mediaprorakyat.com ā Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat, Samaun Dahlan, tiba di Manokwari, Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 09.15 WIT. Kedatangannya disambut jajaran pengurus DPD Partai Golkar Papua Barat dalam rangka memperkuat konsolidasi dan mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di sejumlah kabupaten.
Samaun Dahlan tiba melalui Bandara Rendani Manokwari dan disambut Ketua Harian DPD Golkar Papua Barat Yohanis Manibuy, Sekretaris DPD Golkar Papua Barat Ferry Auparay, Ketua Fraksi Golkar DPRD Papua Barat Amin Ngabalin, serta sejumlah pengurus lainnya.
Setelah tiba, Samaun Dahlan bersama jajaran pengurus melakukan diskusi di VIP Room Bandara Rendani sebelum melanjutkan perjalanan menuju Swiss-Belhotel Manokwari. Di hotel tersebut, berlangsung koordinasi dan konsolidasi internal untuk mematangkan berbagai persiapan agenda Musda.
Konsolidasi tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi organisasi, menyatukan visi dan langkah kader, sekaligus memastikan kesiapan pengurus dalam menyukseskan Musda Partai Golkar di wilayah Manokwari Raya yang meliputi Kabupaten Manokwari, Pegunungan Arfak (Pegaf), dan Teluk Bintuni.
Selain membahas kesiapan Musda, pertemuan juga diarahkan pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput. Pengurus dan kader didorong melakukan evaluasi terhadap program kerja serta kinerja organisasi, sekaligus menyiapkan strategi menghadapi berbagai agenda politik dan pembangunan daerah ke depan.
Sebelum mengikuti agenda Musda Golkar Kabupaten Manokwari, Samaun Dahlan bersama Yohanis Manibuy dan sejumlah pengurus lainnya terlihat melakukan diskusi dan silaturahmi di Swiss-Belhotel Manokwari.
Sejumlah daerah di Papua Barat dijadwalkan melaksanakan Musda Partai Golkar, di antaranya DPD Golkar Kabupaten Manokwari, DPD Golkar Pegunungan Arfak, dan DPD Golkar Teluk Bintuni. Sementara itu, Musda Golkar Kabupaten Manokwari Selatan masih berada dalam tahap konsolidasi dan persiapan.
Rangkaian Musda tersebut diharapkan tidak hanya menjadi forum pergantian atau penyegaran kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat soliditas internal, meningkatkan konsolidasi kader, serta menyusun langkah strategis Partai Golkar dalam menghadapi dinamika politik dan agenda pembangunan daerah.
Dengan konsolidasi yang dilakukan secara intensif, Partai Golkar Papua Barat diharapkan mampu menjaga kekompakan organisasi sekaligus memastikan seluruh tahapan Musda berjalan tertib, demokratis, dan sesuai mekanisme organisasi. [tim/hs]








