Home / Berita / Peristiwa / Teluk Bintuni

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:35 WIT

Kekeringan Hampir Tiga Bulan, Kepala Kampung Irarutu III Imbau Warga Waspadai Kebakaran

Kepala Kampung Irarutu III, Distrik Babo, Muhafam Fiawe, saat memberikan keterangan di Bintuni, Rabu (12/8/2026).

Kepala Kampung Irarutu III, Distrik Babo, Muhafam Fiawe, saat memberikan keterangan di Bintuni, Rabu (12/8/2026).

Bintuni, Mediaprorakyat.com — Kekeringan yang telah berlangsung hampir tiga bulan di wilayah Babo, Kabupaten Teluk Bintuni, mulai berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Kondisi cuaca panas dan minimnya hujan tidak hanya menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh air bersih, tetapi juga meningkatkan ancaman kebakaran lahan.

Kepala Kampung Irarutu III, Distrik Babo, Muhafam Fiawe, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan maupun membuang puntung rokok di sembarang tempat.

Imbauan tersebut disampaikan Muhafam saat diwawancarai pada Rabu (12/8/2026). Ia mengatakan, kondisi cuaca panas dan kering membuat vegetasi, terutama rumput ilalang, menjadi mudah terbakar.

“Jangan melakukan pembakaran lahan sembarangan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Di wilayah Babo ini banyak rumput ilalang yang mudah terbakar,” ujar Muhafam, yang pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Teluk Bintuni periode 2004–2009.

Muhafam, yang juga dikenal sebagai pemilik hak ulayat atau petuanan Babo, mengatakan kekeringan yang berlangsung cukup lama mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Menurutnya, warga Babo kini mulai mengalami kesulitan mendapatkan air dan harus mencari sumber air di sejumlah lokasi.

“Sekarang masyarakat mengambil air di kantor Danramil,” katanya.

Muhafam mulai menjabat sebagai Kepala Kampung Irarutu III sejak 2024. Ia berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan selama kondisi panas dan kekeringan masih berlangsung.

Ia juga mengingatkan agar setiap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran dilakukan dengan penuh kehati-hatian, mengingat kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar.

Kekeringan berkepanjangan tersebut menjadi perhatian karena selain mengancam lingkungan, kondisi ini juga berpotensi semakin menyulitkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, khususnya air bersih.

“Mari kita jaga lingkungan kita, bantu pemerintah dan petugas, Pak TNI dan Polisi,” imbuhnya. [hs]

Share :

Baca Juga

Keterangan Gambar: Petugas Lindes Tomu saat mengisi BBM jenis solar ke dalam genset untuk kebutuhan operasional listrik desa. (Istimewa)

Berita

Agus Yusufi Klarifikasi Distribusi BBM untuk Lindes Tomu dan Sebyar
Ilustrasi: Voice note warga Sebyar yang viral di grup WhatsApp memicu sorotan terkait pemadaman listrik dan ketersediaan BBM untuk operasional pembangkit listrik di Distrik Sebyar, Kabupaten Teluk Bintuni. (istimewa).

Berita

Pemadaman Listrik Sebyar Disorot, Voice Note Warga Viral Pertanyakan Pasokan BBM

Berita

HUT ke-21 HIMPAUDI Teluk Bintuni, Kadis Dikbudpora: PAUD Fondasi Generasi Masa Depan

Berita

Sambut Satgas Yonif 147 di Bintuni, Bupati Yohanis Manibuy dan Letkol Yan Doli Tekankan Pendekatan Humanis

Teluk Bintuni

Tim Bupati Teluk Bintuni Angkat Piala, Juara 1 Bupati Cup II 2026

Berita

Pemadaman Listrik Berjam-jam, Jaringan Telkomsel Bintuni Ikut Mati, Konsumen Minta Penjelasan

Berita

Bukan Sekadar Cari Gelar! Bupati Tantang Mahasiswa ITB Jadi Generasi CANGGIH dan Pelopor Perubahan

Berita

Turlap ke LNG Tangguh, Kapolres Teluk Bintuni Pastikan Personel Maksimalkan Penanganan Karhutla