Home / Berita / Teluk Bintuni

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:49 WIT

Henry Kapuangan: Dana BOS, BOP dan DAPODIK Jadi Kunci Wujudkan Teluk Bintuni SERASI

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, saat membuka secara resmi Pelatihan Aplikasi DAPODIK, Verifikasi dan Validasi Data Peserta Didik (Verval PD), serta Pelatihan Perencanaan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOP Daerah dan BOS Pusat Tahun 2026 di Bintuni, Jumat (7/8/2026). 

Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana pendidikan yang akuntabel serta validitas data DAPODIK untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan terwujudnya visi Teluk Bintuni SERASI.

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, saat membuka secara resmi Pelatihan Aplikasi DAPODIK, Verifikasi dan Validasi Data Peserta Didik (Verval PD), serta Pelatihan Perencanaan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOP Daerah dan BOS Pusat Tahun 2026 di Bintuni, Jumat (7/8/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana pendidikan yang akuntabel serta validitas data DAPODIK untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan terwujudnya visi Teluk Bintuni SERASI.

Bintuni, Mediaprorakyat.com – Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, menegaskan bahwa pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), serta validitas data pada aplikasi DAPODIK merupakan faktor penting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mendukung visi pembangunan daerah Teluk Bintuni SERASI.

Penegasan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Pelatihan Perencanaan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOP Daerah, BOS Pusat Tahun 2026, serta Aplikasi DAPODIK Tahun 2026, yang berlangsung pada Jumat (7/8/2026).

Dalam sambutannya, Henry mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, setiap program dan anggaran yang dialokasikan harus dikelola secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, Dana BOP yang bersumber dari APBD Kabupaten Teluk Bintuni maupun Dana BOS dari pemerintah pusat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.

“Keberhasilan pemanfaatannya sangat bergantung pada kemampuan sekolah dalam merencanakan, melaksanakan, mempertanggungjawabkan, dan melaporkan penggunaannya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Henry.

Ia mengingatkan bahwa kesalahan dalam perencanaan maupun pelaporan tidak hanya berdampak pada administrasi sekolah, tetapi juga berpotensi menurunkan kualitas pelayanan pendidikan kepada peserta didik.

Oleh sebab itu, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kepala sekolah, bendahara, serta operator sekolah agar mampu mengelola dana pendidikan secara profesional dan sesuai regulasi.

Selain pengelolaan keuangan, Henry juga menekankan pentingnya kualitas data pendidikan melalui aplikasi DAPODIK. Menurutnya, DAPODIK menjadi sumber data utama dalam penyusunan berbagai kebijakan pendidikan, mulai dari perencanaan anggaran hingga penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.

Ia menegaskan seluruh data yang diinput harus benar, lengkap, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Ketelitian operator sekolah dan dukungan penuh kepala sekolah menjadi kunci menghasilkan data berkualitas. Data yang akurat akan melahirkan kebijakan yang tepat sasaran, sedangkan data yang tidak valid akan berdampak buruk terhadap berbagai program pendidikan,” tegasnya.

Henry berharap pelatihan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial ataupun sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi menjadi wadah bagi para peserta untuk meningkatkan kompetensi melalui proses belajar, berdiskusi, dan berbagi pengalaman.

Ia juga mengajak seluruh peserta menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing serta membagikannya kepada rekan kerja agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.

“Pengelolaan dana pendidikan harus selalu berpegang pada prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, efektivitas, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Mari kita bangun budaya kerja yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Henry mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, bendahara, operator DAPODIK, hingga pihak terkait lainnya untuk terus memperkuat sinergi dalam menyelesaikan berbagai tantangan pengelolaan dana pendidikan dan data secara cepat, tepat, dan profesional.

Menurutnya, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni, yakni “Mewujudkan Masyarakat yang Sehat, Energik, Religius, dan Andal menuju Teluk Bintuni Smart dan Inovatif (SERASI).” [hs]

 

Share :

Baca Juga

Keterangan Gambar: Petugas Lindes Tomu saat mengisi BBM jenis solar ke dalam genset untuk kebutuhan operasional listrik desa. (Istimewa)

Berita

Agus Yusufi Klarifikasi Distribusi BBM untuk Lindes Tomu dan Sebyar
Ilustrasi: Voice note warga Sebyar yang viral di grup WhatsApp memicu sorotan terkait pemadaman listrik dan ketersediaan BBM untuk operasional pembangkit listrik di Distrik Sebyar, Kabupaten Teluk Bintuni. (istimewa).

Berita

Pemadaman Listrik Sebyar Disorot, Voice Note Warga Viral Pertanyakan Pasokan BBM

Berita

HUT ke-21 HIMPAUDI Teluk Bintuni, Kadis Dikbudpora: PAUD Fondasi Generasi Masa Depan

Berita

Sambut Satgas Yonif 147 di Bintuni, Bupati Yohanis Manibuy dan Letkol Yan Doli Tekankan Pendekatan Humanis

Teluk Bintuni

Tim Bupati Teluk Bintuni Angkat Piala, Juara 1 Bupati Cup II 2026

Berita

Pemadaman Listrik Berjam-jam, Jaringan Telkomsel Bintuni Ikut Mati, Konsumen Minta Penjelasan

Berita

Bukan Sekadar Cari Gelar! Bupati Tantang Mahasiswa ITB Jadi Generasi CANGGIH dan Pelopor Perubahan

Berita

Turlap ke LNG Tangguh, Kapolres Teluk Bintuni Pastikan Personel Maksimalkan Penanganan Karhutla