Babo, Mediaprorakyat.com – Sejarah baru pembangunan infrastruktur transportasi laut di Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni, resmi dimulai dengan pelaksanaan Ground Breaking Pembangunan Pelabuhan Babo pada Rabu, 5 Agustus 2026. Pembangunan tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni di bawah kepemimpinan Bupati Yohanis Manibuy, S.E., M.H. dan Wakil Bupati Joko Lingara dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta pelayanan kepada masyarakat.
Pelaksanaan ground breaking ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang telah lama menantikan pembangunan kembali Pelabuhan Babo sejak ambruknya dermaga pada 25 Januari 2024. Kerusakan dermaga saat itu menghambat aktivitas transportasi laut, proses bongkar muat barang, serta mobilitas penumpang yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Distrik Babo.
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni membangun pelabuhan baru untuk menghadirkan fasilitas yang lebih aman, representatif, dan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas transportasi laut, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperlancar distribusi logistik menuju Distrik Babo dan wilayah sekitarnya.
Berdasarkan desain yang dipublikasikan, pelabuhan baru akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain dermaga penumpang, gudang logistik, apron, gapura pelabuhan, area parkir, serta kawasan pelayanan yang lebih tertata. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna jasa pelabuhan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, perikanan, dan pariwisata di Babo.
Selain meningkatkan akses transportasi laut, pembangunan Pelabuhan Babo juga diharapkan membuka peluang investasi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Dengan infrastruktur yang lebih memadai, aktivitas ekonomi masyarakat diproyeksikan berkembang lebih cepat dan memberikan dampak positif terhadap pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni secara keseluruhan.
Di balik dimulainya proyek strategis ini, terdapat peran Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Jandry Salakory, yang dipercaya memimpin Dinas Perhubungan meski belum berstatus pejabat definitif. Jandry ditunjuk oleh Bupati Teluk Bintuni melalui Surat Perintah Tugas Nomor 800.1.3.3/158/BUP-TB/VI/2026 tertanggal 9 Juni 2026. Di bawah kepemimpinannya sebagai Plt. Kepala Dinas Perhubungan, pembangunan Pelabuhan Babo berhasil memasuki tahap awal pelaksanaan melalui agenda ground breaking.
Ground breaking pada 5 Agustus 2026 bukan sekadar menandai dimulainya pekerjaan konstruksi, tetapi juga menjadi simbol dimulainya babak baru pembangunan transportasi laut di Distrik Babo. Masyarakat berharap proyek tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh seluruh warga, khususnya masyarakat Babo yang telah lama mendambakan pelabuhan yang layak, aman, modern, dan mampu mendukung kemajuan ekonomi daerah. [mpr]








