Home / Berita / Politik / Sosial Budaya / Teluk Bintuni

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:10 WIT

Lestarikan Budaya Sekaligus Hasilkan Uang, Roy Masyewi Ajak Generasi Muda Berkarya

Bintuni, Mediaprorakyat.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Teluk Bintuni dari Partai Amanat Nasional (PAN), Roy M. Masyewi, mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus melestarikan budaya Papua melalui kreativitas sekaligus menjadikannya sebagai peluang untuk meningkatkan pendapatan.

Di tengah kesibukannya sebagai wakil rakyat, Roy yang dikenal dengan sebutan  Anak Cawat tetap meluangkan waktu untuk membuat berbagai kerajinan tradisional Papua. Mulai dari tifa, noken, mahkota Papua, alat musik tradisional hingga berbagai hiasan bercorak budaya Papua.

Menurut Roy, pelestarian budaya tidak harus dilakukan hanya melalui kegiatan seremonial. Budaya juga dapat dijaga melalui karya nyata yang dibuat oleh masyarakat dan generasi muda.

Ia menilai, keterampilan membuat kerajinan tradisional dapat menjadi salah satu peluang ekonomi yang bisa dikembangkan, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran yang berdampak pada berbagai sektor.

“Sekali mendayung, dua tiga pulau terlewati. Intinya mencintai budaya dan melestarikannya, kemudian kita juga mendapatkan hasil dari karya kita,” ujar Roy, Kamis (30/7/2026).

Roy bahkan menunjukkan salah satu hasil karyanya kepada wartawan. Kerajinan berwarna kuning tersebut telah dibeli oleh Kepala Bagian Protokoler dan saat ini digunakan oleh Bupati Teluk Bintuni dalam salah satu kegiatan resmi.

“Yang warna kuning ini sudah dibeli oleh Kabag Protokoler. Sekarang dipakai oleh Bupati untuk buka acara,” ungkap Roy sambil menunjukkan foto hasil karyanya kepada wartawan.

Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa kerajinan tradisional Papua memiliki nilai ekonomi apabila dikembangkan dengan kreativitas dan kualitas yang baik.

Roy mengatakan, kegiatan membuat kerajinan tersebut juga menjadi bentuk motivasi bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah Yensei dan Wamesa, agar tidak hanya menjadi penonton dalam pelestarian budaya, tetapi ikut mengambil bagian melalui karya.

“Jangan hanya kita bicara tentang budaya, tetapi bagaimana budaya itu kita hidupkan melalui karya. Dari karya itu kita bisa mendapatkan penghasilan,” katanya.

Ia berharap generasi muda Papua tidak ragu untuk mengembangkan keterampilan yang dimiliki. Selain menjaga identitas budaya, kreativitas tersebut dapat menjadi usaha produktif yang membantu meningkatkan ekonomi keluarga.

“Kita jangan hanya berpikir untuk mendapatkan penghasilan dari satu bidang saja. Masyarakat harus terus berkreasi dan melihat peluang yang ada, sehingga keterampilan yang dimiliki dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” harapnya.

Roy menegaskan bahwa pelestarian budaya harus dimulai dari masyarakat sendiri. Dengan melibatkan generasi muda dalam pembuatan tifa, noken, mahkota Papua dan berbagai kerajinan tradisional lainnya, budaya Papua diharapkan tetap hidup sekaligus mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. [hs]

 

Share :

Baca Juga

Yohannes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A.

Berita

Tim Kuasa Hukum Minta Saksi Berkata Jujur untuk Ungkap Kematian Yanto Idoorway
Keterangan Foto: Anggota DPR RI Dapil Papua Barat, drg. Alfons Manibuy, DESS, melakukan tendangan perdana sebagai tanda dibukanya secara resmi Turnamen Gawang Mini dan Bola Voli dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gaya Baru, RT 002/RW 004, Kelurahan Bintuni Barat, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (7/8/2026). Turnamen yang digelar secara swadaya ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sebagai ajang mempererat persaudaraan, semangat gotong royong, dan pembinaan atlet muda. (Istimewa)

Berita

Sambut HUT RI ke-81, Anggota DPR RI Buka Turnamen Olahraga di Teluk Bintuni
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, saat membuka secara resmi Pelatihan Aplikasi DAPODIK, Verifikasi dan Validasi Data Peserta Didik (Verval PD), serta Pelatihan Perencanaan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOP Daerah dan BOS Pusat Tahun 2026 di Bintuni, Jumat (7/8/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana pendidikan yang akuntabel serta validitas data DAPODIK untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan terwujudnya visi Teluk Bintuni SERASI.

Berita

Henry Kapuangan: Dana BOS, BOP dan DAPODIK Jadi Kunci Wujudkan Teluk Bintuni SERASI
Foto bersama usai konferensi pers Masyarakat Adat Marga Esnam dan Marga Isbeined, Suku Moskona, bersama perwakilan Himpunan Pemuda Moskona (HIPMOS), Perkumpulan Panah Papua, akademisi, anggota DPRK Kabupaten Teluk Bintuni, serta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Bintuni setelah penyerahan dokumen usulan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) di Sekretariat HIPMOS, Kampung Lama, Bintuni, Jumat (7/8/2026). Foto: MPR/Haiser.

Berita

HIPMOS Kawal Pengakuan MHA Esnam-Isbeined
Keterangan gambar: Salah satu petugas SPPG Indayana Bintuni, menunjukkan kendaraan distribusi resmi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG Indayana Bintuni, Edha Sidabutar, S.Gz, menegaskan berbagai isu yang beredar di media sosial, termasuk tuduhan penggunaan kendaraan distribusi untuk mengangkut sampah, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. (Foto: Istimewa)

Berita

SPPG Indayana Bintuni: Isu di Medsos Tak Sesuai Fakta

Berita

Kodim 1806/Teluk Bintuni Terima Satu Unit Mobil Damkar dari Mabes TNI AD
Terduga pelaku berinisial SA (31) diamankan Tim URC Polres Teluk Bintuni di Mapolres Teluk Bintuni untuk menjalani proses penyidikan terkait dugaan pencurian uang tunai yang diduga berasal dari Dana Kampung Saengga. Wajah terduga disamarkan guna menghormati asas praduga tak bersalah. Dok. Polres Teluk Bintuni

Berita

Tim URC Polres Teluk Bintuni Ringkus Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Dana Kampung

Berita

Kapolres Teluk Bintuni Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat di Distrik Babo, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas