Home / Berita / Daerah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 17:39 WIT

Ombudsman RI Soroti Pelayanan Publik Raja Ampat, Minta Pemda Optimalkan Layanan hingga Wilayah Kepulauan

Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat–Papua Barat Daya, Amus Atkana. Foto: Istimewa.

Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat–Papua Barat Daya, Amus Atkana. Foto: Istimewa.

Raja Ampat, Mediaprorakyat.com – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Papua Barat–Papua Barat Daya menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan, pesisir, dan daerah terpencil.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat–Papua Barat Daya, Amus Atkana, mendorong Pemerintah Kabupaten Raja Ampat agar terus mengoptimalkan penyelenggaraan pelayanan publik sesuai standar pelayanan yang baik, menghindari praktik maladministrasi, serta mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat.

Menurut Atkana, masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan pulau-pulau terluar memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan publik yang berkualitas sebagaimana masyarakat di wilayah perkotaan.

“Pelayanan kesehatan, pendidikan, maupun pelayanan pemerintahan hingga tingkat distrik harus berjalan dengan baik. Masyarakat di wilayah kepulauan wajib mendapatkan pelayanan yang layak dan berkualitas,” ujar Atkana, Sabtu (18/7/2026).

Selain mendorong peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat, Ombudsman juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap pemenuhan hak-hak para penyelenggara pelayanan publik yang bertugas di daerah terpencil dan terluar.

Hak-hak tenaga pendidik, tenaga kesehatan, pegawai distrik, hingga aparat kampung harus dipastikan terpenuhi agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal. Menurut Atkana, mereka merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, kesejahteraan dan hak-hak mereka juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah, karena mereka adalah ujung tombak pelayanan publik,” tegasnya.

Atkana menjelaskan, dorongan tersebut disampaikan berdasarkan berbagai masukan masyarakat yang diterima Ombudsman, baik melalui konsultasi maupun pengaduan terkait penyelenggaraan pelayanan publik di wilayah terpencil.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Raja Ampat terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar kualitas pelayanan publik semakin merata serta mampu menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Ombudsman akan terus melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan publik agar hak-hak masyarakat dapat terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Atkana.

[hs]

Share :

Baca Juga

Yohannes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A.

Berita

Tim Kuasa Hukum Minta Saksi Berkata Jujur untuk Ungkap Kematian Yanto Idoorway
Keterangan Foto: Anggota DPR RI Dapil Papua Barat, drg. Alfons Manibuy, DESS, melakukan tendangan perdana sebagai tanda dibukanya secara resmi Turnamen Gawang Mini dan Bola Voli dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gaya Baru, RT 002/RW 004, Kelurahan Bintuni Barat, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (7/8/2026). Turnamen yang digelar secara swadaya ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sebagai ajang mempererat persaudaraan, semangat gotong royong, dan pembinaan atlet muda. (Istimewa)

Berita

Sambut HUT RI ke-81, Anggota DPR RI Buka Turnamen Olahraga di Teluk Bintuni
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, saat membuka secara resmi Pelatihan Aplikasi DAPODIK, Verifikasi dan Validasi Data Peserta Didik (Verval PD), serta Pelatihan Perencanaan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOP Daerah dan BOS Pusat Tahun 2026 di Bintuni, Jumat (7/8/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana pendidikan yang akuntabel serta validitas data DAPODIK untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan terwujudnya visi Teluk Bintuni SERASI.

Berita

Henry Kapuangan: Dana BOS, BOP dan DAPODIK Jadi Kunci Wujudkan Teluk Bintuni SERASI
Foto bersama usai konferensi pers Masyarakat Adat Marga Esnam dan Marga Isbeined, Suku Moskona, bersama perwakilan Himpunan Pemuda Moskona (HIPMOS), Perkumpulan Panah Papua, akademisi, anggota DPRK Kabupaten Teluk Bintuni, serta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Bintuni setelah penyerahan dokumen usulan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) di Sekretariat HIPMOS, Kampung Lama, Bintuni, Jumat (7/8/2026). Foto: MPR/Haiser.

Berita

HIPMOS Kawal Pengakuan MHA Esnam-Isbeined
Keterangan gambar: Salah satu petugas SPPG Indayana Bintuni, menunjukkan kendaraan distribusi resmi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG Indayana Bintuni, Edha Sidabutar, S.Gz, menegaskan berbagai isu yang beredar di media sosial, termasuk tuduhan penggunaan kendaraan distribusi untuk mengangkut sampah, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. (Foto: Istimewa)

Berita

SPPG Indayana Bintuni: Isu di Medsos Tak Sesuai Fakta

Berita

Kodim 1806/Teluk Bintuni Terima Satu Unit Mobil Damkar dari Mabes TNI AD
Terduga pelaku berinisial SA (31) diamankan Tim URC Polres Teluk Bintuni di Mapolres Teluk Bintuni untuk menjalani proses penyidikan terkait dugaan pencurian uang tunai yang diduga berasal dari Dana Kampung Saengga. Wajah terduga disamarkan guna menghormati asas praduga tak bersalah. Dok. Polres Teluk Bintuni

Berita

Tim URC Polres Teluk Bintuni Ringkus Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Dana Kampung

Berita

Kapolres Teluk Bintuni Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat di Distrik Babo, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas