Manokwari, Mediaprorakyat.com – Anggota DPR Provinsi Papua Barat dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) daerah pemilihan Teluk Bintuni, H. Asri, S.T., mengapresiasi Program Kampung Nelayan yang menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menilai program tersebut akan menjadi solusi bagi berbagai persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat nelayan di wilayah pesisir Papua Barat.
H. Asri menyampaikan apresiasi tersebut di Manokwari. Ia mendorong agar pembangunan infrastruktur Kampung Nelayan dipercepat sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan.
Menurutnya, melalui Satgas Jalasamudra, pemerintah telah memprogramkan pembangunan Kampung Nelayan di enam kabupaten pesisir di Papua Barat, yakni Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Manokwari Selatan, Manokwari, Kaimana, dan Fakfak.
Ia menjelaskan, selama ini nelayan kerap mengalami kesulitan memasarkan hasil tangkapan karena harus membawa ikan ke ibu kota kabupaten dengan biaya transportasi yang tinggi. Melalui pembangunan fasilitas Kampung Nelayan seperti bengkel peralatan dan cold storage, hasil tangkapan dapat ditampung lebih dekat sehingga biaya operasional nelayan menjadi lebih ringan.
Selain itu, H. Asri menilai kehadiran Agrinas melalui Program Koperasi Merah Putih di kampung-kampung akan memberikan kepastian pasar bagi hasil tangkapan nelayan.
Sambungnya, dengan adanya koperasi yang membeli hasil tangkapan, masyarakat nelayan diharapkan memperoleh kepastian harga dan peningkatan pendapatan.
“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan, khususnya di Provinsi Papua Barat. Kehadiran infrastruktur dan fasilitas pendukung akan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya. Kamis (9/7/2026)
Meski demikian, H. Asri mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional Kampung Nelayan, di antaranya keterbatasan pasokan listrik dan ketersediaan air bersih di beberapa lokasi yang telah dialokasikan.
Ia berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat dapat bersinergi untuk mengatasi kendala tersebut agar pembangunan Kampung Nelayan dapat berjalan optimal.
“Insya Allah dengan bersinergi, saya yakin kendala-kendala seperti listrik dan air bersih dapat kita atasi bersama sehingga program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan,” tutup H. Asri.
[hs]








