Home / Berita / Papua Barat / Rohani / Teluk Bintuni

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:51 WIT

Wagub Papua Barat Resmi Buka Pesparani Katolik IV di Teluk Bintuni, Diikuti 817 Peserta

Bintuni, Mediaprorakyat.com – Wakil Gubernur Papua Barat, Mohammad Lakotani, secara resmi membuka Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (7/7/2026).

Pesparani yang berlangsung pada  6–10 Juli 2026 mengusung tema  Memuliakan Tuhan Dengan Nyanyian, Menguatkan Persaudaraan di Tanah Papua Barat dengan subtema  “Melestarikan Liturgi, Menghidupkan Iman, dan Merawat Budaya.”

Kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan iman, pengembangan talenta seni liturgi, sekaligus mempererat persaudaraan umat Katolik dari seluruh kabupaten di Provinsi Papua Barat.

Ketua Panitia Pelaksana yang juga Wakil Bupati Teluk Bintuni,  Joko Lingara, mengatakan Pesparani tidak hanya merupakan ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter umat agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai iman dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pesparani bertujuan memuliakan Tuhan melalui nyanyian mazmur dan pelayanan seni liturgi, meningkatkan pembinaan iman, melestarikan budaya lokal, mempererat persaudaraan, serta menyeleksi peserta terbaik untuk mewakili Papua Barat pada Pesparani tingkat nasional,” ujarnya.

Menurut Joko Lingara, kegiatan ini diikuti 817 orang, terdiri atas  668 peserta dan 149 official serta pendamping dari enam kabupaten, yakni Teluk Bintuni, Fakfak, Kaimana, Manokwari, Teluk Wondama, dan Manokwari Selatan.

Para peserta akan berkompetisi pada empat cabang utama, yaitu paduan suara, mazmur, cerdas cermat rohani, dan bertutur Kitab Suci yang terbagi dalam 13 kategori perlombaan.

Sementara itu, Bupati Teluk Bintuni, Yohanes Manibuy, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena daerah yang dipimpinnya dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen dan tamu undangan. Kehadiran bapak dan ibu sekalian merupakan kehormatan bagi kami,” kata Yohanes.

Ia menegaskan bahwa Pesparani bukan hanya pesta iman umat Katolik, tetapi juga menjadi pesta persaudaraan seluruh masyarakat Papua Barat yang mencerminkan kehidupan harmonis di tengah keberagaman.

“Ketika umat Katolik menggelar pesta iman, saudara-saudara Muslim ikut menyambut dengan sukacita. Inilah wajah Teluk Bintuni yang sesungguhnya, di mana keberagaman menjadi kekuatan untuk saling menguatkan,” ujarnya.

Uskup Keuskupan Manokwari-Sorong, Mgr. Hilarion Datus Lega, turut mengapresiasi seluruh panitia, peserta, dewan juri, serta semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Pesparani.

Ia berharap seluruh peserta menjadikan ajang tersebut sebagai sarana memuliakan Tuhan sekaligus mempererat persaudaraan di Tanah Papua Barat.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani menegaskan bahwa Pesparani memiliki makna yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar kompetisi seni suara gerejawi.

“Pesparani merupakan wadah pembinaan umat, pengembangan talenta, pewarisan nilai-nilai Kristiani, serta penguatan karakter generasi muda melalui pujian dan nyanyian rohani,” ujarnya.

Menurut Lakotani, Pemerintah Provinsi Papua Barat memandang kegiatan keagamaan seperti Pesparani sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan berakhlak mulia.

Ia juga menekankan bahwa Papua Barat merupakan rumah besar bagi keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa. Karena itu, nilai toleransi, gotong royong, dan persaudaraan harus terus dijaga sebagai modal sosial dalam memperkuat persatuan.

“Melalui Pesparani, kita memperkuat persaudaraan antarumat, memperkokoh kerukunan, serta membangun harmoni dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” katanya.

Lakotani turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, LP3KD Papua Barat, panitia pelaksana, sponsor, relawan, serta seluruh masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Pesparani sebagai momentum memperkuat semangat pelayanan, menjaga kerukunan, dan bersama-sama membangun Papua Barat yang religius, toleran, sejahtera, dan berdaya saing.

Pembukaan Pesparani Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat ditandai dengan pemukulan tifa oleh Wakil Gubernur Papua Barat bersama para pejabat dan tokoh gereja sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan yang akan berlangsung hingga 10 Juli 2026  di Kabupaten Teluk Bintuni.

 

[tim/hs]

 

Share :

Baca Juga

Personel Polres Teluk Bintuni memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba, bullying, pornografi, dan NAPZA kepada para siswa baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di salah satu sekolah di Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum serta membentuk pelajar yang sehat, berprestasi, dan bebas dari pengaruh negatif. (Foto: Humas Polres Teluk Bintuni)

Berita

Polres Teluk Bintuni Edukasi Ratusan Siswa Baru tentang Bahaya Narkoba, Bullying, dan Pornografi
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, Amus Atkana, bersama Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Papua Barat, Putu Murdiana, didampingi jajaran kedua instansi berfoto bersama usai audiensi di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Papua Barat, Jalan Merdeka No. 2, Manokwari, Selasa (14/7/2026). Pertemuan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pemasyarakatan di Papua Barat dan Papua Barat Daya. (Foto: Istimewa)

Berita

Kanwil Pemasyarakatan Berkunjung ke Kantor Ombudsman RI Papua Barat, Amus Atkana: Audiensi Perkuat Sinergi Pelayanan Publik
Pengawas SPBU CV Sinar Bintuni, Aripuddin (Aco), memberikan keterangan kepada wartawan terkait penerapan barcode MyPertamina sebagai syarat pembelian BBM bersubsidi di SPBU Tisai, Teluk Bintuni. (Foto: MPR/Haiser Situmorang).

Berita

SPBU Tisai Mulai Terapkan Barcode MyPertamina untuk Pembelian BBM Subsidi, Kendaraan Bodong Tidak Dilayani
Direktur Eksekutif Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Sisar Matiti, Yohanes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A., saat memberikan keterangan terkait pentingnya penegakan hukum terhadap praktik usaha ilegal di Papua Barat. (Foto: MPR/Haiser Situmorang)

Berita

Yohanes Akwan Soroti Lemahnya Pengawasan Usaha Ilegal di Papua Barat: “Negara Jangan Kalah dari Pelanggar!”
Keterangan Gambar: Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., dengan latar ilustrasi kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia FIFA 2026 Editor: Haiser Situmorang.

Berita

Polres Teluk Bintuni Turunkan 48 Personel Amankan Nobar Piala Dunia 2026, Kapolres Ajak Warga Jaga Kamtibmas
Keterangan Gambar: Suasana diskusi yang digelar Forum Komunikasi LSM (Foker LSM) Papua bersama perwakilan 12 LSM dan 9 organisasi non-pemerintah (NGO) di Pilamo Hotel. Foto memperlihatkan jalannya diskusi serta sesi foto bersama usai kegiatan.

Berita

Foker LSM Papua Gelar Diskusi Perdana di Wamena, Dorong Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat Jayawijaya
Keterangan Foto: Bagan pertandingan semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final Piala Dunia FIFA 2026 yang akan disaksikan bersama dalam kegiatan Nonton Bareng Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni di Gedung Serba Guna (GSG) Bintuni.

Berita

Piala Dunia 2026: Pemkab Teluk Bintuni Siapkan Nobar Empat Hari Berturut-turut, Siapa Jagoanmu?
Keterangan Gambar: Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, S.E., M.H., menyuapi kue ulang tahun kepada Penjabat ( Pj) Sekretaris Daerah Teluk Bintuni, Ir. I. B. Putu Suratna, M.M., dalam perayaan HUT ke-44 Bupati di kediamannya, Kampung Lama, Senin (13/7/2026) malam. (Foto: Istimewa)

Berita

Momen HUT Ke-44, Bupati Teluk Bintuni Gelar Misa Syukur Bersama Keluarga dan Forkopimda