Bintuni, Mediaprorakyat.com – Semangat mewujudkan visi SERASI (Sehat, Energik, Religius, dan Andal) yang menjadi arah pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni di bawah kepemimpinan Bupati Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara terus diwujudkan di berbagai sektor, termasuk bidang pendidikan.
Salah satu implementasinya terlihat melalui pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Ajaran 2026/2027 yang untuk pertama kalinya dilaksanakan secara daring melalui portal dikporabintuni.com.
Inovasi yang dikembangkan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni tersebut menghadirkan proses penerimaan murid baru yang lebih transparan, akuntabel, efektif, dan mudah diakses masyarakat.
Berdasarkan data pada dashboard SPMB, hingga saat ini tercatat 534 pendaftar yang telah menyelesaikan proses pendaftaran. Jumlah tersebut terdiri atas 313 pendaftar melalui Jalur Domisili, 83 Jalur Prestasi, 117 Jalur Afirmasi, dan 21 Jalur Mutasi. Sejumlah sekolah, seperti SMP Negeri 1 Bintuni, SMP Negeri 1 Manimeri, dan SMP Negeri Terpadu Teluk Bintuni, bahkan telah memenuhi kuota penerimaan di seluruh jalur.
Kepala Disdikbudpora Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, S.IP., S.Pd., M.M., mengatakan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting dalam transformasi pelayanan pendidikan melalui penerapan SPMB berbasis online.
“Tahun ini kami mendorong penyelenggaraan SPMB berbasis online sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan pendidikan di Kabupaten Teluk Bintuni. Melalui portal dikporabintuni.com, masyarakat dapat memperoleh informasi secara terbuka, memantau kuota sekolah, jumlah pendaftar, hingga hasil seleksi secara langsung. Kami ingin memastikan proses penerimaan murid baru berjalan transparan, objektif, adil, dan memberikan kemudahan bagi seluruh orang tua maupun calon peserta didik,” ujar Dr. Henry, Selasa (7/7/2026).
Menurutnya, digitalisasi SPMB tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan akurasi, efisiensi, serta ketepatan sekolah dalam melakukan verifikasi data peserta didik baru.
Dr. Henry juga menyampaikan laporan yang diterimanya dari Kepala SMP Negeri Terpadu Teluk Bintuni terkait pelaksanaan SPMB di sekolah tersebut. Menurutnya, penerapan sistem berbasis online membawa perubahan positif dalam proses penerimaan peserta didik.
“Pendaftaran SPMB tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena seluruh proses dilakukan melalui sistem online. Meskipun demikian, masyarakat tetap antusias mendaftarkan putra-putrinya di SMP Negeri Terpadu. Secara umum, pelaksanaan SPMB di sekolah kami berjalan dengan baik, tertib, dan lancar,” ujar Dr. Henry, mengutip laporan Kepala SMP Negeri Terpadu Teluk Bintuni.
Lebih lanjut, Dr. Henry mengatakan keberhasilan pelaksanaan SPMB berbasis online tersebut sejalan dengan komitmen Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi, tata kelola yang transparan, serta pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Berbagai inovasi di sektor pendidikan diharapkan mampu menghadirkan layanan yang modern, efektif, dan inklusif sehingga memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh anak di Teluk Bintuni.
Dr. Henry menambahkan, inovasi pelayanan pendidikan yang dikembangkan Disdikbudpora Teluk Bintuni sebelumnya juga mendapat perhatian dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat.
“Atas inovasi dan kerja keras yang dilakukan Disdikbudpora Teluk Bintuni dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang pendidikan, kami pernah menerima kunjungan dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat. Mereka memberikan apresiasi terhadap upaya yang kami lakukan dalam mewujudkan pelayanan pendidikan yang semakin baik,” ungkapnya.
Melalui penerapan SPMB berbasis online ini, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berharap pelayanan pendidikan semakin profesional, berintegritas, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Langkah tersebut menjadi bagian dari implementasi visi SERASI dalam mewujudkan sumber daya manusia Teluk Bintuni yang unggul, cerdas, inovatif, dan berdaya saing.
[hs]








