Bintuni, Mediaprorakyat.com – Kabupaten Teluk Bintuni menjadi tuan rumah Youth Camp Pelayanan Pemuda, Remaja dan Pantekosta (Pelprap) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) se-Papua Barat Tahun 2026 . Kegiatan yang digelar setiap dua tahun ini akan berlangsung selama empat hari, mulai 30 Juni hingga 3 Juli 2026, dengan jumlah peserta diperkirakan mencapai 1.300 hingga 1.500 orang.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Daniel Dudung, SE., MM , mengatakan seluruh persiapan pelaksanaan kegiatan hampir rampung. Youth Camp tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat di Papua Barat, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kabupaten Kaimana pada tahun 2024.
“Pembukaan kegiatan akan dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni,” ujar Daniel Dudung kepada wartawan, Senin (29/6/2026).
Selama empat hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti berbagai agenda pembinaan, di antaranya Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), seminar umum, seminar rohani, serta sejumlah perlombaan seperti lomba tenda terindah, banner, tamborin, dan cerdas cermat atau pemahaman Alkitab dengan hadiah bagi para pemenang.
Selain pembinaan iman, panitia juga menghadirkan seminar yang membahas isu-isu kebangsaan dan sosial. Salah satu narasumber adalah Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy., yang akan menyampaikan materi bertajuk Kiat-Kiat Mempersiapkan Pemuda Pemudi dan Remaja Pantekosta Menyongsong Indonesia Emas 2045.”
Seminar tersebut juga akan menghadirkan Kapolda Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, serta Kepala BNN Papua Barat yang akan memberikan materi mengenai kesehatan, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta pencegahan HIV/AIDS.
Peserta berasal dari tujuh kabupaten di Provinsi Papua Barat, yakni Teluk Bintuni, Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Teluk Wondama, Kaimana, dan Fakfak. Selain itu, kontingen dari Provinsi Papua Tengah dan Papua Pegunungan juga dijadwalkan turut ambil bagian.
Menurut Daniel Dudung, kontingen terbesar berasal dari Manokwari dengan sekitar 500 peserta. Sementara tuan rumah Teluk Bintuni mengirimkan sekitar 400 peserta yang berasal dari Wilayah VIII Kota Bintuni dan sekitarnya serta Wilayah IX kawasan pesisir.
Kegiatan pembukaan dan Kebaktian Kebangunan Rohani akan dipusatkan di Lapangan GSG Bintuni, sedangkan seluruh rangkaian seminar dilaksanakan di Gedung Serba Guna (GSG).
Untuk menunjang kenyamanan peserta selama mengikuti perkemahan, panitia telah menyiapkan sekitar 70 unit rangka tenda, jaringan listrik, pasokan air bersih, fasilitas mandi pria dan wanita, MCK, hingga tempat mencuci peralatan makan.
Beberapa hari menjelang pelaksanaan, Bupati Teluk Bintuni juga telah meninjau langsung lokasi perkemahan guna memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati berpesan agar seluruh panitia bekerja maksimal sebagai tuan rumah dan menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni maupun masyarakat di mata para tamu yang datang dari berbagai daerah.
“Berikan kesan yang baik kepada seluruh peserta, pendamping, dan hamba Tuhan yang datang ke Teluk Bintuni,” kata Daniel Dudung mengutip pesan Bupati.
Panitia juga mengajak seluruh masyarakat Teluk Bintuni untuk memberikan dukungan dan doa agar cuaca tetap bersahabat sehingga seluruh rangkaian Youth Camp GPdI se-Papua Barat 2026 dapat berlangsung dengan aman, lancar, sukses, dan membawa dampak positif bagi pembinaan generasi muda gereja.
[tim/hs]








