Bintuni, Mediaprorakyat.com – Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, secara resmi melepas peserta Kabupaten Teluk Bintuni untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 di Kabupaten Kaimana. Pelepasan berlangsung di Pelabuhan Bintuni, Jumat (26/6/2026).
Sebanyak 71 orang yang terdiri dari peserta dan ofisial diberangkatkan menggunakan KM Sabuk Nusantara 42 sekitar pukul 11.00 WIT. Rombongan akan mewakili Kabupaten Teluk Bintuni dalam ajang keagamaan tingkat Provinsi Papua Barat tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Joko Lingara mengapresiasi semangat seluruh peserta yang akan membawa nama baik daerah. Ia mengingatkan seluruh anggota kafilah untuk menjaga kekompakan, disiplin, serta saling membantu selama perjalanan hingga pelaksanaan MTQ di Kabupaten Kaimana.
“Peserta dan ofisial harus saling membantu dan menjaga kebersamaan. Pendamping laki-laki harus membantu peserta perempuan, terutama dalam membawa barang bawaan. Begitu juga peserta yang lebih dewasa harus membantu adik-adik peserta yang masih anak-anak. Kita berangkat sebagai satu tim, satu keluarga besar Kabupaten Teluk Bintuni,” ujar Joko.
Ia juga meminta para ofisial memastikan seluruh kebutuhan peserta telah dipersiapkan dengan baik agar pelaksanaan MTQ dapat diikuti secara maksimal. Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berharap seluruh peserta mampu menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Sementara itu, Mualim I KM Sabuk Nusantara 42, Eko Oetomo, menjelaskan bahwa pelayaran kali ini merupakan special trip yang mendapat dukungan dari pemerintah pusat untuk mendukung pelaksanaan MTQ Provinsi Papua Barat.
Menurutnya, kapal yang biasanya singgah di Pelabuhan Kokas kali ini langsung berlayar dari Bintuni menuju Kaimana berdasarkan nota dinas yang diterima dari pusat.
“Kami mendapat nota dinas dari pusat untuk mendukung kegiatan MTQ ini. Biasanya kapal singgah di Kokas, namun khusus perjalanan kali ini kami langsung menuju Kaimana tanpa singgah terlebih dahulu,” kata Eko.
Meski melayani pelayaran khusus bagi kafilah MTQ, KM Sabuk Nusantara 42 tetap membuka layanan bagi masyarakat umum yang hendak bepergian ke Kaimana. Kapal memiliki kapasitas sekitar 360 penumpang, menyesuaikan jumlah alat keselamatan yang telah mendapat izin dari kementerian.
Eko memperkirakan waktu tempuh pelayaran dari Bintuni menuju Kaimana sekitar 41 jam atau hampir dua hari. Namun, kondisi cuaca di perairan Papua Barat yang disertai angin hingga 35 knot dan gelombang setinggi 1,5–2,5 meter berpotensi menyebabkan keterlambatan sekitar satu hingga dua jam.
Usai mengantar kafilah MTQ ke Kaimana, KM Sabuk Nusantara 42 dijadwalkan kembali melayani pelayaran untuk mendukung kegiatan keagamaan lainnya, termasuk Youth Camp Gereja Katolik dan Pesparani di wilayah Papua Barat.
Dengan pelepasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berharap seluruh kafilah dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi pada MTQ ke-XI Tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026 di Kabupaten Kaimana.
[hs]








