Bintuni, Mediaprorakyat.com – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni. Satu unit rumah dinas Pos Kehutanan yang ditempati Taher Tonoi hangus dilalap api di Kampung Nelayan, Distrik Bintuni Timur, Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (25/6/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun Mediaprorakyat.com dari sumber terpercaya, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.45 WIT. Rumah panggung berukuran sekitar 6 x 5 meter yang terbuat dari material kayu tersebut mengalami kerusakan berat akibat kobaran api.
Saat kejadian, korban bersama Rini Refideso diketahui sedang menjenguk keluarga di kawasan Sundoro, Kompleks Tahiti. Di waktu yang sama, Zulkifli Refideso yang baru tiba dari Babo hendak mengikat perahu longboat di dekat rumah korban. Namun, setibanya di lokasi, ia melihat api telah membesar dari arah belakang rumah.
Melihat kejadian tersebut, Zulkifli segera meminta bantuan warga sekitar dan menginformasikan kebakaran kepada korban. Mendapat kabar itu, korban bersama warga langsung menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Berkat kerja sama warga, api berhasil dipadamkan menggunakan mesin alkon milik masyarakat setempat sehingga kobaran api tidak sempat merembet ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan saksi, titik awal kebakaran diduga berasal dari bagian dapur rumah atau Pos Kehutanan yang ditempati korban. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian material berupa surat-surat berharga serta uang tunai sekitar Rp5 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.
Kebakaran ini merupakan peristiwa kedua yang terjadi dalam kurun waktu satu minggu di wilayah Bintuni Timur. Sebelumnya, sebuah rumah kosong di belakang Apotek Join, Kampung Lama, juga dilalap api pada Kamis (18/6/2026).
Peristiwa kebakaran yang kembali terjadi dalam waktu berdekatan ini menjadi perhatian masyarakat. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu yang berada di kawasan padat penduduk.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak berwenang masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan rumah dinas Pos Kehutanan tersebut.
[hs]








