Home / Berita / Papua Barat

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:04 WIT

Viral Dugaan Maladministrasi di RSUD JP Wanane, Ombudsman Minta Pemda dan DPRD Turun Tangan

Keterangan foto: Gambar ilustrasi hasil editan yang menampilkan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, Amos Atkana, dengan latar RSUD Dr. JP Wanane, Kabupaten Sorong. (Kreator: MPR)

Keterangan foto: Gambar ilustrasi hasil editan yang menampilkan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, Amos Atkana, dengan latar RSUD Dr. JP Wanane, Kabupaten Sorong. (Kreator: MPR)

Manokwari, Mediaprorakyat.com – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Papua Barat mendorong reformasi manajemen di RSUD Dr. JP Wanane, Kabupaten Sorong, guna meningkatkan mutu pelayanan publik di sektor kesehatan.

Kepala Perwakilan Ombudsman Papua Barat, Amos Atkana, mengatakan dugaan praktik maladministrasi yang dilakukan oleh manajemen rumah sakit dan kini menjadi perhatian publik menunjukkan adanya kelemahan dalam tata kelola organisasi, khususnya pada institusi pelayanan kesehatan.

“Oleh karena itu, kami menyarankan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sorong bersama DPRD untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola RSUD JP Wanane demi peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Atkana dalam keteranganya yang disampaikan kepada wartawan melalui  WhatsApp, Rabu (24/6/2026).

Menurut Atkana, evaluasi tersebut penting dilakukan agar RSUD JP Wanane dapat berkembang menjadi rumah sakit rujukan yang lebih baik, baik dari sisi manajemen maupun kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pernyataan Ombudsman itu merupakan respons atas informasi yang diterima pihaknya terkait keluhan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di RSUD JP Wanane, Sherly Tupamahu, yang belakangan viral di sejumlah media massa.

Sherly mengaku kecewa terhadap pihak rumah sakit karena merasa hak-haknya diabaikan selama bertahun-tahun. Ia menuntut Direktur dan mantan Direktur RSUD JP Wanane bertanggung jawab atas dugaan penggunaan ijazah dan kompetensi yang dimilikinya untuk kepentingan proses akreditasi rumah sakit sejak 2012.

Menurut pengakuannya, pihak rumah sakit pernah menjanjikan pemberian honorarium atas keterlibatannya dalam proses tersebut. Namun hingga kini, sekitar 14 tahun kemudian, janji tersebut belum direalisasikan.

Ombudsman Papua Barat menilai persoalan itu perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sorong sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan kesehatan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, Ombudsman menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut sesuai kewenangannya dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik di wilayah Papua Barat (PB) dan Papua Barat Daya ( PBD). 

Melalui pemberitaan ini, Mediaprorakyat.com juga memberikan ruang hak jawab kepada pihak RSUD JP Wanane untuk memberikan penjelasan kepada publik terkait persoalan yang disampaikan tersebut.

[hs]

 

Share :

Baca Juga

Yohannes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A.

Berita

Tim Kuasa Hukum Minta Saksi Berkata Jujur untuk Ungkap Kematian Yanto Idoorway
Keterangan Foto: Anggota DPR RI Dapil Papua Barat, drg. Alfons Manibuy, DESS, melakukan tendangan perdana sebagai tanda dibukanya secara resmi Turnamen Gawang Mini dan Bola Voli dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gaya Baru, RT 002/RW 004, Kelurahan Bintuni Barat, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (7/8/2026). Turnamen yang digelar secara swadaya ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sebagai ajang mempererat persaudaraan, semangat gotong royong, dan pembinaan atlet muda. (Istimewa)

Berita

Sambut HUT RI ke-81, Anggota DPR RI Buka Turnamen Olahraga di Teluk Bintuni
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, saat membuka secara resmi Pelatihan Aplikasi DAPODIK, Verifikasi dan Validasi Data Peserta Didik (Verval PD), serta Pelatihan Perencanaan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOP Daerah dan BOS Pusat Tahun 2026 di Bintuni, Jumat (7/8/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana pendidikan yang akuntabel serta validitas data DAPODIK untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan terwujudnya visi Teluk Bintuni SERASI.

Berita

Henry Kapuangan: Dana BOS, BOP dan DAPODIK Jadi Kunci Wujudkan Teluk Bintuni SERASI
Foto bersama usai konferensi pers Masyarakat Adat Marga Esnam dan Marga Isbeined, Suku Moskona, bersama perwakilan Himpunan Pemuda Moskona (HIPMOS), Perkumpulan Panah Papua, akademisi, anggota DPRK Kabupaten Teluk Bintuni, serta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Bintuni setelah penyerahan dokumen usulan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) di Sekretariat HIPMOS, Kampung Lama, Bintuni, Jumat (7/8/2026). Foto: MPR/Haiser.

Berita

HIPMOS Kawal Pengakuan MHA Esnam-Isbeined
Keterangan gambar: Salah satu petugas SPPG Indayana Bintuni, menunjukkan kendaraan distribusi resmi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG Indayana Bintuni, Edha Sidabutar, S.Gz, menegaskan berbagai isu yang beredar di media sosial, termasuk tuduhan penggunaan kendaraan distribusi untuk mengangkut sampah, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. (Foto: Istimewa)

Berita

SPPG Indayana Bintuni: Isu di Medsos Tak Sesuai Fakta

Berita

Kodim 1806/Teluk Bintuni Terima Satu Unit Mobil Damkar dari Mabes TNI AD
Terduga pelaku berinisial SA (31) diamankan Tim URC Polres Teluk Bintuni di Mapolres Teluk Bintuni untuk menjalani proses penyidikan terkait dugaan pencurian uang tunai yang diduga berasal dari Dana Kampung Saengga. Wajah terduga disamarkan guna menghormati asas praduga tak bersalah. Dok. Polres Teluk Bintuni

Berita

Tim URC Polres Teluk Bintuni Ringkus Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Dana Kampung

Berita

Kapolres Teluk Bintuni Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat di Distrik Babo, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas