Home / Berita / Daerah

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:48 WIT

Tiga Tahun Rusak, Warga Perbatasan Keerom Terpaksa Perbaiki Jalan Secara Swadaya

Keerom, Mediaprorakyat.com – Masyarakat di wilayah perbatasan RI–PNG bergotong royong memperbaiki ruas jalan Amgotro-Semografi yang mengalami kerusakan parah dan belum mendapat penanganan dari pemerintah selama beberapa tahun terakhir.

Kegiatan perbaikan jalan secara swadaya tersebut dilaksanakan pada 8–10 Juni 2026 di Distrik Web dan Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua. Warga dari tiga kampung, yakni Semografi, Favenumbu, dan Tatakra, turun langsung melakukan pekerjaan secara manual pada titik jalan yang dianggap paling rawan.

Perbaikan dilakukan pada sekitar 50 meter ruas jalan yang mengalami kerusakan berat. Jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kampung Yuruf, Amgotro, Semografi, Favenumbu, dan Tatakra.

Menurut narasumber, Teddy Koll, ruas jalan Yuruf-Amgotro-Semografi telah mengalami kerusakan sejak tahun 2023 hingga saat ini. Kondisi tersebut menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama dalam mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses terhadap berbagai layanan dasar.

“Karena kondisi jalan yang semakin parah dan belum ada perbaikan, masyarakat berinisiatif bergotong royong memperbaiki jalan secara manual agar kendaraan masih bisa melintas,” ujar Teddy Koll kepada wartawan Mediaprorakyat.com, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut mendapat dukungan dari para kepala kampung, tokoh masyarakat, dan kepala suku yang turut mengoordinasikan warga selama proses pekerjaan berlangsung.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Keerom dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah perbatasan. Pasalnya, ruas jalan Amgotro-Semografi merupakan jalur penting yang menunjang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di sejumlah kampung.

Masyarakat menilai perbaikan jalan sangat mendesak mengingat akses tersebut menjadi satu-satunya jalur penghubung antarkampung yang digunakan setiap hari untuk mengangkut hasil pertanian, kebutuhan pokok, serta mendukung aktivitas pendidikan dan kesehatan.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Keerom saat ini dipimpin oleh Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP, bersama Wakil Bupati Drs. H. Daud, M.Si., untuk periode 2025–2030.

Meski demikian, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur dasar, khususnya jalan penghubung antarkampung di wilayah perbatasan, dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah ke depan.

 

[tim/hs]

Share :

Baca Juga

Yohannes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A.

Berita

Tim Kuasa Hukum Minta Saksi Berkata Jujur untuk Ungkap Kematian Yanto Idoorway
Keterangan Foto: Anggota DPR RI Dapil Papua Barat, drg. Alfons Manibuy, DESS, melakukan tendangan perdana sebagai tanda dibukanya secara resmi Turnamen Gawang Mini dan Bola Voli dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gaya Baru, RT 002/RW 004, Kelurahan Bintuni Barat, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (7/8/2026). Turnamen yang digelar secara swadaya ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sebagai ajang mempererat persaudaraan, semangat gotong royong, dan pembinaan atlet muda. (Istimewa)

Berita

Sambut HUT RI ke-81, Anggota DPR RI Buka Turnamen Olahraga di Teluk Bintuni
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, saat membuka secara resmi Pelatihan Aplikasi DAPODIK, Verifikasi dan Validasi Data Peserta Didik (Verval PD), serta Pelatihan Perencanaan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOP Daerah dan BOS Pusat Tahun 2026 di Bintuni, Jumat (7/8/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana pendidikan yang akuntabel serta validitas data DAPODIK untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan terwujudnya visi Teluk Bintuni SERASI.

Berita

Henry Kapuangan: Dana BOS, BOP dan DAPODIK Jadi Kunci Wujudkan Teluk Bintuni SERASI
Foto bersama usai konferensi pers Masyarakat Adat Marga Esnam dan Marga Isbeined, Suku Moskona, bersama perwakilan Himpunan Pemuda Moskona (HIPMOS), Perkumpulan Panah Papua, akademisi, anggota DPRK Kabupaten Teluk Bintuni, serta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Bintuni setelah penyerahan dokumen usulan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) di Sekretariat HIPMOS, Kampung Lama, Bintuni, Jumat (7/8/2026). Foto: MPR/Haiser.

Berita

HIPMOS Kawal Pengakuan MHA Esnam-Isbeined
Keterangan gambar: Salah satu petugas SPPG Indayana Bintuni, menunjukkan kendaraan distribusi resmi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG Indayana Bintuni, Edha Sidabutar, S.Gz, menegaskan berbagai isu yang beredar di media sosial, termasuk tuduhan penggunaan kendaraan distribusi untuk mengangkut sampah, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. (Foto: Istimewa)

Berita

SPPG Indayana Bintuni: Isu di Medsos Tak Sesuai Fakta

Berita

Kodim 1806/Teluk Bintuni Terima Satu Unit Mobil Damkar dari Mabes TNI AD
Terduga pelaku berinisial SA (31) diamankan Tim URC Polres Teluk Bintuni di Mapolres Teluk Bintuni untuk menjalani proses penyidikan terkait dugaan pencurian uang tunai yang diduga berasal dari Dana Kampung Saengga. Wajah terduga disamarkan guna menghormati asas praduga tak bersalah. Dok. Polres Teluk Bintuni

Berita

Tim URC Polres Teluk Bintuni Ringkus Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Dana Kampung

Berita

Kapolres Teluk Bintuni Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat di Distrik Babo, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas