Bintuni, Mediaprorakyat.com– Euforia Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kabupaten Teluk Bintuni. Ratusan hingga hampir seribuan pendukung berbagai tim nasional peserta Piala Dunia turun ke jalan mengikuti kegiatan silaturahmi dan konvoi fans yang digelar pada Rabu (10/06/2026).
Kegiatan yang mendapat pengawalan langsung dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Teluk Bintuni tersebut berlangsung meriah dan tertib. Para peserta berasal dari berbagai komunitas pendukung tim nasional, di antaranya Jerman, Brasil, Portugal, Inggris, Argentina, Prancis, Belanda, Belgia, dan Spanyol.
Dengan mengenakan jersey tim favorit serta membawa bendera negara masing-masing, para peserta yang terdiri dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, baik pria maupun wanita, tampak antusias mengikuti konvoi yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Bintuni.
Berdasarkan surat permohonan izin kegiatan yang diajukan panitia kepada Polres Teluk Bintuni, konvoi dimulai dari Alun-Alun SP 5 dan menempuh rute menuju Puskesmas Manimeri, Kota Baru Kilometer 4, Kampung Tolak Putar, hingga berakhir di kawasan GSG Bintuni.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang menyalurkan dukungan kepada tim-tim peserta Piala Dunia 2026, tetapi juga sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan komunitas pecinta sepak bola di Teluk Bintuni.
Sepanjang perjalanan, suasana penuh semangat terlihat dari sorak-sorai peserta yang mengibarkan bendera dan menyanyikan yel-yel dukungan untuk tim kebanggaannya. Kehadiran konvoi tersebut juga menarik perhatian masyarakat yang menyaksikan di sepanjang rute.
Satlantas Polres Teluk Bintuni turut mengawal jalannya kegiatan guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas. Berkat kerja sama antara panitia, peserta, dan aparat keamanan, kegiatan berlangsung aman dan kondusif hingga selesai.
Kegiatan ini menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Teluk Bintuni terhadap pesta sepak bola terbesar di dunia. Warga berharap semangat sportivitas dan kebersamaan yang tercipta dalam konvoi tersebut dapat terus terjaga selama berlangsungnya Piala Dunia 2026.
[hs]








