Bintuni, Mediaprorakyat.com – Turnamen Billiard Bintuni Open Nine Ball Dandim Cup I Tahun 2026 bukan sekadar ajang pertandingan biasa. Di balik turnamen tersebut, ada cerita dan kepedulian Komandan Kodim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf. Yan Manggala Doli Simanjuntak, terhadap perkembangan olahraga biliar di Kabupaten Teluk Bintuni.
Perwira TNI AD berusia 43 tahun itu mengaku ide menggelar turnamen muncul dari kebiasaannya berkumpul dan bermain biliar bersama para penghobi di Bintuni. Dari aktivitas santai tersebut, Letkol Yan melihat banyak pemain muda yang memiliki kemampuan di atas rata-rata.
“Awalnya karena sering kumpul dan bermain bersama teman-teman penghobi biliar di Bintuni. Dari situ saya lihat ternyata banyak anak-anak muda yang punya bakat dan potensi besar,” ujar Letkol Yan.
Menurutnya, potensi atlet lokal perlu mendapat wadah kompetisi yang lebih baik agar kemampuan mereka terus berkembang. Ia menilai selama ini banyak pemain berbakat yang belum memiliki kesempatan tampil dalam turnamen berskala besar.
Karena itu, melalui Dandim Cup I Tahun 2026, ia ingin menghadirkan ruang pembinaan sekaligus pengalaman bertanding bagi atlet-atlet muda di Teluk Bintuni.
“Kalau tidak diberikan ruang dan pembinaan, potensi mereka akan sulit berkembang. Saya berharap turnamen ini bisa menjadi awal lahirnya atlet-atlet biliar berprestasi dari Bintuni,” katanya.

Berkat dukungan panitia dan relasi yang dimiliki Letkol Yan, turnamen perdana tersebut bahkan mampu menghadirkan sejumlah atlet nasional hingga pemain dari luar negeri. Kehadiran para pemain berpengalaman itu diharapkan dapat menambah motivasi sekaligus pengalaman bagi atlet lokal.
Meski menjadi penggagas turnamen, Letkol Yan tetap tampil sederhana. Ia menegaskan kesuksesan penyelenggaraan kegiatan bukan hasil kerja sendiri, melainkan dukungan banyak pihak, termasuk insan pers di Kabupaten Teluk Bintuni.
“Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman wartawan, khususnya PWI Teluk Bintuni, yang ikut membantu mempromosikan kegiatan ini sehingga bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.
Tidak hanya aktif membina olahraga, Letkol Yan juga dikenal memiliki perjalanan panjang dalam dunia militer. Sebelum menjabat sebagai Dandim 1806/Teluk Bintuni sejak Desember 2025, ia pernah bertugas sebagai Pabandya Lit di Kodam XII/Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat.
Ia juga cukup lama bertugas di Sulawesi Selatan, khususnya di Benteng Kabupaten Pinrang, sejak tahun 2007 hingga 2018. Di sana, Letkol Yan mengemban berbagai tugas mulai dari Danton hingga Danki di Yonif 721/Makassau.
Di tengah kesibukannya sebagai prajurit TNI, Letkol Yan tetap menaruh perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda, termasuk melalui olahraga biliar. Ia mengaku sering melihat anak-anak usia SD hingga SMP yang sudah memiliki kemampuan bermain cukup baik.
“Animo masyarakat terhadap olahraga biliar di Bintuni sangat tinggi. Banyak anak-anak yang kemampuan bermainnya sudah bagus. Tinggal bagaimana dilakukan pembinaan secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan POBSI Teluk Bintuni dapat terus melakukan pembinaan sehingga lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional maupun nasional.
Melalui Turnamen Billiard Bintuni Open Nine Ball Dandim Cup I Tahun 2026, Letkol Yan ingin olahraga biliar tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi jalan bagi generasi muda Teluk Bintuni untuk meraih prestasi.
[hs]








