Home / Berita / Nasional / Papua Barat / Teluk Bintuni

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:35 WIT

Aisyiyah dan Muhammadiyah Perkuat Pendidikan Berkemajuan di Teluk Bintuni

Bintuni, Mediaprorakyat.com – Pimpinan Aisyiyah Kabupaten Teluk Bintuni menggelar Tasyakuran Milad Aisyiyah ke-109 tingkat nasional dan Milad Aisyiyah Kabupaten Teluk Bintuni ke-20 di SMA Muhammadiyah Bintuni, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, SE., MH, Forkopimda, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, jajaran Muhammadiyah dan Aisyiyah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Pimpinan Aisyiyah Kabupaten Teluk Bintuni, Zulaikha Kaitam, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Milad Aisyiyah tahun ini mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”.

Menurutnya, tema tersebut membawa pesan penting bahwa dakwah Aisyiyah harus hadir tanpa sekat perbedaan suku, budaya, pilihan politik, maupun status sosial ekonomi.

“Kasih sayang Islam bersifat universal. Di mana ada anak putus sekolah, perempuan mengalami kekerasan, maupun masyarakat yang tertimpa bencana, di situlah tangan-tangan ikhlas Aisyiyah harus hadir membawa solusi dan kedamaian,” ujarnya.

Ia mengatakan tantangan zaman ke depan semakin kompleks, mulai dari pergeseran moral, tantangan ekonomi, hingga persoalan ketahanan keluarga di era digital. Karena itu, melalui momentum Milad ke-109 ini, Aisyiyah berkomitmen memperkuat kompetensi kader agar menjadi perempuan berkemajuan yang cerdas, adaptif terhadap teknologi, namun tetap kokoh memegang nilai-nilai ideologi keislaman.

Zulaikha juga menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 20 tahun Aisyiyah di Kabupaten Teluk Bintuni yang terus berkembang di bidang pendidikan.

“Alhamdulillah, selama 20 tahun Aisyiyah di Kabupaten Teluk Bintuni, kami telah memiliki delapan TK ABA yang tersebar di Distrik Bintuni, Manimeri, Tomu, dan Sumuri,” katanya.

Ia turut mengapresiasi seluruh kader dan pejuang Aisyiyah yang telah mewakafkan waktu, tenaga, dan pikiran demi tegaknya dakwah dan pendidikan di Kabupaten Teluk Bintuni.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Teluk Bintuni, Abdul Samad Bauw, S.Pd.I, berharap adanya perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sarana pendidikan Muhammadiyah di daerah tersebut.

Ia menjelaskan, sejak tahun 2006 Kabupaten Teluk Bintuni telah menerapkan pendidikan gratis. Namun, kondisi gedung sekolah Muhammadiyah saat ini dinilai sudah tidak layak digunakan.

“Ketika hujan, gedung sekolah sering bocor sehingga anak-anak kesulitan belajar. Harapan kami ke depan, Muhammadiyah bisa memiliki gedung sekolah yang representatif untuk SD, SMP hingga SMA Muhammadiyah,” ungkapnya.

Abdul Samad juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Kabupaten Teluk Bintuni.

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE., MH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kiprah Aisyiyah yang telah berkontribusi besar di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan perempuan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, kami mengucapkan selamat Milad ke-109 kepada Aisyiyah dan Milad ke-20 kepada Aisyiyah Kabupaten Teluk Bintuni. Perjalanan panjang ini menjadi bukti bahwa Aisyiyah adalah gerakan perempuan Islam berkemajuan yang konsisten dalam dakwah dan pendidikan,” ujarnya.

Menurut Bupati, Aisyiyah bukan hanya organisasi perempuan, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Ia juga meminta Dinas Pendidikan membantu kebutuhan fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah Aisyiyah, termasuk pembangunan sarana pendukung seperti toilet dan fasilitas belajar lainnya.

“Pemerintah daerah tetap mendukung program-program kerja Aisyiyah. Apa yang bisa dibantu akan kami bantu,” tegasnya.

Dalam arahannya, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed, menyampaikan ucapan selamat Milad kepada seluruh keluarga besar Aisyiyah.

Ia menegaskan bahwa Aisyiyah memiliki peran penting dalam gerakan pencerdasan bangsa dan pemberdayaan perempuan sejak awal berdiri.

“Aisyiyah adalah organisasi perempuan yang memiliki puluhan perguruan tinggi, ratusan sekolah, dan lebih dari 23 ribu TK ABA di seluruh Indonesia. Ini merupakan sumbangan besar Aisyiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.

Abdul Mu’ti menjelaskan, pemerintah saat ini memberikan perhatian serius terhadap pendidikan anak usia dini melalui program wajib belajar 13 tahun yang dimulai dari taman kanak-kanak.

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi murid TK sebesar Rp450 ribu per tahun.

Ia turut mengapresiasi kiprah Aisyiyah dalam membangun pendidikan berbasis masyarakat dan pemberdayaan perempuan yang telah berkembang hingga ke luar negeri, termasuk pendirian TK ABA di Malaysia dan Mesir.

Menurutnya, tema dakwah kemanusiaan dan perdamaian sangat relevan dengan ajaran Islam sebagai rahmatan lil alamin.

“Dakwah adalah proses menghadirkan Islam sebagai agama yang membawa cahaya kebenaran, membebaskan manusia dari kegelapan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Abdul Mu’ti juga menekankan pentingnya pendidikan keluarga dalam membangun generasi Indonesia yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia.

Ia menilai keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga harus melibatkan empat pusat pendidikan, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media massa.

“Peran ibu sangat penting dalam pendidikan keluarga. Pendidikan pertama dan utama adalah pendidikan di rumah dengan ibu sebagai pendidik utama,” pungkasnya.

Acara tasyakuran Milad Aisyiyah tersebut berlangsung penuh kekeluargaan dan semangat kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi ajang memperkuat dakwah kemanusiaan, pendidikan, dan perdamaian di Kabupaten Teluk Bintuni.

 

[hs]

 

Share :

Baca Juga

Berita

PPP Fakfak Perkuat Organisasi Lewat Muscab VI, Bidik Kemenangan pada Pemilu 2029
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, Amos Atkana. (Foto: Istimewa)

Berita

Teluk Bintuni Catat 1.350 Kasus HIV/AIDS, Ombudsman Minta Kolaborasi Semua Pihak
Wakil Bupati, Joko Lingara Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Teluk Bintuni dalam Pengendalian Penyakit Menular

Berita

Joko Lingara Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Tekan Kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis R. Manobi.

Berita

Kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni Meningkat, Dari 1.147 Menjadi 1.350 Kasus Hingga Mei 2026
Mantan Ketua KPU Papua Barat, Amos Atkana, yang kini menjabat sebagai Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, mendorong langkah administratif dan penegakan etik terhadap Ketua KPU Teluk Bintuni yang berstatus tersangka. (Foto: Istimewa)

Berita

Amos Atkana Soroti Status Tersangka Ketua KPU Teluk Bintuni
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Dinas Ketahanan Pangan bersama Koordinator Bulog kepada Plt. Kepala Distrik Kurulu, Natalis Surabut, S.IP. Kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang berlangsung di Kantor Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Berita

Bantuan Pangan Meningkat, Pemkab Jayawijaya Salurkan 23 Ton Beras untuk Warga Kurulu
Dr. Henry Bangga! Pelajar Teluk Bintuni Sudah Mampu Pidato Bahasa Inggris, Siap Jadi Pemimpin Masa Depan. Tampak Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, menyerahkan hadiah kepada salah satu peserta Porseni 2026 saat penutupan kegiatan, Minggu (14/6/2026). Foto: Istimewa.

Berita

Dr. Henry Bangga, Pelajar Teluk Bintuni Mahir Pidato Bahasa Inggris

Berita

Wakil Bupati Teluk Bintuni: Harus Berprestasi, Pesannya Saat Tutup Porseni 2026