Home / Berita / Papua Barat / Teluk Bintuni

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:11 WIT

BPS Papua Barat: Teluk Bintuni Catat Penurunan Kemiskinan Ekstrem Terbaik di Papua Barat

Manokwari, Mediaprorakyat.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Barat mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan dalam dua tahun terakhir.

Kepala BPS Provinsi Papua Barat, Ir. Merry, M.P., menyampaikan bahwa Kabupaten Teluk Bintuni menjadi daerah dengan capaian penurunan kemiskinan ekstrem tertinggi di Papua Barat pada periode 2024–2026.

“Kabupaten yang paling berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan ekstrem dari periode 2024–2025 hingga 2025–2026 adalah Kabupaten Teluk Bintuni, dengan realisasi penurunan hingga mencapai 5,86 persen,” ujar Merry saat kegiatan Musrenbang Otonomi Khusus (Otsus) dan RKPD Papua Barat Tahun 2027 di Manokwari, Kamis (7/5/2026).

Menurut data BPS Papua Barat, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Teluk Bintuni berhasil ditekan dari 18,07 persen pada tahun 2024 menjadi 5,86 persen pada tahun 2025. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari intervensi program pengentasan kemiskinan yang dilakukan pemerintah daerah secara terarah dan berkelanjutan.

Merry menyebutkan, secara nasional Teluk Bintuni bahkan masuk dalam jajaran daerah dengan penurunan kemiskinan ekstrem terbaik di Indonesia.

“Dari 514 kabupaten/kota di Indonesia, Teluk Bintuni mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga berada pada kisaran 5–6 persen. Ini tentu patut diapresiasi,” katanya.

BPS juga menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan masyarakat. Langkah itu dinilai selaras dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi data sosial ekonomi nasional.

“Dengan menggunakan DTSEN, terutama desil 1 sampai 4 sebagai dasar intervensi program, maka sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dapat berjalan lebih efektif dalam percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem,” jelas Merry.

Meski demikian, BPS mengingatkan bahwa upaya menekan angka kemiskinan harus terus diiringi dengan pelaksanaan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Kolaborasi pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat sangat penting. OPD teknis juga harus memastikan program yang dijalankan benar-benar menyasar kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

BPS Papua Barat juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kerja sama dengan BPS melalui nota kesepahaman (MoU), agar pemanfaatan data sosial ekonomi dapat lebih maksimal dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah.

Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dinilai layak kembali memperoleh dana insentif fiskal dari pemerintah pusat sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan menurunkan kemiskinan ekstrem di daerah.

 

[tim/hs]

Share :

Baca Juga

Berita

PPP Fakfak Perkuat Organisasi Lewat Muscab VI, Bidik Kemenangan pada Pemilu 2029
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, Amos Atkana. (Foto: Istimewa)

Berita

Teluk Bintuni Catat 1.350 Kasus HIV/AIDS, Ombudsman Minta Kolaborasi Semua Pihak
Wakil Bupati, Joko Lingara Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Teluk Bintuni dalam Pengendalian Penyakit Menular

Berita

Joko Lingara Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Tekan Kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis R. Manobi.

Berita

Kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni Meningkat, Dari 1.147 Menjadi 1.350 Kasus Hingga Mei 2026
Mantan Ketua KPU Papua Barat, Amos Atkana, yang kini menjabat sebagai Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, mendorong langkah administratif dan penegakan etik terhadap Ketua KPU Teluk Bintuni yang berstatus tersangka. (Foto: Istimewa)

Berita

Amos Atkana Soroti Status Tersangka Ketua KPU Teluk Bintuni
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Dinas Ketahanan Pangan bersama Koordinator Bulog kepada Plt. Kepala Distrik Kurulu, Natalis Surabut, S.IP. Kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang berlangsung di Kantor Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Berita

Bantuan Pangan Meningkat, Pemkab Jayawijaya Salurkan 23 Ton Beras untuk Warga Kurulu
Dr. Henry Bangga! Pelajar Teluk Bintuni Sudah Mampu Pidato Bahasa Inggris, Siap Jadi Pemimpin Masa Depan. Tampak Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, menyerahkan hadiah kepada salah satu peserta Porseni 2026 saat penutupan kegiatan, Minggu (14/6/2026). Foto: Istimewa.

Berita

Dr. Henry Bangga, Pelajar Teluk Bintuni Mahir Pidato Bahasa Inggris

Berita

Wakil Bupati Teluk Bintuni: Harus Berprestasi, Pesannya Saat Tutup Porseni 2026