Mimika, Mediaprorakyat.com — Yohanis Manibuy menghadiri rapat koordinasi seluruh kepala daerah se-Tanah Papua dalam rangka memperkuat implementasi Otonomi Khusus (Otsus) serta percepatan pembangunan di Tanah Papua.
Kegiatan yang diselenggarakan Asosiasi Kepala Daerah Provinsi se-Tanah Papua itu berlangsung selama dua hari, 11–12 Mei 2026, di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Forum tersebut menghadirkan enam gubernur serta para bupati dan wali kota se-Tanah Papua.
Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Hoiruddin Hasibuan. Hadir pula anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, bersama sejumlah kementerian, lembaga, dan pemangku kebijakan strategis lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Yohanis Manibuy didampingi Rifaldhi Kwando selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappelitbangda Kabupaten Teluk Bintuni.
Forum mengusung tema “Penguatan Implementasi Kebijakan Otonomi Khusus Papua dalam rangka mewujudkan Papua yang lebih sejahtera” sebagai langkah strategis mempercepat pembangunan melalui penguatan kebijakan Otsus.
Dalam kesempatan itu, Bupati Teluk Bintuni menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas peningkatan alokasi Dana Otsus Papua tahun 2026.
Dalam rakor tersebut terungkap bahwa alokasi Dana Otonomi Khusus Papua tahun anggaran 2026 meningkat signifikan hingga mencapai Rp12,69 triliun.
Menurut Yohanis Manibuy, kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di daerah otonomi khusus, terutama untuk sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat asli Papua.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Presiden Prabowo. Kenaikan Dana Otsus adalah bukti pemerintah pusat hadir dan mendengar aspirasi daerah. Kami berharap kolaborasi melalui Rakor Otsus kepala daerah se-Tanah Papua dapat memperkuat implementasi Otsus agar lebih produktif dan selaras dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Yohanis Manibuy.
Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, lanjutnya, siap terlibat aktif dalam sinergi bersama pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan agar pemanfaatan Dana Otsus selaras dengan arah pembangunan nasional dan kebutuhan masyarakat di akar rumput.
Dukungan juga diberikan terhadap pelaksanaan berbagai program strategis nasional di Tanah Papua yang akan terus berjalan hingga periode 2027–2029.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Kepala Daerah se-Tanah Papua, Meki Fritz Nawipa, menegaskan bahwa forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan arah, komitmen, dan langkah bersama dalam mempercepat pembangunan Papua yang inklusif dan berdaya saing.
Ia mengajak seluruh kepala daerah memastikan setiap dana Otsus yang dikucurkan pemerintah pusat benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua.
Rakor tersebut diharapkan menghasilkan langkah strategis dan konkret dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan efektivitas penggunaan Dana Otsus, serta mempercepat pembangunan di berbagai sektor demi mewujudkan Papua yang maju dan sejahtera.
[tim/hs]








