Home / Berita / Sosial Budaya / Teluk Bintuni

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:40 WIT

HUT Ke-14 Pakuwojo Teluk Bintuni, Syamsul Huda: Dinamika Organisasi Harus Disikapi dengan Hati

Keterangan foto: Ketua Pakuwojo Teluk Bintuni, Syamsul Huda (baju merah), didampingi Sekretaris Wagiman (baju hitam) , saat melakukan pemotongan tumpeng dalam rangka peringatan HUT ke-14 Pakuwojo.

Keterangan foto: Ketua Pakuwojo Teluk Bintuni, Syamsul Huda (baju merah), didampingi Sekretaris Wagiman (baju hitam) , saat melakukan pemotongan tumpeng dalam rangka peringatan HUT ke-14 Pakuwojo.

Keterangan foto: Ketua Pakuwojo Teluk Bintuni, Syamsul Huda, menegaskan bahwa dinamika dalam organisasi adalah sebuah keniscayaan yang harus disikapi dengan bijak, mengedepankan hati nurani, serta tanpa mendahulukan kepentingan pribadi maupun golongan.
Keterangan foto: Ketua Pakuwojo Teluk Bintuni, Syamsul Huda, menegaskan bahwa dinamika dalam organisasi adalah sebuah keniscayaan yang harus disikapi dengan bijak, mengedepankan hati nurani, serta tanpa mendahulukan kepentingan pribadi maupun golongan.
Bintuni, Mediaprorakyat.com – Paguyuban Keluarga Wong Jowo (Pakuwojo) Kabupaten Teluk Bintuni memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 yang dirangkaikan dengan aksi donor darah, Sabtu (9/5/2026), di Pendopo Pakuwojo, Komplek Awarepi.

Mengusung tema “Guyub Rukun Mbangun Karyo, Manunggal Ing Roso” atau Guyub Rukun Membangun Karya, Bersatu dalam Rasa, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus mempertegas komitmen organisasi dalam menjaga persatuan di tengah dinamika internal.

Ketua Karateker Pakuwojo Teluk Bintuni, Syamsul Huda, dalam sambutannya menegaskan bahwa perjalanan organisasi selama 14 tahun merupakan proses panjang yang penuh pembelajaran.

Menurutnya, Pakuwojo telah tumbuh menjadi wadah pemersatu warga Jawa di Teluk Bintuni, tempat mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat luas maupun pemerintah daerah.

“Pakuwojo didirikan bukan untuk kepentingan pribadi ataupun golongan tertentu, tetapi sebagai rumah besar bersama yang menjunjung tinggi semangat gotong royong,” tegas Syamsul.

Ia mengajak seluruh warga keturunan Jawa di Teluk Bintuni untuk terus menjaga kerukunan dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan persatuan dan persaudaraan.

Syamsul menekankan bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi adalah hal yang wajar dan tidak seharusnya menjadi pemicu perpecahan.

“Perbedaan pendapat adalah keniscayaan dalam sebuah organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan hati, dengan niat tulus, tanpa mengedepankan kepentingan pribadi maupun golongan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsul juga menjelaskan posisi kepengurusan karateker sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), yakni sebagai pengurus sementara yang bertugas menjalankan roda organisasi hingga terbentuknya kepengurusan definitif melalui musyawarah daerah.

Ia menegaskan, kepengurusan karateker tidak boleh dijadikan alat untuk memperpanjang konflik internal.

“Karateker hadir untuk menjaga keberlangsungan organisasi, bukan memperuncing dinamika yang ada,” katanya.

Syamsul turut mengulas perjalanan organisasi, termasuk pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I pada 9 September 2024 yang saat itu hanya difokuskan pada pembahasan perbaikan AD/ART akibat kondisi organisasi yang belum kondusif.

Upaya pelaksanaan Musda kembali dilakukan pada 2025, namun belum membuahkan hasil karena berbagai kendala teknis dan organisatoris.

Meski demikian, ia optimistis Musda I yang direncanakan dalam waktu dekat dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan organisasi.

“Saya percaya, jika kita semua mengedepankan prasangka baik dan menanggalkan ego masing-masing, maka seluruh persoalan dapat diselesaikan demi kemajuan Pakuwojo,” tambahnya.

Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, rangkaian peringatan HUT ke-14 Pakuwojo juga diisi dengan kegiatan donor darah.

Aksi sosial tersebut menjadi simbol semangat berbagi sekaligus bukti kontribusi nyata Pakuwojo bagi masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni.

[hs]

 

Share :

Baca Juga

Berita

PPP Fakfak Perkuat Organisasi Lewat Muscab VI, Bidik Kemenangan pada Pemilu 2029
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, Amos Atkana. (Foto: Istimewa)

Berita

Teluk Bintuni Catat 1.350 Kasus HIV/AIDS, Ombudsman Minta Kolaborasi Semua Pihak
Wakil Bupati, Joko Lingara Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Teluk Bintuni dalam Pengendalian Penyakit Menular

Berita

Joko Lingara Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Masyarakat Tekan Kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis R. Manobi.

Berita

Kasus HIV/AIDS di Teluk Bintuni Meningkat, Dari 1.147 Menjadi 1.350 Kasus Hingga Mei 2026
Mantan Ketua KPU Papua Barat, Amos Atkana, yang kini menjabat sebagai Kepala Perwakilan Ombudsman RI Papua Barat, mendorong langkah administratif dan penegakan etik terhadap Ketua KPU Teluk Bintuni yang berstatus tersangka. (Foto: Istimewa)

Berita

Amos Atkana Soroti Status Tersangka Ketua KPU Teluk Bintuni
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Dinas Ketahanan Pangan bersama Koordinator Bulog kepada Plt. Kepala Distrik Kurulu, Natalis Surabut, S.IP. Kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat yang berlangsung di Kantor Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Berita

Bantuan Pangan Meningkat, Pemkab Jayawijaya Salurkan 23 Ton Beras untuk Warga Kurulu
Dr. Henry Bangga! Pelajar Teluk Bintuni Sudah Mampu Pidato Bahasa Inggris, Siap Jadi Pemimpin Masa Depan. Tampak Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, menyerahkan hadiah kepada salah satu peserta Porseni 2026 saat penutupan kegiatan, Minggu (14/6/2026). Foto: Istimewa.

Berita

Dr. Henry Bangga, Pelajar Teluk Bintuni Mahir Pidato Bahasa Inggris

Berita

Wakil Bupati Teluk Bintuni: Harus Berprestasi, Pesannya Saat Tutup Porseni 2026