Manokwari, Mediaprorakyat.com – Yohanis Manibuy resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (MabiCab) Gerakan Pramuka Kabupaten Teluk Bintuni masa bakti 2025–2030.
Pelantikan tersebut dilakukan bersama para bupati se-Papua Barat lainnya dalam rangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Papua Barat Tahun 2026 yang berlangsung di Aston Niu Hotel Manokwari, Kamis (07/05/2026).
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Dominggus Mandacan selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Papua Barat.
Dalam sambutannya, Dominggus Mandacan menegaskan bahwa generasi muda yang dibina melalui Gerakan Pramuka merupakan harapan bangsa dan calon penerus cita-cita perjuangan nasional yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, Gerakan Pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda yang mendapat kepercayaan penuh dari pemerintah dalam membentuk karakter anak bangsa agar memiliki disiplin tinggi, keterampilan, ketangguhan mental, serta jiwa nasionalisme dan patriotisme yang kuat.
“Gerakan Pramuka diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, ilmu pengetahuan, ketangkasan, disiplin, serta kekuatan fisik dan mental sehingga menjadi generasi muda yang tangguh dan penerus cita-cita perjuangan bangsa,” ujar Dominggus.
Ia menilai pelantikan para bupati sebagai Ketua MabiCab sangat strategis karena dilaksanakan bersamaan dengan agenda Musrenbang Provinsi Papua Barat, yang menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Pembangunan sumber daya manusia melalui Gerakan Pramuka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perencanaan pembangunan daerah, khususnya pembangunan SDM di Papua Barat,” katanya.
Dominggus juga menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Majelis Pembimbing memiliki peran penting dalam memberikan dukungan moral, organisatoris, material hingga finansial kepada kwartir daerah maupun kwartir cabang.
Kepada para bupati yang baru dilantik, ia menekankan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen dalam membina generasi muda di daerah masing-masing agar memiliki karakter kuat dan menjunjung tinggi nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka.
Ia juga meminta para kepala daerah memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan kwartir cabang dan gugus depan di sekolah-sekolah.
“Pramuka harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembinaan karakter generasi muda serta menangani isu sosial, pendidikan dan lingkungan hidup,” tegasnya.
Selain itu, Dominggus mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah kwartir cabang di Papua Barat yang masa baktinya telah berakhir. Karena itu, ia meminta dukungan para Ketua MabiCab untuk segera melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) guna memilih kepengurusan baru.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Papua Barat juga menyoroti agenda nasional Gerakan Pramuka tahun 2026 yakni Jambore Nasional (Jamnas) di Cibubur, Jakarta, serta persiapan Jambore Dunia tahun 2027 di Polandia.
Ia berharap seluruh pemerintah kabupaten memberikan dukungan kepada peserta Pramuka Penggalang tingkat SMP yang akan mewakili Papua Barat dalam kegiatan nasional maupun internasional tersebut.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk membangkitkan kembali semangat kepanduan di Tanah Papua Barat, Bumi Kasuari yang kita cintai,” ucapnya.
Mengakhiri sambutannya, Dominggus Mandacan mengucapkan selamat kepada seluruh Ketua MabiCab yang baru dilantik dan berharap Gerakan Pramuka semakin maju serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan generasi muda di Papua Barat.
Pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan menjadi momentum penguatan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
[hs]








