Bintuni, Mediaprorakyat.com – Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, S.Pd., S.IP., M.M., menegaskan bahwa proses belajar mengajar di wilayahnya tetap dilaksanakan secara tatap muka.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pertanyaan dari sejumlah orang tua terkait sistem pembelajaran, apakah dilakukan secara daring atau tatap muka.
“Saya menerima beberapa pertanyaan dari orang tua melalui WhatsApp terkait proses belajar mengajar. Saya sampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar masih tetap dilakukan secara tatap muka,” ujar Henry kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis malam (26/3/2026).
Ia menjelaskan, keputusan tersebut telah melalui koordinasi dengan Kementerian Pendidikan, sehingga pelaksanaan pembelajaran di Kabupaten Teluk Bintuni tetap berjalan seperti biasa.
Lebih lanjut, Henry menegaskan bahwa setelah libur Lebaran 2026, sekolah akan kembali dibuka pada 30 Maret 2026. Seluruh kepala sekolah dan guru diminta untuk kembali ke tempat tugas masing-masing guna menjalankan tanggung jawab pendidikan.
“Saya tegaskan, setelah libur Lebaran 2026 sekolah dibuka kembali pada 30 Maret 2026. Kepala sekolah dan guru harus sudah kembali ke tempat tugas untuk melaksanakan kewajiban mereka. Jangan ada yang meninggalkan tempat tugas,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Henry juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Teluk Bintuni, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.
“Kami berharap orang tua siswa, pemerintah distrik, dan kampung dapat bersama-sama mendukung pendidikan. Jika ada kebutuhan atau persoalan yang berkaitan dengan dunia pendidikan, dinas siap menampung laporan dan mempelajari permasalahan tersebut,” imbuhnya.
Pemerintah daerah berharap seluruh tenaga pendidik dan masyarakat dapat bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Teluk Bintuni.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut memantau dan mengawasi kinerja penyelenggaraan pendidikan demi terciptanya sistem pendidikan yang lebih baik. [hs]








