Bintuni, Mediaprorakyat.com – Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Teluk Bintuni menetapkan sejumlah agenda dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Agenda tersebut meliputi pelaksanaan Salat Idul Fitri di sejumlah masjid serta pawai takbiran dengan konsep lomba mobil hias.
Keputusan ini merupakan hasil musyawarah rapat PHBI yang digelar pada 5 Maret 2026 di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Teluk Bintuni, Jalan Tisai SP5. Rapat tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Daerah, kepolisian, Kementerian Agama, pengurus MUI, organisasi masyarakat Islam, serta para ta’mir masjid.
Ketua PHBI Teluk Bintuni, Sulaiman Rumwokas, mengatakan bahwa rapat tersebut membahas kesiapan pelaksanaan Salat Idul Fitri dan pawai takbiran agar berlangsung tertib, aman, dan meriah.
“PHBI bersama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni telah berkoordinasi terkait pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah. Untuk wilayah Km hingga pusat kota sampai SP akan dilaksanakan di masjid-masjid yang telah ditentukan oleh panitia,” ujar Sulaiman, Selasa (17/3/2026).
Ia menambahkan, Wakil Bupati Teluk Bintuni dijadwalkan melaksanakan Salat Idul Fitri di Distrik Tomu bersama keluarga. Oleh karena itu, PHBI juga menyiapkan lokasi pelaksanaan salat di wilayah tersebut.
Adapun masjid yang ditetapkan sebagai lokasi Salat Idul Fitri pada 1 Syawal 1447 H atau 20 Maret 2026 di antaranya Masjid Bataliyon Km 12, Masjid As-Syifa Km 7, Masjid Al-Munawwarah Kota Bintuni, Masjid Al-Fatihah Tahiti, Masjid Al-Jamiah H. Tek, Masjid Nurul Jihad Kampung Nelayan, Masjid Quba Pasar Sentral, Masjid Al-Akbar Al-Muttaqin Kampung Lama, Masjid Al-Maun Panti Asuhan Muhammadiyah, Masjid At-Taqwa SP5, Masjid Baitul Amin SP4, Masjid Al-Fatah SP1, Masjid SP3, Masjid Al-Falah Distrik Tomu Kampung Sebyar Rejosari, serta Masjid Quba Kampung Tomu.
Selain itu, PHBI juga akan menggelar pawai takbiran dengan konsep lomba mobil hias. Pawai akan dimulai dari Masjid At-Taqwa SP5 dan berakhir di Masjid Al-Akbar Al-Muttaqin Kampung Lama.
“Peserta diharapkan menggunakan kendaraan roda empat seperti mobil pikap atau truk yang dihias sesuai tema,” jelas Sulaiman.
Tema yang diusung tahun ini adalah “Sehat, Energik, Religius, Andal, Smart dan Inovatif.” Setiap kendaraan hias akan diisi oleh 7 hingga 10 peserta yang mengenakan busana muslim rapi serta menampilkan identitas masjid masing-masing.
Penilaian lomba meliputi lantunan takbir dan kualitas suara, dekorasi kendaraan, kerapian dan kekompakan peserta, serta ketertiban dalam berlalu lintas.
Sulaiman juga mengingatkan seluruh peserta agar sudah berada di lokasi start pada pukul 19.00 WIT untuk mengikuti Shalat Isya berjamaah sebelum pawai dimulai.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Polres Teluk Bintuni, panitia mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua dalam pawai takbiran demi menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memeriahkan malam takbiran dengan tetap menjaga ketertiban, keselamatan, dan suasana yang religius,” tutupnya. [tim, hs]








