Wamena | Mediaprorakyat.com — Bupati Kabupaten Jayawijaya, Atenius Murib, melakukan kunjungan langsung ke Pasar Sentral Jibama untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok serta meninjau aktivitas perdagangan di pasar tersebut, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIT.
Kunjungan ini dilakukan bersama jajaran pemerintah daerah dan pemerintah Provinsi Papua Pegunungan guna mengecek harga sembako sekaligus memastikan penataan Pasar Jibama berjalan tertib dan memberikan ruang yang layak bagi para pedagang, khususnya mama-mama Orang Asli Papua (OAP).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Atenius Murib didampingi Pelaksana Tugas Kepala Bappeda, perwakilan Dinas Perhubungan, serta Biro Umum Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Rombongan meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Jibama yang berada di Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya.
Pemerintah daerah melakukan pengecekan terhadap berbagai komoditas yang dijual para pedagang, terutama kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, serta bahan pangan lainnya yang dipasarkan oleh pedagang dan mama-mama pasar.
Bupati Atenius Murib mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memastikan harga sembako tetap stabil sekaligus menata sistem penjualan di Pasar Jibama agar lebih tertib dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.
Menurutnya, pemerintah daerah telah menyiapkan konsep penataan pasar dengan memisahkan jenis-jenis dagangan. Produk sembako, pakaian, dan berbagai kebutuhan lainnya dapat dijual di ruko maupun di dalam area pasar yang telah disediakan.
Sementara itu, mama-mama Orang Asli Papua yang menjual hasil kebun seperti sayur-sayuran, ubi, dan komoditas lokal lainnya tetap dapat berjualan di area pasar yang telah ditetapkan.
“Kami ingin Pasar Jibama ini tertib dan memberikan ruang yang baik bagi mama-mama OAP untuk berjualan hasil kebun mereka,” ujar Bupati.
Selain meninjau aktivitas perdagangan, Bupati juga memberikan pesan kepada para pemuda di sekitar pasar agar turut menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pasar.
Ia menegaskan bahwa keamanan pasar sangat penting agar para pedagang, khususnya mama-mama pasar, tidak merasa takut atau trauma saat berjualan.
“Kami minta kepada pemuda-pemudi di sekitar pasar untuk ikut menjaga keamanan bersama. Jangan sampai mama-mama pedagang merasa takut atau trauma saat berjualan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan para pedagang agar memiliki identitas kependudukan yang jelas. Pedagang yang belum memiliki KTP Kabupaten Jayawijaya diminta segera mengurus atau menyesuaikan KTP sesuai domisili.
Menurutnya, kepemilikan KTP Jayawijaya menjadi salah satu syarat penting bagi pedagang yang ingin menjalankan aktivitas jual beli di wilayah tersebut.
Pemerintah daerah berharap penataan Pasar Jibama dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan pasar yang tertib, aman, dan mendukung kesejahteraan pedagang lokal di Kabupaten Jayawijaya.
[js]










