Home / Berita

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:03 WIT

Liberius Mabel Definitif Pimpin Dinas Koperasi Jayawijaya, Siapkan 18 Titik Pembangunan Koperasi Desa

Wamena | Mediaprorakyat.com — Liberius Mabel, S.Sos., resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja definitif Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Dalam masa awal kepemimpinannya, pemerintah daerah menargetkan pembangunan koperasi desa di 18 titik sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kampung.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Jayawijaya, Liberius Mabel, mengatakan pihaknya saat ini mulai mempersiapkan berbagai dokumen dan penentuan lokasi pembangunan koperasi desa sesuai arahan pimpinan daerah.

Dalam keterangannya di Wamena, Kamis (5/3/2026), Mabel menjelaskan bahwa dinas yang dipimpinnya merupakan dinas baru yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, sehingga saat ini masih dalam tahap koordinasi serta konsolidasi program kerja.

“Kami baru diberikan tugas oleh Bupati, sehingga seluruh program masih dalam tahap koordinasi. Karena dinas ini baru terbentuk, kami menargetkan dalam dua minggu ke depan sudah dapat memastikan lokasi pembangunan koperasi desa sesuai arahan pimpinan di 18 titik,” ujar Mabel.

Menurutnya, pembangunan koperasi desa memerlukan sejumlah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh pemerintah daerah bersama masyarakat adat setempat, terutama terkait dokumen pelepasan tanah ulayat.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah akan menyiapkan berbagai dokumen pendukung, termasuk surat pelepasan tanah adat serta berita acara kesepakatan anggota koperasi. Tanah yang disiapkan masyarakat adat nantinya akan dihibahkan kepada pemerintah kampung dan menjadi aset resmi pemerintah kampung untuk pembangunan koperasi.

“Setelah masyarakat adat dan pemilik hak ulayat menyiapkan dokumen pelepasan tanah, maka tanah tersebut akan dihibahkan kepada pemerintah kampung. Selanjutnya koperasi kampung akan dibangun di atas tanah itu,” jelasnya.

Mabel menambahkan bahwa setiap kampung telah memiliki akta pendirian koperasi melalui akta notaris yang memuat struktur kepengurusan. Para pengurus koperasi nantinya akan mengundang masyarakat setempat untuk bergabung sebagai anggota koperasi.

Baca Juga  Polres Teluk Bintuni Buat Program Keagamaan, Tujuannya? 

“Dalam pertemuan itu akan dibuat kesepakatan bersama yang dituangkan dalam berita acara keanggotaan koperasi. Koperasi ini bukan proyek pribadi, tetapi merupakan aset pemerintah kampung yang dikelola oleh anggota koperasi,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kampung, pengurus koperasi, pemerintah distrik, serta pemerintah daerah melalui dinas terkait dalam menjalankan program tersebut.

Saat ini, pemerintah menargetkan seluruh dokumen pendukung di 18 titik dapat rampung pada awal Maret 2026 sehingga pembangunan koperasi desa dapat berjalan secara bertahap. Beberapa lokasi pembangunan bahkan telah direncanakan, antara lain di Distrik Asso Lokobal Kampung Sitanam, Distrik Maima, serta Distrik Asuklogima.

Mabel juga menanggapi polemik yang muncul di sejumlah kampung terkait nama koperasi yang disebut sebagai “Koperasi Merah Putih”. Ia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan ekonomi rakyat melalui koperasi.

Lebih lanjut, ia berharap masyarakat dapat melihat program koperasi desa sebagai upaya memperkuat potensi ekonomi lokal di Kabupaten Jayawijaya.

“Kemajuan ekonomi lokal kita sedang menurun. Karena itu semua harus dimulai dari semangat kerja kolektif generasi muda dan seluruh keluarga di kampung. Kita tidak bisa hanya menonton, tetapi harus mengambil bagian dalam pengembangan potensi kampung melalui koperasi,” katanya.

Selain aspek ekonomi, kehadiran koperasi desa juga diharapkan memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat.

Menurutnya, koperasi dapat menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk saling bekerja sama dalam mengembangkan potensi lokal. Ia juga menilai koperasi dapat menjadi wadah bagi generasi muda, termasuk mereka yang telah menyelesaikan pendidikan maupun yang putus sekolah, untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi kampung.

Baca Juga  Pengiriman Perdana Kargo LNG PT Padoma Ubodari Energy Resmi Dilepas di Teluk Bintuni

“Dengan adanya koperasi desa, kita bisa menghimpun, menyimpan, dan menyalurkan hasil bumi masyarakat secara lebih terorganisir. Kehadiran koperasi akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat di kampung,” pungkasnya.

[Js]

P.T MEDIA PRO RAKYAT

Share :

Baca Juga

Berita

Isu Teluk Bintuni Disorot dari Luar Daerah, Yohanis Akwan: Media Harus Lebih Selektif

Berita

Dr. Henry Arahkan Sekolah di Teluk Bintuni Benahi Data, Ketidaksesuaian Ijazah dan KK Disorot

Berita

Semarak Pembukaan MTQ ke-XI Teluk Bintuni, Wabup Joko Lingara Tekankan Spirit Religius

Berita

Pawai Ta’aruf MTQ ke-XI Teluk Bintuni Berlangsung Semarak, Wabup Joko Lingara Resmi Melepas

Berita

Ketua Panitia Ansar Mamboe: 12 Distrik dan 700 Peserta Ramaikan MTQ XI Teluk Bintuni

Berita

Polres Jayawijaya Musnahkan Ribuan Liter Miras dan Ganja, Tegaskan Perang Terhadap Barang Terlarang

Berita

Dodi Kreway Borong Dua Gol, Putra Telbin FC Raih Tiga Poin Perdana

Berita

Wabup Joko Lingara Buka Forum Perangkat Daerah 2027, Tekankan Sinergi dan Perencanaan Berkualitas