Home / Berita / Nasional / Papua Barat / Teluk Bintuni

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:00 WIT

Bupati Teluk Bintuni Sinkronkan Program Infrastruktur Bersama Kementerian dan Pemprov Papua Barat

Bupati Yohanis Manibuy (tengah) mengikuti rapat koordinasi infrastruktur bersama kementerian/lembaga dan Dinas PUPR Provinsi Papua Barat dalam rangka memperkuat kolaborasi pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni. (Foto: Istimewa)

Bupati Yohanis Manibuy (tengah) mengikuti rapat koordinasi infrastruktur bersama kementerian/lembaga dan Dinas PUPR Provinsi Papua Barat dalam rangka memperkuat kolaborasi pembangunan Kabupaten Teluk Bintuni. (Foto: Istimewa)

 

Manokwari, Mediaprorakyat.com — Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, S.E., M.H., menunjukkan keseriusannya dalam memperbaiki konektivitas antarwilayah distrik dan kampung di wilayah pemerintahannya. Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen mewujudkan visi pembangunan daerah “SERASI” pada periode kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Joko Lingara tahun 2025–2030.

Visi “SERASI” mencakup enam pilar utama pembangunan daerah, yakni mewujudkan masyarakat yang Sehat, Energik, Religius, Andal, Smart, dan Inovatif. Peningkatan aksesibilitas infrastruktur diharapkan menjadi sarana utama agar visi tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.

Peningkatan konektivitas diyakini tidak hanya mempermudah akses antarwilayah, tetapi juga mendorong pertumbuhan perdagangan, investasi, serta memperluas jangkauan pelayanan publik seperti pendidikan dan kesehatan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan kolaboratif yang dilaksanakan di Ruang Rapat Royal 2, Hotel Aston Niu Manokwari, Papua Barat, Senin (2/3/2026). Dalam pertemuan itu, Bupati Yohanis Manibuy didampingi Ketua BP3OKP (Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua), Irene Manibui, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, antara lain Plt Kepala Bappelitbangda Teluk Bintuni Rifaldhi Kwando, S.STP., M.AP., Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Teluk Bintuni Mozes Koropasi, dan staf terkait.

Pertemuan tersebut melibatkan Balai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), meliputi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P), dan Balai Wilayah Sungai (BWS), serta Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas PUPR. Agenda utama pertemuan adalah menyinergikan program pembangunan infrastruktur guna mempercepat pembangunan prioritas di Kabupaten Teluk Bintuni.

Fokus pembahasan meliputi pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, perumahan, irigasi, bina marga, preservasi wilayah, tata ruang, serta pembangunan infrastruktur wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yohanis Manibuy memaparkan potensi Kabupaten Teluk Bintuni sekaligus kebutuhan akan sarana dan prasarana infrastruktur yang memadai.

Baca Juga  DP3AKB Teluk Bintuni Berikan Pemahaman Kepada Warga Idoor Soal Pernikahan Dini dan KB

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran balai kementerian dan Dinas PUPR Provinsi Papua Barat dalam rapat koordinasi ini. Infrastruktur jalan dan jembatan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Karena itu, kami berharap pembangunan dan pemeliharaan jalan, baik jalan nasional maupun jalan daerah di wilayah kami, dapat lebih diperhatikan. Apalagi Teluk Bintuni merupakan salah satu daerah penghasil LNG terbesar di Indonesia,” ujar Yohanis Manibuy.

Momentum tersebut juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam menyiapkan sejumlah program prioritas, antara lain Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), pembangunan rumah layak huni, serta peningkatan aksesibilitas infrastruktur jalan agar semakin terkonektivitas.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Yohanis Manibuy menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Papua Barat atas kesediaan berdiskusi terkait program strategis pembangunan daerah.

“Saya berharap pertemuan ini dapat terus berlanjut hingga pada tataran teknis perencanaan bersama. Kami juga akan segera menyiapkan surat permohonan atau proposal perencanaan kepada balai kementerian terkait, agar setiap usulan program dapat ditindaklanjuti secara serius,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati juga kembali mendorong rencana pembangunan jalan dua jalur di Kota Bintuni yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Papua Barat dan jalan nasional. Meski kondisi jalan dinilai cukup baik, ia menilai masih diperlukan pelebaran dan penataan lanjutan agar lebih representatif sebagai wajah ibu kota kabupaten.

“Kami berharap dalam periode pertama kepemimpinan saya, pelebaran jalan dua jalur dari titik nol Kota Bintuni atau Pelabuhan Bintuni hingga kawasan perkantoran Kantor Bupati di SP 3 Manimeri dapat segera direalisasikan,” katanya.

Selain itu, ia juga berharap Kementerian Perhubungan dapat memasukkan rencana pengembangan kawasan pelabuhan di Kota Bintuni guna meningkatkan konektivitas antara jalan dan pelabuhan.

Baca Juga  Kembalikan Kejayaan !! Perbasi Teluk Bintuni Gelar Turnamen Bupati Cup I

“Sinkronisasi hari ini harus benar-benar berjalan. Ruas-ruas jalan yang menjadi kewenangan balai kementerian agar dapat dikondisikan untuk segera ditangani,” tegasnya.

Tidak hanya di wilayah perkotaan, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni juga akan mengusulkan pembangunan dan peningkatan sejumlah ruas jalan serta jembatan di wilayah Pegunungan Moskona, Pesisir Teluk Bintuni, dan Dataran Beimes dalam dokumen perencanaan teknis daerah.

[tim, hs]

P.T MEDIA PRO RAKYAT

Share :

Baca Juga

Berita

Sekertariat FOKER LSM Papua Bantah Isu Perubahan Nama Wilayah Adat Huwulama Menjadi Huseloma
Keterangan gambar: Tampak Bupati Teluk Bintuni yang disebut sebagai Yohanis Manibuy (kemeja putih) memimpin pertemuan bersama Kepala Dinas Pendidikan, pengurus PGRI, serta perwakilan guru di ruang rapat Kantor Bupati Teluk Bintuni, Kamis (4/3/2026), membahas isu keterlambatan pembayaran gaji guru dan klarifikasi informasi yang beredar di media sosial.

Berita

Bupati Yohanis Manibuy Ajak Guru Bijak Bermedia Sosial, Pemkab Teluk Bintuni Klarifikasi Isu Gaji
Liberius Mabel, S.Sos., resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Berita

Liberius Mabel Definitif Pimpin Dinas Koperasi Jayawijaya, Siapkan 18 Titik Pembangunan Koperasi Desa

Berita

Turun ke Pasar, Bupati Jayawijaya Pastikan Harga Sembako Aman dan Mama-Mama Papua Terlindungi
Belum Ada Perda, Hak Masyarakat Adat Terancam! Tokoh Pemuda Moskona Piter Masakoda Bersuara

Berita

Piter Masakoda Desak Perda PPMHA untuk Lindungi Masyarakat Adat
Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni, Yasman Yasir

Berita

Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni Dukung Program MUI Selama Ramadhan 1447 H

Berita

Akibat Trafo Rusak, Warga Tanah Merah Baru dan Saengga Gelap Gulita, Tangguh LNG Siapkan Listrik Darurat
Keterangan Gambar: Direktur Eksekutif YLBH Sisar Matiti, Yohanes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A., yang aktif memimpin advokasi hukum serta memberikan bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu di Papua Barat, tampak mengenakan topi hitam dan kemeja putih bersama warga Kampung Mimbay SP 1, Daratan Prafi, Kabupaten Manokwari. (Foto: Istimewa)

Berita

Diduga Ada Tipu Daya dan Penggelapan, 927 Hektare Tanah Adat SP 2 Jadi SHM, YLBH Sisar Matiti Turun Kampung