Home / Berita / Polres Teluk Bintuni

Kamis, 26 Februari 2026 - 14:33 WIT

Monitoring Harga Pangan, Satgas Polres Teluk Bintuni Turun ke Pasar

Bintuni, Mediaprorakyat.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Teluk Bintuni melaksanakan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut surat Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional terkait pengendalian harga, keamanan, dan mutu pangan di Provinsi Papua Barat.

Monitoring dilakukan terhadap sejumlah komoditas utama, di antaranya beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai merah, telur ayam ras, daging ayam ras, dan daging sapi.

Berdasarkan laporan harian Satgas Pangan Polres Teluk Bintuni, harga sejumlah kebutuhan pokok menunjukkan variasi cukup signifikan antara harga terendah dan tertinggi di pasaran. Komoditas strategis seperti beras, cabai, bawang, hingga daging masih mengalami perbedaan harga di tingkat pedagang.

Kelompok Beras dan Bahan Pokok

Untuk komoditas beras, harga tercatat sebagai berikut:

  • Beras Premium: Rp15.800/kg – Rp18.000/kg

  • Beras Medium: Rp15.500/kg – Rp17.000/kg

Sementara itu:

  • Jagung: Rp15.000/kg – Rp18.000/kg

  • Kedelai: Rp14.500/kg – Rp16.000/kg

Harga gula dan tepung terpantau relatif stabil:

  • Gula Pasir: Rp20.000/kg – Rp22.000/kg

  • Tepung Terigu: Rp18.000/kg – Rp20.000/kg

Untuk kebutuhan rumah tangga lainnya:

  • Minyak Goreng Kemasan: Rp23.000/liter – Rp25.000/liter

Komoditas Hortikultura

Harga cabai dan bawang masih tergolong tinggi, dengan rincian:

  • Cabai Rawit: Rp45.000/kg – Rp50.000/kg

  • Cabai Keriting: Rp50.000/kg – Rp65.000/kg

  • Cabai Rawit Merah: Rp50.000/kg – Rp55.000/kg

  • Bawang Merah: Rp50.000/kg – Rp60.000/kg

  • Bawang Putih: Rp45.000/kg – Rp55.000/kg

Cabai keriting menjadi salah satu komoditas dengan selisih harga cukup besar, yakni mencapai Rp15.000 per kilogram.

Komoditas Protein Hewani

Untuk sumber protein hewani, harga relatif lebih tinggi dibanding komoditas lainnya, yaitu:

  • Daging Sapi: Rp120.000/kg – Rp130.000/kg

  • Daging Ayam Ras: Rp45.000/kg – Rp50.000/kg

  • Telur Ayam Ras: Rp35.000/kg – Rp40.000/kg

  • Ikan: Rp50.000/kg – Rp70.000/kg

Baca Juga  Polres Teluk Bintuni Gelar Baksos Polri Presisi, Salurkan 100 Paket Sembako

Komoditas ikan mencatat rentang harga tertinggi dengan selisih mencapai Rp20.000 per kilogram, tergantung jenis dan ketersediaan pasokan.

Data Polres Teluk Bintuni (Istimewa)

Berdasarkan data tersebut, komoditas dengan harga tertinggi secara nominal adalah daging sapi yang mencapai Rp130.000/kg. Sementara komoditas dengan harga terendah adalah kedelai di kisaran Rp14.500/kg.

Fluktuasi harga dipengaruhi oleh faktor distribusi, pasokan dari luar daerah, serta kondisi cuaca yang berdampak pada hasil pertanian dan perikanan.

Dari sisi ketersediaan, Satgas Pangan memastikan stok bahan pokok di Teluk Bintuni masih dalam kondisi aman. Stok beras tercatat mencapai puluhan ton, disusul stok gula pasir, minyak goreng, dan bahan pangan strategis lainnya yang masih mencukupi kebutuhan masyarakat dalam waktu dekat.

Kasat Reskrim Polres Teluk Bintuni, AKP Boby Rahman, selaku Ketua Satgas Pangan, mengatakan bahwa kegiatan monitoring bertujuan mencegah terjadinya kelangkaan serta lonjakan harga yang tidak wajar, khususnya menjelang momentum hari besar keagamaan.

“Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar. Apabila ditemukan indikasi penimbunan atau permainan harga, akan dilakukan penindakan sesuai aturan hukum yang berlaku,” tegasnya kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).

Ia juga mengimbau para pedagang agar menjual kebutuhan pokok sesuai harga yang wajar dan tidak memanfaatkan situasi untuk meraih keuntungan berlebihan.

Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan stabilitas harga pangan di Kabupaten Teluk Bintuni tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.

Untuk diketahui, kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan bersama Badan Pangan Nasional, Polres Teluk Bintuni, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Teluk Bintuni.

[hs]

P.T MEDIA PRO RAKYAT

Share :

Baca Juga

Berita

Sekertariat FOKER LSM Papua Bantah Isu Perubahan Nama Wilayah Adat Huwulama Menjadi Huseloma
Keterangan gambar: Tampak Bupati Teluk Bintuni yang disebut sebagai Yohanis Manibuy (kemeja putih) memimpin pertemuan bersama Kepala Dinas Pendidikan, pengurus PGRI, serta perwakilan guru di ruang rapat Kantor Bupati Teluk Bintuni, Kamis (4/3/2026), membahas isu keterlambatan pembayaran gaji guru dan klarifikasi informasi yang beredar di media sosial.

Berita

Bupati Yohanis Manibuy Ajak Guru Bijak Bermedia Sosial, Pemkab Teluk Bintuni Klarifikasi Isu Gaji
Liberius Mabel, S.Sos., resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Berita

Liberius Mabel Definitif Pimpin Dinas Koperasi Jayawijaya, Siapkan 18 Titik Pembangunan Koperasi Desa

Berita

Turun ke Pasar, Bupati Jayawijaya Pastikan Harga Sembako Aman dan Mama-Mama Papua Terlindungi
Belum Ada Perda, Hak Masyarakat Adat Terancam! Tokoh Pemuda Moskona Piter Masakoda Bersuara

Berita

Piter Masakoda Desak Perda PPMHA untuk Lindungi Masyarakat Adat
Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni, Yasman Yasir

Berita

Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni Dukung Program MUI Selama Ramadhan 1447 H

Berita

Bupati Teluk Bintuni Sinkronkan Program Infrastruktur Bersama Kementerian dan Pemprov Papua Barat

Berita

Akibat Trafo Rusak, Warga Tanah Merah Baru dan Saengga Gelap Gulita, Tangguh LNG Siapkan Listrik Darurat