Pembangunan masjid ini dikoordinasikan oleh panitia yang diketuai Hasan Basri Iribaram bersama jajaran pengurus dan tokoh masyarakat. Kehadiran masjid permanen tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dalam beribadah serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Dusun Anemer Tahiti.
Partisipasi masyarakat terlihat melalui kerja bakti, sumbangan material, hingga dukungan dana secara swadaya. Panitia berharap pembangunan Masjid Al-Jami’ah dapat segera rampung agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh umat Muslim di wilayah tersebut.
Ketua panitia menyampaikan bahwa pembangunan masjid juga mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Bintuni. Hal itu disampaikannya kepada wartawan, Rabu (18/2/2026), di lokasi pembangunan.
Sementara itu, Wakil Ketua Panitia, Cholil Fardula Kokop, menambahkan bahwa pembangunan masjid masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan energi seperti LNG Tangguh serta perusahaan-perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Teluk Bintuni.
Menurutnya, Masjid Al-Jami’ah diharapkan menjadi simbol persatuan umat Muslim Papua, khususnya umat dari tujuh suku di Kabupaten Teluk Bintuni. Ia juga menjelaskan bahwa saat ini pembangunan telah memasuki tahap pengerjaan teras masjid.
Selain itu, dalam pelaksanaan ibadah puasa, jamaah Masjid Al-Jami’ah yang mayoritas berasal dari Suku Sebyar mengikuti ketetapan pemerintah yang menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
[hs]









