Bintuni, Mediaprorakyat.com – Perusahaan PT Waibin Anugerah Persada milik dr. Andreas Ciokan, selaku mitra Pertamina, menyediakan Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi atau BBM industri di Kabupaten Teluk Bintuni.
BBM yang dijual meliputi jenis Dexlite dengan harga Rp13.550 per liter dan Pertamax seharga Rp12.000 per liter.
Menurut dr. Andreas Ciokan, masyarakat diperbolehkan membeli BBM tersebut dalam jumlah besar.
“Kami menjual BBM non-subsidi atau industri, jadi masyarakat boleh membeli sebanyak-banyaknya. Bisa menggunakan jerigen maupun drum,” jelas Ciokan saat ditemui di SPBU miliknya yang berlokasi di Kelurahan Bintuni Barat, Senin (09/02/2026).
Ia menambahkan, saat ini usaha penjualan BBM miliknya memiliki dua titik operasional, yakni di Kelurahan Bintuni Barat dan di Kampung Lama, Kelurahan Bintuni Timur.
“Usaha saya ada dua titik, satu di sini dan satu lagi di Kampung Lama, Bintuni Timur. Jadi kami tidak memiliki kuota. Jika stok habis, kami bisa membeli lagi ke Pertamina sebanyak yang dibutuhkan,” ungkapnya.
Namun demikian, Ciokan menyebutkan bahwa kendala utama yang dihadapi saat ini adalah persoalan transportasi pengiriman BBM.
“Yang menjadi kendala saat ini adalah transportasi, karena kami mengambil BBM dari Pertamina Manokwari,” tambahnya.
Keberadaan PT Waibin Anugerah Persada diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM non-subsidi bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Teluk Bintuni. [hs]









