Bintuni, Mediaprorakyat.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Teluk Bintuni akan membuka rekrutmen unsur pimpinan baru tahun 2026. Langkah ini dilakukan menyusul adanya pengunduran diri sejumlah unsur pimpinan BAZNAS periode 2022–2027.
Sekretaris BAZNAS Teluk Bintuni, Zainal Arifin, mengatakan proses perekrutan segera dimulai setelah diterbitkannya Surat Keputusan (SK) pembentukan panitia seleksi (pansel). Dalam waktu sekitar 10 hari ke depan, pansel dijadwalkan mulai membuka tahapan seleksi calon pimpinan BAZNAS Teluk Bintuni.
“SK pembentukan pansel telah terbit. Kami akan segera membuka proses perekrutan pimpinan BAZNAS Teluk Bintuni yang baru,” ujar Zainal Arifin kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).
Menurut Zainal, pengunduran diri sejumlah unsur pimpinan BAZNAS tersebut dilatarbelakangi oleh berbagai alasan. Di antaranya, ada pimpinan yang diterima sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada salah satu instansi pemerintah, ada yang mengikuti kontestasi politik sebagai calon legislatif, serta alasan perpindahan domisili.
Terkait mekanisme seleksi, Zainal menjelaskan bahwa panitia seleksi yang telah dibentuk akan melakukan sosialisasi secara terbuka kepada masyarakat. Sosialisasi tersebut akan menyasar petugas Unit Pengumpul Zakat (UPZ) serta pengurus masjid di seluruh wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.
“Pansel akan melakukan sosialisasi secara menyeluruh agar proses seleksi diketahui publik dan berjalan secara terbuka, khususnya di lingkungan UPZ dan takmir masjid,” jelasnya.
Ia menambahkan, hasil seleksi yang dilakukan pansel akan dilaporkan secara berjenjang kepada pengurus BAZNAS untuk kemudian diteruskan kepada pemerintah daerah. Tahapan akhir dari proses tersebut adalah penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan BAZNAS Teluk Bintuni yang baru.
Zainal berharap kepengurusan definitif dapat segera terbentuk, mengingat umat Islam akan segera memasuki bulan suci Ramadan, yang identik dengan meningkatnya aktivitas pengelolaan dan penyaluran zakat.
“Kami berharap kepengurusan baru segera terbentuk agar pelayanan zakat kepada masyarakat dapat berjalan optimal, khususnya menjelang dan selama bulan Ramadan,” pungkasnya.
[hs, tim]









