Wamena, Mediaprorakyat.com — Tim Formatur Reuni atau Temu Alumni Kota Studi Manokwari di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan, menyatakan kesiapan menggelar kegiatan temu alumni yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Januari 2026 di objek wisata Pasir Putih, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.
Kesiapan tersebut disampaikan Ketua Tim Formatur, Aminus Elosak Tabuni, saat diwawancarai Mediaprorakyat.com di Wamena, Jumat (02/01/2026).
Aminus menjelaskan, tim formatur dibentuk berdasarkan mandat dan kesepakatan bersama para alumni Kota Studi Manokwari. Dari hasil pertemuan tersebut, disepakati bahwa Kabupaten Lanny Jaya menjadi lokasi awal pelaksanaan temu alumni sebagai langkah konsolidasi alumni di wilayah Papua Pegunungan.
“Kegiatan reuni atau temu alumni ini akan dilaksanakan pada 10 Januari 2026 di objek wisata Pasir Putih. Ini merupakan hasil kesepakatan dalam pertemuan alumni,” ujar Aminus.
Menurutnya, sejak terbentuk pada 30 Desember 2025, tim formatur terus melakukan koordinasi dengan alumni Kota Studi Manokwari yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Provinsi Papua Pegunungan.

Ia menegaskan, Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari sejatinya telah ada. Namun, selama ini para alumni merindukan momentum untuk kembali menghimpun persatuan dan kekuatan batin yang dahulu terbangun kuat semasa menempuh pendidikan di Manokwari.
“Semangat Satu Tungku Dalam Satu Honai yang hidup dalam Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) di Manokwari, itulah yang ingin kami hidupkan kembali melalui temu alumni ini sebagai langkah konkret konsolidasi,” jelasnya.
Aminus mengakui bahwa kegiatan ini tidak ditopang oleh anggaran khusus. Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat tim formatur.
“Kami tidak melihat dari sisi kekuatan anggaran. Sejak tim formatur terbentuk hingga saat ini, kami bekerja dengan semangat kebersamaan. Ini murni karena kerinduan alumni untuk kembali bersatu,” katanya.
Ia menambahkan, tim formatur terus melakukan audiensi dan komunikasi dengan para alumni, baik secara langsung maupun melalui telepon seluler. Respons yang diterima dinilai sangat positif.
“Banyak alumni memberikan dukungan penuh, sehingga kami terus berkoordinasi, baik secara fisik maupun nonfisik, dengan alumni di delapan kabupaten di Papua Pegunungan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Aminus berharap seluruh alumni Kota Studi Manokwari yang berada di delapan kabupaten/kota di Papua Pegunungan dapat berpartisipasi aktif, baik dalam proses persiapan maupun saat kegiatan berlangsung.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mempersatukan kembali alumni untuk menyamakan persepsi, menyatukan gagasan, serta merumuskan solusi dan kontribusi moral bagi pembangunan daerah, khususnya Kabupaten Lanny Jaya dan Papua Pegunungan secara umum,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kegiatan temu alumni ini bersifat inklusif dan tidak memandang suku maupun asal daerah, melainkan mengedepankan kebersamaan dan solidaritas alumni Kota Studi Manokwari.
Aminus juga menyampaikan bahwa kegiatan temu alumni sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Jayawijaya. Sementara itu, temu alumni di Kabupaten Lanny Jaya nantinya akan dirangkaikan dengan pemilihan kepengurusan Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari tingkat kabupaten.
Ke depan, kegiatan serupa akan terus didorong di kabupaten-kabupaten lain di Papua Pegunungan sebagai bagian dari persiapan menuju Reuni Akbar Alumni Kota Studi Manokwari yang direncanakan berlangsung pada tahun 2028. [js]









