Wamena, Mediaprorakyat.com — Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari menggelar perayaan Natal bersama di objek wisata Homestay Kumugima, Desa Pabuma, Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Senin (29/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus membangkitkan kembali semangat persatuan alumni Manokwari di wilayah Papua Pegunungan.

Ketua Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari, Yusak Waine, S.E., menyampaikan sambutan pada perayaan Natal bersama di Homestay Kumugima, Jayawijaya, disaksikan Sekretaris Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari, Paulus Himan, S.Par.
Perayaan Natal yang dimulai pukul 12.00 WIT tersebut dipimpin oleh Frater Rian Boleng, OFM, dan dihadiri para senior, tokoh adat, intelektual, serta puluhan alumni Kota Studi Manokwari.
Usai ibadah Natal, kegiatan dilanjutkan dengan sesi perkenalan antara senior dan junior alumni. Suasana kekeluargaan terasa kental, mencerminkan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi identitas alumni Manokwari.
Ketua Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari, Yusak Waine, S.E., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Natal bersama di Kumugima.
“Kami bersyukur karena melalui Natal bersama ini, kami dapat kembali bertemu dan mempererat persaudaraan dalam wadah Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari,” ujar Yusak.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari di Papua Pegunungan bertujuan membangkitkan kembali semangat Satu Tungku dalam Satu Honai yang dahulu hidup kuat di Manokwari melalui Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT).
“Wadah ini kami hadirkan untuk menghimpun kembali semangat persatuan alumni Manokwari yang tersebar di Jayawijaya dan kabupaten lain di Papua Pegunungan. Bukan hanya orang Wamena atau orang Papua saja, tetapi semua alumni Manokwari kita ajak untuk bersama-sama,” jelasnya.
Yusak juga mengungkapkan rencana kegiatan lanjutan, termasuk kemungkinan pelaksanaan reuni akbar dan Natal bersama dalam skala yang lebih besar.
“Delapan kabupaten di Papua Pegunungan perlu kita pikirkan bersama agar ikatan alumni semakin besar dan kuat. Jika memungkinkan, pada tahun 2028 kita selenggarakan reuni akbar dan Natal bersama,” tambahnya.
Menurutnya, esensi utama Natal bersama ini adalah memperkuat tali persaudaraan lintas angkatan serta membangun wadah yang solid untuk bersatu dan berkontribusi nyata bagi daerah.
“Kita tidak boleh berjalan biasa-biasa saja. Ikatan Alumni harus menjadi kekuatan moral dan intelektual yang responsif terhadap berbagai persoalan sosial di Papua Pegunungan,” tegas Yusak.
Ia juga mengajak para mahasiswa Kota Studi Manokwari agar setelah menyelesaikan studi dan kembali ke Papua Pegunungan, tetap bergabung dan berproses bersama Ikatan Alumni.
Sementara itu, Sekretaris Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari, Paulus Himan, S.Par, menjelaskan bahwa Natal bersama ini bertujuan mempererat persaudaraan, memperkuat ikatan spiritual, serta merayakan kasih Tuhan di antara para alumni.
“Natal bersama ini menjadi ruang berbagi pengalaman, memupuk semangat kebersamaan, sekaligus memperkuat kontribusi alumni bagi pembangunan daerah dan masyarakat luas,” ujarnya.
Perwakilan senior alumni, Yoni Tabuni, menegaskan pentingnya persatuan seluruh alumni Manokwari yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Provinsi Papua Pegunungan.
“Semua alumni Manokwari harus tetap bersatu dalam satu wadah Ikatan Alumni Kota Studi Manokwari,” katanya.
Ia menambahkan bahwa momentum Natal bersama ini menjadi kekuatan bersama untuk mendukung pembangunan daerah, terlebih saat ini sejumlah alumni telah menduduki posisi strategis di birokrasi maupun legislatif.
Menutup kegiatan, para alumni menyepakati rencana pertemuan lanjutan pada Januari mendatang di Kabupaten Lanny Jaya, yang akan melibatkan alumni dari delapan kabupaten/kota di Papua Pegunungan. [js]









