Home / Berita / Nasional / Papua Barat / Sosial Budaya / Teluk Bintuni

Senin, 24 November 2025 - 09:21 WIT

Masyarakat Adat Sebyar Suarakan Hak Ulayat kepada Pemprov Papua Barat

Masyarakat Adat Suku Besar Sebyar Sampaikan Aspirasi Terkait Hak Ulayat Proyek Migas Tren III

Masyarakat Adat Suku Besar Sebyar Sampaikan Aspirasi Terkait Hak Ulayat Proyek Migas Tren III

Bintuni | Mediaprorakyat.com — Masyarakat Adat Suku Besar Sebyar menggelar pertemuan resmi bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat untuk menyampaikan aspirasi serta tuntutan terkait hak-hak ulayat yang dinilai belum terpenuhi dari kegiatan proyek minyak dan gas yang telah beroperasi lebih dari 15 tahun, Senin pagi (24/11/2025).

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana tenang, damai, dan harmonis tersebut dihadiri berbagai unsur masyarakat adat, mulai dari tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, hingga para pemimpin lembaga adat. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan masyarakat adat dalam memperjuangkan hak-hak kolektif yang hingga kini belum sepenuhnya direalisasikan.

Pihak Masyarakat Adat Suku Besar Sebyar diwakili oleh Sekretaris Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Suku Besar Sebyar, Nuh Inai, serta Ketua Forum Komunikasi Hak-hak Masyarakat Adat Sebyar, Hendrikus Sorowat. Dalam kesempatan itu, mereka menegaskan bahwa masyarakat adat masih belum merasakan keadilan dari operasi proyek Migas yang telah berlangsung lebih dari satu dekade.

Salah satu tuntutan utama yang kembali disuarakan adalah penyelesaian hak ulayat atas 9 sumur Migas di wilayah Tren III, yang menurut mereka merupakan kewajiban pemerintah bersama pihak terkait yang harus segera dituntaskan.

“Kami hadir secara resmi untuk menegaskan kembali hak-hak ulayat yang belum dipenuhi. Proyek ini sudah berjalan lebih dari 15 tahun, tetapi masyarakat adat belum merasakan keadilan sebagaimana mestinya,” tegas perwakilan masyarakat dalam forum tersebut.

Penyampaian aspirasi ini dilakukan di hadapan Gubernur Papua Barat beserta rombongan, Bupati Teluk Bintuni, Wakil Bupati Teluk Bintuni, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang hadir langsung.

Masyarakat Adat Suku Besar Sebyar berharap pemerintah provinsi dan kabupaten segera menindaklanjuti tuntutan itu secara konkret demi memastikan keadilan, kesejahteraan, serta pengakuan terhadap hak-hak ulayat yang selama ini mereka jaga.

Baca Juga  Takbiran dan Salat Id 2026 di Bintuni Resmi Ditetapkan, Ini Lokasinya

Pertemuan tersebut menjadi ruang penting bagi masyarakat adat untuk menyuarakan aspirasi secara langsung, sekaligus menegaskan komitmen bersama menuju penyelesaian yang damai, bermartabat, dan konstruktif.

[red/mpr/tim]

Share :

Baca Juga

Berita

Isu Teluk Bintuni Disorot dari Luar Daerah, Yohanis Akwan: Media Harus Lebih Selektif

Berita

Dr. Henry Arahkan Sekolah di Teluk Bintuni Benahi Data, Ketidaksesuaian Ijazah dan KK Disorot

Berita

Semarak Pembukaan MTQ ke-XI Teluk Bintuni, Wabup Joko Lingara Tekankan Spirit Religius

Berita

Pawai Ta’aruf MTQ ke-XI Teluk Bintuni Berlangsung Semarak, Wabup Joko Lingara Resmi Melepas

Berita

Ketua Panitia Ansar Mamboe: 12 Distrik dan 700 Peserta Ramaikan MTQ XI Teluk Bintuni

Berita

Polres Jayawijaya Musnahkan Ribuan Liter Miras dan Ganja, Tegaskan Perang Terhadap Barang Terlarang

Berita

Dodi Kreway Borong Dua Gol, Putra Telbin FC Raih Tiga Poin Perdana

Berita

Wabup Joko Lingara Buka Forum Perangkat Daerah 2027, Tekankan Sinergi dan Perencanaan Berkualitas