Home / Berita / Papua Barat

Kamis, 13 November 2025 - 13:33 WIT

Kantor Dinas PU Wondama Disegel KAPP, Tuntut Pencairan Dana Bagi Hasil 2025

Kamar Adat Pengusaha Papua Segel Kantor Dinas PU Wondama, Protes Dana Bagi Hasil yang Tak Kunjung Cair

Kamar Adat Pengusaha Papua Segel Kantor Dinas PU Wondama, Protes Dana Bagi Hasil yang Tak Kunjung Cair

Wondama | Mediaprorakyat.com — Aksi tidak biasa terjadi di Kabupaten Teluk Wondama, Kamis (13/11/2025). Sejumlah anggota Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) melakukan penyegelan (pemalangan) terhadap Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Teluk Wondama sebagai bentuk protes atas belum dicairkannya Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Papua Barat tahun anggaran 2025.

Aksi ini mencuat setelah beredar unggahan di salah satu grup Facebook Teluk Wondama oleh akun bernama Land Heneny dengan judul “Wondama Memanas: Kamar Adat Pengusaha Papua ‘Penggal’ Kantor Dinas PU, Protes Dana Bagi Hasil yang Nyawa di Tangan Birokrat.”

Menurut informasi dalam unggahan tersebut, para pengusaha lokal yang tergabung dalam KAPP menilai pemerintah daerah lamban dalam menyalurkan dana bagi hasil yang telah disetujui sejak awal tahun. Sejumlah proyek infrastruktur dan program pengembangan ekonomi masyarakat disebut belum terealisasi, padahal telah masuk dalam skema pendanaan DBH Provinsi Papua Barat.

“Dana itu bukan untuk mewah-mewahan, tapi untuk hidup masyarakat dan pengusaha asli Papua. Kalau ditahan, kami tidak bisa kerja, rakyat pun ikut susah,” tulis salah satu pengusaha yang turut berkomentar di unggahan tersebut.

Selain menyoroti keterlambatan pencairan dana, aksi tersebut juga menuntut transparansi dan kejelasan dari pihak birokrat terkait mekanisme penyaluran anggaran daerah yang bersumber dari DBH provinsi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum maupun Pemerintah Kabupaten Teluk Wondama terkait aksi pemalangan tersebut. Sementara aktivitas perkantoran di Dinas PU dilaporkan sempat terhenti sejak pagi hari.

Aksi ini menambah daftar panjang persoalan penyaluran dana bagi hasil di wilayah Papua Barat, yang sebelumnya juga menjadi keluhan beberapa daerah terkait keterlambatan transfer dana pembangunan dari provinsi ke kabupaten/kota.

Baca Juga  Warga Kampung Bumi Saniari Siap Meriahkan HUT Kampung ke-30 dan HUT RI ke-80

[red/mpr/hs]

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Putra Papua Dipercaya Pimpin Jabatan Strategis Polri Awal 2026

Berita

Pemanfaatan Lahan Asrama, Kodim 1806/TB Panen Semangka

Berita

Dandim 1806/TB Sambangi Koramil Meyado, Serap Aspirasi Warga

Berita

BAZNAS Teluk Bintuni Buka Rekrutmen Pimpinan Baru Tahun 2026

Berita

Genting Oil Gelar Tes Rekrutmen Apprentice Program 2026, 39 Putra-Putri OAP Ikuti Seleksi
Keterangan Gambar: Penelaah Teknis Kebijakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Teluk Bintuni, Dwi Nurhayati, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026), menyampaikan data jumlah calon jamaah haji (CJH) asal Teluk Bintuni tahun 2026 sebanyak 26 orang, sekaligus menjelaskan kebijakan pelunasan biaya haji dan kewajiban Medical Check Up (MCU).

Berita

Biaya Haji Lunas, 26 CJH Teluk Bintuni Jalani Persiapan Haji 2026

Berita

Akses Jalan ke Puskesmas Cot Seumereung Didambakan Pengaspalan
Keterangan Gambar : Kepala Disdikbudpora Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, S.Pd., S.IP., MM, menyampaikan arahan pada kegiatan ibadah bersama dan lepas sambut Tahun 2025–2026 di Aula Disdikbudpora Teluk Bintuni, Senin (19/01/2026).

Berita

Ibadah Lepas Sambut Tahun Baru, Disdikbudpora Teluk Bintuni Tegaskan Disiplin ASN