Home / Berita / Bisnis & Ekonomi / Hukum / Papua Barat

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:31 WIT

YLBH Sisar Matiti dan CCI Dorong Sertifikasi Halal UMKM Papua Barat

YLBH Sisar Matiti dan YLBH CCI Kolaborasi Dorong Sertifikasi Halal dan Perlindungan Hukum UMKM Papua Barat

YLBH Sisar Matiti dan YLBH CCI Kolaborasi Dorong Sertifikasi Halal dan Perlindungan Hukum UMKM Papua Barat

Manokwari | Mediaprorakyat.com — Dua lembaga bantuan hukum, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Sisar Matiti dan Lembaga Bantuan Hukum Cendrawasih Celebes Indonesia (YLBH CCI), resmi menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat perlindungan hukum dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Papua Barat.

Kerja sama ini mencakup tiga program utama, yakni pendidikan paralegal, penyuluhan hukum ke kampung dan kelurahan, serta program sertifikasi halal melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Direktur Eksekutif YLBH Sisar Matiti, Yohannes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A., menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sekaligus memberikan pendampingan hukum bagi pelaku UMKM di Papua Barat.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, khususnya pelaku UMKM, memiliki pemahaman hukum yang kuat serta mampu mengembangkan usahanya sesuai standar halal nasional,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan program sertifikasi halal, tim lapangan dari BPJPH akan melakukan penilaian terhadap aspek kehigienisan dan kehalalan produk makanan maupun minuman. Hasil penilaian tersebut akan diunggah ke sistem informasi halal untuk diverifikasi lebih lanjut hingga diterbitkannya sertifikat halal.

Pelaku UMKM yang telah memperoleh sertifikat halal nantinya akan mendapatkan dukungan modal dari Koperasi Merah Putih, sebagai upaya meningkatkan daya saing produk halal Indonesia dan memperluas ekosistem halal nasional.

Untuk mendukung pelaksanaan program ini, YLBH Sisar Matiti dan YLBH CCI juga akan merekrut sejumlah relawan (volunteer) yang bertugas melakukan pendataan serta penilaian awal terhadap produk UMKM di Papua Barat. Setiap volunteer akan menerima insentif sebesar Rp170.000 untuk setiap UMKM yang berhasil didata.

“Kami mengajak para pelaku UMKM untuk memberikan ruang bagi para volunteer kami melakukan penilaian langsung di lapangan. Ini merupakan langkah awal menuju sertifikasi halal dan peningkatan mutu produk daerah,” tambah perwakilan YLBH CCI.

Baca Juga  Tim Macan Gunung Ringkus Terduga Penikam Anak di Jeti Babo

Sementara itu, Direktur YLBH CCI, Rusdi, S.H., C.F.L.E., C.L.A., menegaskan bahwa program kolaboratif ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Kementerian Agama (BPJPH), Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta sejumlah Kementerian, BUMN, BUMD, dan perguruan tinggi di berbagai daerah.

“Dengan sinergi lintas lembaga ini, kami berharap UMKM Papua Barat dapat lebih berdaya, memiliki jaminan hukum, dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional melalui produk halal yang berkualitas. Setiap UMKM akan mendapat dukungan pendanaan dari Koperasi Merah Putih tanpa diskriminasi, namun berdasarkan kelayakan dan ketentuan yang berlaku,” pungkas Rusdi.

 

[red/mpr/rls]

Share :

Baca Juga

KRI Gulamah 869 milik TNI AL. (Foto: Istimewa)

Berita

bp Indonesia Bantah Isu, Tegaskan Seismik Arguni Aman

Berita

Ikuti Arahan Pusat, Kokam Papua Barat Nyatakan Sikap: Polri Tetap di Bawah Presiden

Berita

Remas Al-Munawwarah Bintuni Gotong Royong Bersihkan Masjid Jelang Ramadhan
Sumber gambar: Setwan Teluk Bintuni Dokumentasi: Protokoler Setwan Teluk Bintuni

Berita

Gereja dan Pemerintah Satukan Kekuatan di Teluk Bintuni, Raker GPI Papua Jadi Sorotan
Keterangan Gambar: Peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Majelis Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah berfoto bersama usai pembukaan kegiatan di Makassar pada 13–15 Februari 2026. Acara dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, serta dihadiri perwakilan wilayah, termasuk Sekretaris PW Muhammadiyah Papua Barat, Syamsul Inai, guna memperkuat sinergi dan pengembangan pendidikan nasional. (Foto: Istimewa)

Berita

Sekretaris PWM Papua Barat Hadiri Rakernas Pendidikan Muhammadiyah di Makassar
Keterangan Gambar: Tumpukan sampah terlihat menumpuk di badan jalan dan sekitar parit di Jalan Raya Bintuni, Kampung Argosigemarai, Distrik Bintuni, tepatnya di seberang tempat ibadah umat Katolik dan tidak jauh dari Kantor Samsat Teluk Bintuni, Minggu (15/02/2026). Kondisi ini dikeluhkan warga karena mengganggu kebersihan lingkungan dan berpotensi menyebabkan banjir. (Foto: Darius Susure)

Berita

Sampah Menumpuk di Jalan Raya Bintuni, Tokoh Pemuda Minta Perhatian Pemerintah
Keterangan gambar: H. Asri, S.T. (pakaian hitam) berjabat tangan usai menerima Surat Keputusan pelantikan sebagai Koordinator Wilayah APUDSI Papua Barat pada Rakernas APUDSI di Jakarta, 14 Februari 2026. (Ist)

Berita

APUDSI Gelar Rakernas, Lantik H. Asri sebagai Korwil Papua Barat
Keterangan foto (ist): Babinsa Koramil 1806-05/Tomu, Praka Arnol Arnol Ayer, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan warga di Kampung Ekam, Distrik Tomu, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, guna mempererat silaturahmi serta menjaga keamanan dan ketertiban wilayah binaan.

Berita

Babinsa Tomu Rutin Komsos, Warga Kampung Ekam Merasa Diperhatikan