Home / Berita / Papua Barat / Peristiwa

Selasa, 21 Oktober 2025 - 19:50 WIT

Sepekan Berdarah di Manokwari, Delapan Tewas Akibat Kelalaian Berkendara

Kasat Lantas Polresta Manokwari, Iptu Nurfah

Kasat Lantas Polresta Manokwari, Iptu Nurfah

Manokwari | Mediaprorakyat.com — Dalam sepekan terakhir, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Manokwari meningkat tajam. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Manokwari mencatat sedikitnya delapan orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan raya.

Kasat Lantas Polresta Manokwari, Iptu Nurfah, menjelaskan bahwa lonjakan kasus tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, terutama kelalaian dan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara. Mulai dari tidak mengenakan helm, mengemudi dalam kondisi mabuk akibat minuman keras, hingga mengabaikan aturan keselamatan di jalan.

“Dalam satu minggu terakhir ini saja, delapan korban jiwa meninggal dunia karena kecelakaan. Angka ini cukup memprihatinkan,” ujar Iptu Nurfah saat ditemui di Mapolresta Manokwari, Selasa (21/10).

Ia mengakui bahwa selama sepekan terakhir pihaknya tidak melakukan penindakan tegas di lapangan. Hal ini mengikuti arahan Korlantas Polri yang melarang penggunaan sistem tilang manual. Sebagai gantinya, petugas hanya melakukan sosialisasi, himbauan, dan teguran langsung kepada para pelanggar.

“Memang ada instruksi untuk tidak lagi menilang secara manual. Kami hanya bisa memberikan teguran dan edukasi di lapangan,” jelasnya.

Namun, langkah tersebut dinilai belum memberikan efek jera. Menurut Nurfah, banyak pelanggar tetap abai terhadap aturan lalu lintas karena tidak adanya sanksi tegas di tempat. Akibatnya, angka pelanggaran meningkat dan berujung pada bertambahnya kasus kecelakaan.

Sebagai solusi, Polresta Manokwari kini mengandalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik. Meski begitu, pelaksanaannya masih belum berjalan maksimal.

“Kami berada dalam posisi yang cukup dilematis. Tilang konvensional dilarang, tapi ETLE juga belum sepenuhnya efektif. Karena itu, kami akan berkoordinasi dengan pimpinan untuk mencari kebijakan yang tepat agar angka kecelakaan bisa ditekan,” pungkas Nurfah.

Baca Juga  Oknum Aparat Kampung  Beam Lanny Jaya Diduga Lakukan Aksi Pembajakan Dana BLT, Rp. 273 Juta Raib

Kasat Lantas pun mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan berhati-hati dalam berlalu lintas, karena keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan tanggung jawab setiap pengguna jalan.

[red/mpr/hs]

Share :

Baca Juga

Keterangan foto: Ketua Pakuwojo Teluk Bintuni, Syamsul Huda (baju merah), didampingi Sekretaris Wagiman (baju hitam) , saat melakukan pemotongan tumpeng dalam rangka peringatan HUT ke-14 Pakuwojo.

Berita

HUT Ke-14 Pakuwojo Teluk Bintuni, Syamsul Huda: Dinamika Organisasi Harus Disikapi dengan Hati
Keterangan foto: Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Kabupaten Teluk Bintuni, mengenakan mahkota khas Papua, berfoto bersama jajaran pengurus Pakuwojo Teluk Bintuni dalam perayaan HUT ke-14 Pakuwojo.

Berita

Pesan Dewan Adat Papua: Jaga Persatuan dan Kebersamaan di HUT ke-14 Pakuwojo Teluk Bintuni
Komunitas Nyaiwerek Jayawijaya Gelar Pertemuan Perdana, Bahas Penguatan SDM dan Advokasi Isu Daerah

Berita

Komunitas Nyaiwerek Jayawijaya Gelar Pertemuan Perdana, Fokus Penguatan SDM dan Advokasi Daerah
Kiri ke kanan: Pierangelo Abela (President Director Saipem Indonesia), Undani (Kantor Wilayah Khusus Bea Cukai Papua), Surya Widyantoro (Deputi Eksploitasi SKK Migas), Kathy Wu (bp Regional President Asia Pacific), Iskarsyah (Bupati Karimun), dan Alastair Anderson (bp VP Projects Asia Pacific)

Berita

Jacket Perdana Proyek Tangguh UCC Rampung, Siap Dikirim ke Papua Barat

Berita

Operasi Gabungan di Rutan Bintuni, Petugas Pastikan Lingkungan Bersih dari Barang Haram

Berita

Agustinus Pongtuluran Terima Amanah Pimpin AFK Teluk Bintuni 2026–2028

Berita

LMA Suku Besar Sebyar Resmi Dilantik, Perkuat Peran Adat dan Martabat Masyarakat

Berita

LMA Suku Besar Sebyar Gelar Pelantikan Pengurus dan Raker Periode 2026–2031