Bintuni | Mediaprorakyat.com – Gereja Sidang-Sidang Jemaat Allah (GSJA) Daerah Papua Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Gereja GSJA Shekinah Km 3, Bintuni Barat, Rabu (15/10/2025).Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE, MH, dengan mengusung tema “Bekerja Lebih Keras”, yang diambil dari 1 Korintus 15:10.
Dalam ayat tersebut tertulis:
“Tetapi karena kasih karunia Allah, aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras daripada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.”
Ketua Panitia, Novi Paendong, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas kasih dan pertolongan-Nya, sehingga kegiatan Rakerda GSJA Papua Barat Tahun 2025 dapat terlaksana dengan baik di Teluk Bintuni.
Rakerda ini diikuti oleh 58 peserta yang terdiri dari Badan Pengurus Daerah GSJA Papua Barat, pengurus berbagai departemen daerah, serta para pelayan Injil dari wilayah Manokwari, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, dan Fakfak.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 15–17 Oktober 2025, di Gereja GSJA Shekinah dan Gedung Serba Guna Penginapan Kartini.
Dalam laporannya, Paendong juga menyampaikan bahwa sumber dana kegiatan berasal dari berbagai pihak, antara lain:
Badan Pengurus Pusat GSJA Indonesia sebesar Rp25.000.000
Badan Pengurus Daerah Papua Barat sebesar Rp20.000.000
Kontribusi gereja-gereja GSJA se-Papua Barat sebesar Rp15.100.000
Bantuan dana keagamaan dari Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni sebesar Rp250.000.000
“Terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang telah memberikan dukungan luar biasa bagi suksesnya kegiatan ini. Tuhan kiranya memberkati pemerintah daerah,” ujar Novi Paendong.
Ketua GSJA Daerah Papua Barat, Pdt. Hana Selfanay, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema “Bekerja Lebih Keras” harus dimaknai sebagai tanggung jawab setiap hamba Tuhan untuk semakin giat memberitakan Injil Kerajaan Allah.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan berharap kerja sama yang baik terus terjalin.
Sementara itu, Ketua GSJA Pusat, Pdt. Andre Niko, menjelaskan bahwa GSJA kini memiliki 38 pengurus daerah, dan Papua Barat merupakan salah satu daerah yang baru dimekarkan pada tahun 2023.
“Melalui Rakerda ini, marilah kita jadikan momentum rohani untuk menyatukan Kerajaan Allah di Papua Barat. Bekerja lebih keras dan lebih setia dalam pekerjaan Tuhan, karena kita yakin anugerah Tuhan selalu cukup,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE, MH, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakerda GSJA Papua Barat di wilayahnya. Ia menilai tema “Bekerja Lebih Keras” sangat relevan dengan kondisi pelayanan dan kehidupan sosial masyarakat saat ini.
“Saya cukup terkesan dengan tema Raker kali ini. Ini bukan hanya ajakan moral, tetapi juga panggilan rohani dan sosial. Gereja memiliki peran besar dalam membentuk moral generasi muda dan memperkuat nilai kerja keras, kejujuran, serta disiplin di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Yohanis menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Teluk Bintuni untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan lembaga keagamaan, khususnya GSJA, dalam memperkuat kehidupan iman, moral, dan spiritual masyarakat.
“Gereja Sidang Jemaat Allah adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter generasi muda, memperkokoh keluarga, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Mari kita wujudkan masyarakat Teluk Bintuni yang SERASI (Sejahtera, Religius, Aman, Sehat, dan Inovatif) menuju Papua Barat yang bermartabat dan mandiri,” tutup Bupati Manibuy.
Kegiatan Rakerda GSJA Papua Barat Tahun 2025 diharapkan menghasilkan keputusan dan program pelayanan yang memperkuat peran gereja dalam menjawab kebutuhan rohani umat serta menjadi berkat bagi kemuliaan Tuhan.
[red/mpr/tim]









