Home / Berita / Hukum / Kejati Papua Barat / Papua Barat

Senin, 15 September 2025 - 16:43 WIT

Temuan BPK Rp 2,5 Miliar di PUPR Papua Barat Masuk Meja Kejati, Dua OPD Lain Ditangani Kejari

Plt. Inspektur Papua Barat, Dr. Erwin P.H. Saragih, S.H., M.H

Plt. Inspektur Papua Barat, Dr. Erwin P.H. Saragih, S.H., M.H

Manokwari | Mediaprorakyat.com – Kasus dugaan kerugian negara hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) tahun 2023 mulai memasuki babak baru. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat memastikan telah menerima berkas dugaan penyimpangan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua Barat dari Inspektorat sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Asisten Intelijen Kejati Papua Barat, M. Bardan, membenarkan pihaknya kini resmi memegang berkas tersebut.

“Berkas yang kami peroleh dari Inspektorat Papua Barat baru terkait Dinas PUPR saja. Dua OPD lainnya belum kami terima,” jelas Bardan saat ditemui di Manokwari, Senin (15/9).

Asisten Intelijen Kejati Papua Barat, M. Bardan
Asisten Intelijen Kejati Papua Barat, M. Bardan

Berdasarkan laporan BPK-RI, indikasi kerugian negara mencapai lebih dari Rp 2,5 miliar. Nilai tersebut berasal dari tiga kegiatan, yakni dua kegiatan di Dinas PUPR dengan nilai masing-masing sekitar Rp 1 miliar lebih, serta satu kegiatan lain senilai Rp 500 juta.

“Nilai pastinya saya kurang ingat, tapi intinya ada tiga kegiatan: dua di atas Rp 1 miliar dan satu sekitar Rp 500 juta,” ungkapnya.

Bardan menegaskan, mekanisme penanganan kasus sudah sesuai prosedur. Temuan BPK yang tidak ditindaklanjuti oleh OPD bersangkutan akan dilimpahkan Inspektorat kepada Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Kejaksaan, untuk diproses lebih lanjut.

“Langkah sudah tepat, kami berkoordinasi dengan APIP, dan pasti akan kami tindaklanjuti hingga perkara ini berkekuatan hukum tetap. Saat ini kami masih menunggu disposisi Plh Kajati Papua Barat untuk menentukan bidang mana yang akan menangani berkas PUPR tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Inspektur Papua Barat, Dr. Erwin P.H. Saragih, S.H., M.H., mengonfirmasi bahwa dari tiga OPD yang membandel, satu OPD sudah dilimpahkan ke Kejati Papua Barat dan satu lagi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari. Adapun berkas Biro Perekonomian Papua Barat ternyata telah lebih dulu ditangani Kejari Manokwari.

Baca Juga  Ombudsman Papua Barat Pertanyakan Komitmen Pemda Sorong Selatan Terkait Jatah Beras ASN

“Untuk Biro Perekonomian, sejak April lalu Kejari Manokwari sudah melakukan pemeriksaan, bahkan sebelum saya menjabat. Jadi prosesnya sudah berjalan sejak awal dan tinggal menunggu hasil penyelidikan Kejari,” jelas Erwin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/9).

Dengan demikian, dari tiga OPD yang tidak menindaklanjuti temuan BPK-RI tahun 2023, satu kini resmi ditangani Kejati Papua Barat, satu ditangani Kejari Manokwari, dan satu lagi sudah masuk tahap pemeriksaan.

[red/mpr/ars]

Share :

Baca Juga

Ketua KPU Kabupaten Teluk Bintuni, Muhammad Makmur Memed Alfajri

Berita

Mujiburi Anshar Nurdin Resmi Ditetapkan, KPU Wajibkan LHKPN Sebelum Pelantikan
Sekretaris Badan Kesbangpol Teluk Bintuni, Kenny Kendiwara, S.IP, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).

Berita

Kesbangpol Teluk Bintuni Dorong Organisasi Tertib Administrasi Sesuai Aturan

Berita

Lima Prodi Dibuka, UNIMUTU Resmi Buka PMB 2026/2027

Berita

Polres Teluk Bintuni Gelar Apel Operasi Keselamatan Mansinam 2026, Fokus Tekan Angka Kecelakaan
Keterangan Foto: Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir (kanan), bersama mantan Bupati Kabupaten Fakfak, Dr. Wahidin Puarada (bersongkok putih), serta Wagiman (kaus merah) dan Fajar Kukuh, usai berdiskusi di Jakarta, Minggu (1/2/2026). Foto: Istimewa.

Berita

Yasman Yasir dan Mantan Bupati Fakfak Siap Rebut Kursi DPR RI 2029
Keterangan Gambar: Anggota DPRK Teluk Bintuni dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Wagiman, S.E. (kanan), berfoto bersama Ketua Umum DPP PPP , H. M Mardiono dalam kegiatan konsolidasi partai. Wagiman menyoroti konflik internal PPP yang dinilainya berpotensi melemahkan soliditas dan kepercayaan publik menjelang Pemilu 2029.

Berita

Wagiman: Perbedaan di PPP Jangan Hilangkan Rasa Persaudaraan

Berita

Terima SK, Yasman Yasir Kembali Pimpin DPW PPP Papua Barat, Mesin Politik Mulai Dipanaskan

Berita

Irjen Alfred Papare Resmi Jabat Kapolda Papua Barat dalam Sertijab di Mabes Polri