Home / Berita / Bisnis & Ekonomi / Nasional / Papua Barat / Peristiwa / Teluk Bintuni

Minggu, 3 Agustus 2025 - 18:36 WIT

Warga Babo Desak Pemerintah Segera Bangun Jembatan: Tiga Insiden Perahu Terbalik Picu Aksi Protes

Sebuah perahu milik warga Babo terbalik saat hendak melakukan bongkar muat dari KM Fajar Mulia yang sedang labuh jangkar di perairan Babo, Minggu (3/8).
Foto: Kiriman warga Babo.

Sebuah perahu milik warga Babo terbalik saat hendak melakukan bongkar muat dari KM Fajar Mulia yang sedang labuh jangkar di perairan Babo, Minggu (3/8). Foto: Kiriman warga Babo.

Babo | Mediaprorakyat.com – Masyarakat Distrik Babo, Kabupaten Teluk Bintuni, kembali menyuarakan desakan keras agar pemerintah segera merealisasikan pembangunan Jembatan Babo. Tuntutan ini mencuat setelah terjadi tiga insiden perahu terbalik saat kapal penumpang berlabuh di Pelabuhan Babo, yang dinilai membahayakan keselamatan warga.

Rauf Manuama, tokoh pemuda Distrik Babo, menyampaikan keluhan tersebut kepada Mediaprorakyat.com pada Minggu (3/8/2025) melalui pesan WhatsApp. Ia menegaskan bahwa masyarakat sudah terlalu lama menunggu kejelasan terkait pembangunan jembatan yang sangat vital bagi aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

“Kami, masyarakat Distrik Babo Kabupaten Teluk Bintuni, bersama para tokoh pemuda lainnya, menyuarakan aspirasi pembangunan Jembatan Babo. Jembatan ini sangat bermanfaat bagi kegiatan ekonomi daerah, terutama untuk mendukung operasional perusahaan-perusahaan di wilayah ini,” ujar Rauf.

Ia juga menegaskan bahwa apabila pemerintah terus mengabaikan aspirasi tersebut, warga siap menggelar aksi demonstrasi.

“Kami tidak ingin dianggap sebagai anak tiri. Distrik Babo adalah bagian dari wilayah penghasil yang turut berkontribusi bagi negara, provinsi Papua Barat, dan Kabupaten Teluk Bintuni. Jika tidak segera direalisasikan, kami siap turun ke jalan,” tegasnya.

Menurut Rauf, permintaan pembangunan jembatan ini sudah disuarakan sejak era Bupati Petrus Kasiuw dan terus dilanjutkan hingga kepemimpinan Bupati Yohanes Manibuy saat ini. Namun, hingga kini belum ada realisasi nyata.

“Kami meminta Bupati dan Wakil Bupati untuk segera mengambil langkah konkret. Jembatan ini sangat dibutuhkan, terutama bagi warga yang bekerja sebagai buruh bagasi di pelabuhan,” tambahnya.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa insiden perahu terbalik kembali terjadi hari ini saat KM Fajar Mulya berlabuh di perairan Babo. Karena tidak adanya dermaga yang memadai, penumpang dan barang harus diangkut menggunakan perahu kecil yang rentan terguling akibat arus laut dan muatan berlebih.

Baca Juga  Satgas TMMD Ke-123 Turun Langsung! TNI Bangun Kedekatan dengan Warga Farfurwar

“Untung tidak ada korban. Jarak kapal ke darat itu puluhan meter, jadi sangat rawan. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah,” pintanya melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

Sebagai catatan, jembatan Pelabuhan Babo telah ambruk sejak 25 Januari 2024 dan hingga kini belum diperbaiki, yang makin memperburuk akses logistik dan transportasi masyarakat.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Teluk Bintuni, Vikcor E. Ririhena, menyatakan kesiapannya untuk memberikan penjelasan terkait perkembangan proyek pembangunan jembatan tersebut.

“Silakan besok teman-teman wartawan datang ke kantor. Kami akan menjelaskan bagaimana proses yang sedang dijalankan untuk pembangunan jembatan Pelabuhan Babo, karena memang ada banyak hal yang perlu dijelaskan,” ujarnya.

 

[red/mpr/hs]

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Putra Papua Dipercaya Pimpin Jabatan Strategis Polri Awal 2026

Berita

Pemanfaatan Lahan Asrama, Kodim 1806/TB Panen Semangka

Berita

Dandim 1806/TB Sambangi Koramil Meyado, Serap Aspirasi Warga

Berita

BAZNAS Teluk Bintuni Buka Rekrutmen Pimpinan Baru Tahun 2026

Berita

Genting Oil Gelar Tes Rekrutmen Apprentice Program 2026, 39 Putra-Putri OAP Ikuti Seleksi
Keterangan Gambar: Penelaah Teknis Kebijakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Teluk Bintuni, Dwi Nurhayati, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026), menyampaikan data jumlah calon jamaah haji (CJH) asal Teluk Bintuni tahun 2026 sebanyak 26 orang, sekaligus menjelaskan kebijakan pelunasan biaya haji dan kewajiban Medical Check Up (MCU).

Berita

Biaya Haji Lunas, 26 CJH Teluk Bintuni Jalani Persiapan Haji 2026

Berita

Akses Jalan ke Puskesmas Cot Seumereung Didambakan Pengaspalan
Keterangan Gambar : Kepala Disdikbudpora Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, S.Pd., S.IP., MM, menyampaikan arahan pada kegiatan ibadah bersama dan lepas sambut Tahun 2025–2026 di Aula Disdikbudpora Teluk Bintuni, Senin (19/01/2026).

Berita

Ibadah Lepas Sambut Tahun Baru, Disdikbudpora Teluk Bintuni Tegaskan Disiplin ASN