Home / Berita / Hukum

Sabtu, 28 Juni 2025 - 01:03 WIT

DPR Papua Tengah Soroti Penahanan Warga dan Desak Pelarangan Miras Usai Kericuhan Pasar Karang

Keterangan Gambar: Anggota DPR Papua Tengah bersama Sekretaris saat berkunjung ke Mapolres Nabire, Jumat, 27 Juni 2025.
Foto: Emanuel Ukago / MPR.

Keterangan Gambar: Anggota DPR Papua Tengah bersama Sekretaris saat berkunjung ke Mapolres Nabire, Jumat, 27 Juni 2025. Foto: Emanuel Ukago / MPR.

Nabire | Mediaprorakyat.com – Menindaklanjuti insiden kericuhan yang terjadi di Pasar Karang, Kabupaten Nabire, Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPR PT) menggelar audiensi bersama Kapolres Nabire pada Kamis malam (27/6/2025) pukul 18.38 WIT.

Untuk diketahui, pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan klarifikasi terkait penahanan enam warga pasca-kericuhan tersebut.

Dalam audiensi tersebut hadir sejumlah anggota DPR PT, antara lain:

  • Paulus Mote (Ketua Komisi II)
  • Maksimus Takimai (Ketua Badan Kehormatan)
  • Petrus Asso (Anggota Komisi I)
  • Elias Anouw (Sekretaris Komisi I)
  • Gabriel Wakerkwa (Anggota Komisi V)
  • Yuliana Gobai (Anggota Komisi I)
  • Donatus Mote (Ketua Kelompok Khusus)
  • Yulian Magai (Sekretaris Komisi IV)

Sementara, Sekretaris Komisi I, Elias Anouw, menegaskan bahwa DPR Provinsi Papua Tengah menaruh perhatian khusus terhadap kondisi kesehatan para tahanan.

“Kami telah meninjau langsung ruang tahanan dan memastikan bahwa penanganan medis telah diberikan. Kapolres menyatakan dirinya bertanggung jawab atas kesehatan para tahanan,” ujarnya.

Elias menambahkan, keenam tahanan masih menjalani pemeriksaan lanjutan. “Jika terbukti tidak bersalah, mereka akan dibebaskan dalam dua hari ke depan. Namun jika terbukti bersalah, proses hukum akan dilanjutkan pada Senin, 30 Juni 2025,” jelasnya.

DPR Provinsi Papua Tengah  juga berencana mengirimkan surat resmi untuk menyelenggarakan audiensi lanjutan yang melibatkan keluarga para tahanan dan pihak-pihak terkait guna mencari solusi damai atas insiden tersebut.

Pada kesempatan itu, Ketua Badan Kehormatan DPR Provinsi Papua Tengah, Maksimus Takimai, menyatakan bahwa lembaganya akan menginisiasi forum audiensi berskala besar. Forum tersebut akan melibatkan delapan pemerintah kabupaten, delapan kapolres, Kapolda Papua Tengah, serta legislatif dan eksekutif provinsi, dengan agenda utama membahas regulasi pelarangan penjualan minuman keras (miras) di Papua Tengah.

Baca Juga  Kapolres Teluk Bintuni Pimpin Anev Kinerja Bhabinkamtibmas, Dorong Inovasi dan Pelayanan Masyarakat

“Miras adalah sumber utama kerusakan sosial. Banyak anak muda yang kehilangan masa depan, bahkan nyawa, karena miras,” tegas Takimai.

Kemudian, Ketua Kelompok Khusus DPR Provinsi Papua Tengah, Donatus Mote, menilai bahwa Pemerintah Kabupaten Nabire tidak boleh lepas tangan dalam menangani kericuhan.

Donatus mendorong kehadiran aktif Satpol PP di titik-titik rawan seperti Pasar Karang, Pasar Oyehe, SP 1 Kali Bumi, Pasar Sore Siriwini, dan Pasar Kalibobo.

“Tidak boleh ada lagi penggunaan senjata api dalam pengamanan tempat umum. Ini bukan medan perang. Penanganan harus persuasif dan mengedepankan kemanusiaan,” tegas Donatus. Ia juga menambahkan bahwa beberapa korban insiden Pasar Karang adalah warga sipil yang tidak terlibat.

Terakhir, Anggota Komisi I DPR Provinsi Papua Tengah, Petrus Asso, turut menegaskan komitmen DPR PT untuk menutup seluruh tempat penjualan miras di wilayah Papua Tengah.

“Kami akan melibatkan tokoh adat, pemuda, perempuan, aparat keamanan, dan seluruh unsur pemerintah untuk menyusun regulasi pelarangan miras serta mencabut izin usaha yang melanggar,” tandas Petrus.

DPR Papua Tengah memastikan akan terus mengawal proses hukum terhadap enam tahanan hingga seluruh tahapan berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel.

[red/eu/mpr]

Share :

Baca Juga

Ketua KPU Kabupaten Teluk Bintuni, Muhammad Makmur Memed Alfajri

Berita

Mujiburi Anshar Nurdin Resmi Ditetapkan, KPU Wajibkan LHKPN Sebelum Pelantikan
Sekretaris Badan Kesbangpol Teluk Bintuni, Kenny Kendiwara, S.IP, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).

Berita

Kesbangpol Teluk Bintuni Dorong Organisasi Tertib Administrasi Sesuai Aturan

Berita

Lima Prodi Dibuka, UNIMUTU Resmi Buka PMB 2026/2027

Berita

Polres Teluk Bintuni Gelar Apel Operasi Keselamatan Mansinam 2026, Fokus Tekan Angka Kecelakaan
Keterangan Foto: Ketua DPW PPP Papua Barat, Yasman Yasir (kanan), bersama mantan Bupati Kabupaten Fakfak, Dr. Wahidin Puarada (bersongkok putih), serta Wagiman (kaus merah) dan Fajar Kukuh, usai berdiskusi di Jakarta, Minggu (1/2/2026). Foto: Istimewa.

Berita

Yasman Yasir dan Mantan Bupati Fakfak Siap Rebut Kursi DPR RI 2029
Keterangan Gambar: Anggota DPRK Teluk Bintuni dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Wagiman, S.E. (kanan), berfoto bersama Ketua Umum DPP PPP , H. M Mardiono dalam kegiatan konsolidasi partai. Wagiman menyoroti konflik internal PPP yang dinilainya berpotensi melemahkan soliditas dan kepercayaan publik menjelang Pemilu 2029.

Berita

Wagiman: Perbedaan di PPP Jangan Hilangkan Rasa Persaudaraan

Berita

Terima SK, Yasman Yasir Kembali Pimpin DPW PPP Papua Barat, Mesin Politik Mulai Dipanaskan

Berita

Irjen Alfred Papare Resmi Jabat Kapolda Papua Barat dalam Sertijab di Mabes Polri