Home / Berita / Bisnis & Ekonomi / Teluk Bintuni

Jumat, 13 Juni 2025 - 16:16 WIT

SPBU Tisay Bantah Isu Kelangkaan Solar di Bintuni, Sebut Kuota dari Pertamina Terbatas

Situasi di SPBU CV Sinar Bintuni, tampak terpasang tulisan

Situasi di SPBU CV Sinar Bintuni, tampak terpasang tulisan "Solar Habis". Foto: Haiser Situmorang / Mediaprorakyat.com

Bintuni | Mediaprorakyat.com – Pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) CV Sinar Bintuni membantah adanya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di wilayah tersebut.

Menurut pihak SPBU, yang terjadi bukanlah kelangkaan, melainkan keterbatasan pasokan dari Pertamina.

Pengawas SPBU CV Sinar Bintuni, H. Rusdi, saat ditemui pada Jumat (13/6/2025) di ruang kerjanya di Jalan Raya Bintuni, Tisay, menjelaskan bahwa SPBU mereka hanya menerima pasokan solar sekitar 20 ton setiap minggu.

“Jadi total kuota yang kami terima dari Pertamina hanya sekitar 80 ton per bulan. Padahal dalam tiga hari saja, SPBU kami bisa menyalurkan hingga 8 ton. Ini jelas belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat,” kata Rusdi.

Ia menambahkan, keterbatasan ini berdampak pada layanan kepada masyarakat, terutama para pengguna kendaraan dan pelaku usaha yang sangat bergantung pada BBM jenis solar.

“Kami berharap Pertamina dapat meninjau ulang kuota solar untuk wilayah Bintuni. Idealnya, kami mendapatkan minimal 240 ton per bulan agar pelayanan bisa berjalan lancar tanpa kekurangan,” ujarnya.

Selain solar, Rusdi juga menyebut bahwa BBM jenis lain seperti Dexlite, Pertalite, dan Pertamax masih tersedia di SPBU. Namun, menurutnya, harga Dexlite yang lebih tinggi membuat masyarakat lebih memilih solar.

“Stok BBM lain tetap tersedia. Sementara untuk solar, sore ini kapal pengangkut sudah tiba dan sedang melakukan pembongkaran,” tambahnya.

Pernyataan ini sekaligus meluruskan informasi yang sempat beredar di kalangan sopir dan pengguna BBM, mengenai dugaan kelangkaan solar di wilayah Bintuni.

[red/mpr/hs]

Baca Juga  BP3OKP-RI dan Pemkab Teluk Bintuni Gelar SHEK untuk Percepatan Penyaluran Dana Transfer ke Daerah

Share :

Baca Juga

Berita

Sekertariat FOKER LSM Papua Bantah Isu Perubahan Nama Wilayah Adat Huwulama Menjadi Huseloma
Keterangan gambar: Tampak Bupati Teluk Bintuni yang disebut sebagai Yohanis Manibuy (kemeja putih) memimpin pertemuan bersama Kepala Dinas Pendidikan, pengurus PGRI, serta perwakilan guru di ruang rapat Kantor Bupati Teluk Bintuni, Kamis (4/3/2026), membahas isu keterlambatan pembayaran gaji guru dan klarifikasi informasi yang beredar di media sosial.

Berita

Bupati Yohanis Manibuy Ajak Guru Bijak Bermedia Sosial, Pemkab Teluk Bintuni Klarifikasi Isu Gaji
Liberius Mabel, S.Sos., resmi menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Berita

Liberius Mabel Definitif Pimpin Dinas Koperasi Jayawijaya, Siapkan 18 Titik Pembangunan Koperasi Desa

Berita

Turun ke Pasar, Bupati Jayawijaya Pastikan Harga Sembako Aman dan Mama-Mama Papua Terlindungi
Belum Ada Perda, Hak Masyarakat Adat Terancam! Tokoh Pemuda Moskona Piter Masakoda Bersuara

Berita

Piter Masakoda Desak Perda PPMHA untuk Lindungi Masyarakat Adat
Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni, Yasman Yasir

Berita

Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni Dukung Program MUI Selama Ramadhan 1447 H

Berita

Bupati Teluk Bintuni Sinkronkan Program Infrastruktur Bersama Kementerian dan Pemprov Papua Barat

Berita

Akibat Trafo Rusak, Warga Tanah Merah Baru dan Saengga Gelap Gulita, Tangguh LNG Siapkan Listrik Darurat