Home / Berita / Bisnis & Ekonomi / Teluk Bintuni

Kamis, 15 Mei 2025 - 12:10 WIT

Sawah 750 Hektare Terancam Alih Fungsi, Kepala Kampung Banjar Ausoy Angkat Suara

Kepala Kampung Banjar Ausoy, Sudirman saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (15/5)

Kepala Kampung Banjar Ausoy, Sudirman saat memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (15/5)

Bintuni, Mediaprorakyat.com — Lahan persawahan seluas 750 hektare di Kampung Banjar Ausoy, Distrik Manimeri, Kabupaten Teluk Bintuni, terancam mengalami alih fungsi. Kepala Kampung Banjar Ausoy, Sudirman, menegaskan bahwa lahan pertanian, termasuk Lahan Usaha (LU) 1 dan LU 2, secara aturan tidak boleh dialihkan peruntukannya.

Persawahan 750 Hektare di Banjar Ausoy Terancam Alih Fungsi, Kepala Kampung Sudirman Ingatkan Larangan. Tampak dalam gambar Kepala Kampung Banjar Ausoy, Sudirman, menunjukkan peta wilayah kampung yang dipimpinnya saat menjelaskan ancaman alih fungsi lahan pertanian seluas 750 hektare.
Persawahan 750 Hektare di Banjar Ausoy Terancam Alih Fungsi, Kepala Kampung Sudirman Ingatkan Larangan. Tampak dalam gambar Kepala Kampung Banjar Ausoy, Sudirman, menunjukkan peta wilayah kampung yang dipimpinnya saat menjelaskan ancaman alih fungsi lahan pertanian seluas 750 hektare.

“Persawahan dan LU 2 itu tidak boleh dialihkan fungsi. Namun karena kebutuhan tempat tinggal, sebagian warga membangun rumah di atas lahan tersebut. Ini sudah terjadi, meskipun bertentangan dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Sudirman saat ditemui di Kantor Kampung Banjar Ausoy, Kamis (15/5/2025).

Sudirman, yang juga merupakan mantan Babinsa dan kini menjabat sebagai Kepala Kampung sejak 2015 (dua periode), menyampaikan bahwa seluruh lahan pertanian tersebut telah memiliki sertifikat resmi. Hal ini mempertegas status lahan sebagai aset pertanian yang harus dijaga keberlanjutannya.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap menurunnya minat masyarakat untuk bertani, terutama di kalangan generasi muda. “Saat ini, hanya orang-orang tua yang masih bertani. Anak-anak muda sudah tidak tertarik lagi menjadi petani,” ungkapnya.

Sebagai kepala kampung yang membawahi 10 Rukun Tetangga (RT), Sudirman berharap adanya solusi bersama untuk menjaga keberlangsungan lahan pertanian, sembari memperhatikan kebutuhan permukiman warga.

Ia juga mendorong adanya pendekatan khusus kepada generasi muda agar kembali tertarik mengelola sektor pertanian di kampung mereka. “Pemerintah daerah, melalui dinas terkait khususnya Dinas Pertanian harus memberikan bimbingan kepada anak-anak muda agar mereka kembali berminat menjadi petani,” harapnya. [HS]

Baca Juga  Bupati Teluk Bintuni Instruksikan Penanganan Cepat Banjir, Dinsos Salurkan Bantuan ke 150 KK di Yakora

Share :

Baca Juga

Berita

Dua Putra Papua Dipercaya Pimpin Jabatan Strategis Polri Awal 2026

Berita

Pemanfaatan Lahan Asrama, Kodim 1806/TB Panen Semangka

Berita

Dandim 1806/TB Sambangi Koramil Meyado, Serap Aspirasi Warga

Berita

BAZNAS Teluk Bintuni Buka Rekrutmen Pimpinan Baru Tahun 2026

Berita

Genting Oil Gelar Tes Rekrutmen Apprentice Program 2026, 39 Putra-Putri OAP Ikuti Seleksi
Keterangan Gambar: Penelaah Teknis Kebijakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Teluk Bintuni, Dwi Nurhayati, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026), menyampaikan data jumlah calon jamaah haji (CJH) asal Teluk Bintuni tahun 2026 sebanyak 26 orang, sekaligus menjelaskan kebijakan pelunasan biaya haji dan kewajiban Medical Check Up (MCU).

Berita

Biaya Haji Lunas, 26 CJH Teluk Bintuni Jalani Persiapan Haji 2026

Berita

Akses Jalan ke Puskesmas Cot Seumereung Didambakan Pengaspalan
Keterangan Gambar : Kepala Disdikbudpora Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, S.Pd., S.IP., MM, menyampaikan arahan pada kegiatan ibadah bersama dan lepas sambut Tahun 2025–2026 di Aula Disdikbudpora Teluk Bintuni, Senin (19/01/2026).

Berita

Ibadah Lepas Sambut Tahun Baru, Disdikbudpora Teluk Bintuni Tegaskan Disiplin ASN