Home / Berita / Papua Barat / Teluk Bintuni

Rabu, 23 April 2025 - 23:24 WIT

DPR Papua Barat Kecewa BWS Dua Kali Mangkir RDP, Proyek Air Bersih Teluk Bintuni Disorot

Keterangan Gambar:
Pekerjaan perpipaan distribusi oleh PT Melo Aneka Raya dalam proyek Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni.
Dokumen : Mediaprorakyat.com

Keterangan Gambar: Pekerjaan perpipaan distribusi oleh PT Melo Aneka Raya dalam proyek Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat di Kabupaten Teluk Bintuni. Dokumen : Mediaprorakyat.com

Bintuni, Mediaprorakyat.com — Komisi IV DPR Papua Barat meluapkan kekecewaannya terhadap Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat yang dua kali tidak menghadiri undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP), padahal agenda tersebut membahas isu krusial seperti banjir, kerusakan sungai, dan proyek pipanisasi air bersih di sejumlah daerah.

“Sudah dua kali kami kirim undangan untuk RDP, tapi BWS ini seakan tidak menghormati lembaga,” ujar H. Asri, S.T., anggota Komisi IV DPR Papua Barat, Rabu (23/4/2025), melalui pesan suara WhatsApp kepada wartawan.

Komisi IV memanggil BWS untuk meminta klarifikasi terkait berbagai permasalahan infrastruktur sungai dan bencana banjir di wilayah Manokwari, Teluk Bintuni, Kaimana, dan Manokwari Selatan.

Salah satu sorotan utama adalah proyek pipanisasi air bersih di Teluk Bintuni yang dinilai bermasalah dan belum memberikan manfaat bagi warga.

Di Distrik Masni, Manokwari, warga bahkan harus menggunakan tali untuk menyeberangi Kali Wariori yang jebol. Sementara di Teluk Bintuni, banjir merendam permukiman warga hingga setinggi lutut orang dewasa.

Situasi serupa juga terjadi di Manokwari Selatan, dengan Kali Muto, Kali Mati, dan Kali Waren dilaporkan nyaris jebol. Di Kaimana, air meluap hingga mencapai kawasan Bandara Utarom.

“Kita tidak bisa minta pertanggungjawaban ke kejaksaan atau Polda karena ini bukan ranah mereka, tapi ranah BWS,” tegas Asri.

Meskipun BWS kembali absen, Komisi IV tetap melanjutkan RDP bersama Dinas PUPR Papua Barat. Rapat dihadiri oleh sekretaris dinas, kepala seksi dan kepala bidang dari bidang Sumber Daya Air (SDA).

Asri menegaskan bahwa meskipun BWS merupakan instansi vertikal di bawah kementerian, mereka tetap harus bertanggung jawab terhadap kondisi infrastruktur dan pelayanan publik di daerah.

“Kami sebagai anggota DPR menyerap aspirasi masyarakat. Kalau banjir terus terjadi dan proyek air tidak dinikmati warga, lalu siapa yang bertanggung jawab? Kita undang mereka untuk cari solusi bersama,” tambahnya.

Asri bahkan menyarankan agar kepala BWS Papua Barat diganti jika tetap menunjukkan sikap tidak kooperatif.

“Kalau seperti ini terus, lebih baik kami rekomendasikan ke Pak Gubernur untuk mengganti kepala BWS karena tidak bisa bekerja sama dengan pihak terkait,” tegasnya.

Terkait proyek pipanisasi air bersih di Bintuni, Asri menyebut anggaran yang digelontorkan mencapai puluhan miliar rupiah. Namun hingga kini, warga belum menikmati layanan air bersih.

“BWS mungkin hanya menyiapkan air baku, tapi soal koneksi ke rumah-rumah itu siapa yang tangani? Apakah Cipta Karya atau PU kabupaten? Ini harus jelas. Kalau memang proyeknya akan disambung oleh pihak lain, hibahkan saja agar bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Asri berharap seluruh pihak terkait, baik dari pusat maupun daerah, dapat duduk bersama untuk mencari solusi konkret, agar infrastruktur yang dibangun tidak terbengkalai dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat . [HS]

Share :

Baca Juga

Yohannes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A.

Berita

Kuasa Hukum Yanto Idorway Minta Penyidik Telusuri Rangkaian Perjalanan dan Komunikasi Para Saksi
Yohannes Akwan, S.H., M.A.P., C.L.A.

Berita

Tim Kuasa Hukum Minta Saksi Berkata Jujur untuk Ungkap Kematian Yanto Idoorway
Keterangan Foto: Anggota DPR RI Dapil Papua Barat, drg. Alfons Manibuy, DESS, melakukan tendangan perdana sebagai tanda dibukanya secara resmi Turnamen Gawang Mini dan Bola Voli dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Gaya Baru, RT 002/RW 004, Kelurahan Bintuni Barat, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (7/8/2026). Turnamen yang digelar secara swadaya ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sebagai ajang mempererat persaudaraan, semangat gotong royong, dan pembinaan atlet muda. (Istimewa)

Berita

Sambut HUT RI ke-81, Anggota DPR RI Buka Turnamen Olahraga di Teluk Bintuni
Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan, saat membuka secara resmi Pelatihan Aplikasi DAPODIK, Verifikasi dan Validasi Data Peserta Didik (Verval PD), serta Pelatihan Perencanaan dan Pelaporan Penggunaan Dana BOP Daerah dan BOS Pusat Tahun 2026 di Bintuni, Jumat (7/8/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pengelolaan dana pendidikan yang akuntabel serta validitas data DAPODIK untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan dan terwujudnya visi Teluk Bintuni SERASI.

Berita

Henry Kapuangan: Dana BOS, BOP dan DAPODIK Jadi Kunci Wujudkan Teluk Bintuni SERASI
Foto bersama usai konferensi pers Masyarakat Adat Marga Esnam dan Marga Isbeined, Suku Moskona, bersama perwakilan Himpunan Pemuda Moskona (HIPMOS), Perkumpulan Panah Papua, akademisi, anggota DPRK Kabupaten Teluk Bintuni, serta Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Teluk Bintuni setelah penyerahan dokumen usulan pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) di Sekretariat HIPMOS, Kampung Lama, Bintuni, Jumat (7/8/2026). Foto: MPR/Haiser.

Berita

HIPMOS Kawal Pengakuan MHA Esnam-Isbeined
Keterangan gambar: Salah satu petugas SPPG Indayana Bintuni, menunjukkan kendaraan distribusi resmi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) milik Badan Gizi Nasional. Kepala SPPG Indayana Bintuni, Edha Sidabutar, S.Gz, menegaskan berbagai isu yang beredar di media sosial, termasuk tuduhan penggunaan kendaraan distribusi untuk mengangkut sampah, tidak sesuai dengan fakta di lapangan. (Foto: Istimewa)

Berita

SPPG Indayana Bintuni: Isu di Medsos Tak Sesuai Fakta

Berita

Kodim 1806/Teluk Bintuni Terima Satu Unit Mobil Damkar dari Mabes TNI AD
Terduga pelaku berinisial SA (31) diamankan Tim URC Polres Teluk Bintuni di Mapolres Teluk Bintuni untuk menjalani proses penyidikan terkait dugaan pencurian uang tunai yang diduga berasal dari Dana Kampung Saengga. Wajah terduga disamarkan guna menghormati asas praduga tak bersalah. Dok. Polres Teluk Bintuni

Berita

Tim URC Polres Teluk Bintuni Ringkus Terduga Pelaku Dugaan Pencurian Dana Kampung